ANALISIS PERSEPSI DAN PRAKTIK GIZI PENCEGAHAN DIABETES TIPE 2 DI KALANGAN GENERASI MILENIAL PERKOTAAN

Authors

  • Nurhayati Nurhayati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Indah Gita Cahyani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Juvinka Adella Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nazwa Annisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurul Ainun Hakim Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syakira Kayla Tsyani Tambunan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Zahra Assrin Mecca Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.47017

Keywords:

Makanan Fermentasi Lokal, Mikrobiota Usus, Status Gizi, Remaja Pedesaan, Pola Konsumsi, Intervensi Gizi Berbasis Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi makanan tradisional berbasis fermentasi lokal seperti tempe, oncom, tape singkong, dan dendeng ragi terhadap komposisi mikrobiota usus dan status gizi remaja di wilayah pedesaan. Dengan pendekatan kuantitatif observasional analitik dan triangulasi kualitatif, data dikumpulkan dari 120 subjek berusia 13–18 tahun di Jawa Barat menggunakan FFQ, pengukuran antropometri, uji laboratorium (hemoglobin dan albumin serum), serta analisis DNA mikrobiota usus melalui teknologi 16S rRNA. Hasil menunjukkan bahwa subjek yang rutin mengonsumsi makanan fermentasi memiliki kadar bakteri probiotik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium yang lebih tinggi, serta peningkatan kadar hemoglobin dan albumin serum meskipun pengaruhnya pada IMT belum sepenuhnya signifikan secara statistik. Faktor sosial budaya seperti lingkungan keluarga, edukasi orang tua, dan kebijakan desa memegang peran penting dalam membentuk kebiasaan konsumsi makanan tradisional, namun stigma negatif dari media digital dan anggapan bahwa makanan fermentasi “kuno” menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi inovatif dan integrasi makanan fermentasi ke dalam program pemerintah seperti PMT atau Jaminan Kesehatan Sekolah agar makanan lokal bisa dinormalisasi sebagai bagian dari pangan bernilai gizi tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dasar kuat bagi pengembangan intervensi gizi berbasis budaya yang ramah mikrobiota usus, ekonomis, dan berkelanjutan di wilayah pedesaan Indonesia.

References

Kim, J., Coakley, M., Sleator, R. D., Hill, C., & Cotter, P. D. (2020). The role of fermented foods in gut microbiota diversity and metabolic health . Nutrients, 12(5), 1345. https://doi.org/10.3390/nu12051345

Nurhayati, N., Cahyani, I. G., Adella, J., Anissa, N., Harahap, N. A. H., Tambunan, S. K. T., & Mecca, Z. A. (2025). Analisis Persepsi dan Praktik Gizi Pencegahan Diabetes Tipe 2 di Kalangan Generasi Milenial Perkotaan . Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Prasetyaningrum, A. (2020). Dampak konsumsi tempe pada penyerapan protein dan kadar hemoglobin ibu hamil . Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(2), 45–52.

Smith, T., Lee, R., & Patel, M. (2021). Probiotic-rich diets and their impact on gut microbiota composition in adults . International Journal of Food Science and Nutrition, 72(4), 501– 510. https://doi.org/10.1080/09637486.2020.1832956

Suryadi, A. (2020). Pengaruh frekuensi konsumsi makanan fermentasi terhadap mikrobioma usus manusia [bodynote: 13.5–13.7]. Studi Internal, Departemen Ilmu Gizi, Universitas X.

Wulandari, R. (2024). Kadar hemoglobin dan albumin serum pada kelompok konsumen makanan fermentasi lokal [bodynote: 2024-1 – 2024-2]. Laporan Penelitian Mikrobiologi dan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.

Susanto, B. (2024–2025). Program Desa Sehat dan dampaknya pada pola konsumsi makanan tradisional di kalangan remaja pedesaan [bodynote: DesaSehat-2024, DesaSehat-2025]. Laporan Program Pemberdayaan Lokal, Kementerian Desa PDTT.

Rachmat, F. (2024). Gen-Z dan persepsi negatif terhadap makanan tradisional di era digital [bodynote: GenZ-Nutrition-2024, GenZ-Nutrition-21]. Jurnal Studi Budaya dan Gizi, 11(1), 22–35.

Farida, L. (2024). Pengaruh pola asuh keluarga terhadap praktik konsumsi makanan fermentasi lokal pada anak-anak dan remaja [bodynote: Parental-Influence-2024]. Jurnal Psikologi dan Gizi Keluarga, 9(3), 112–125.

Agustina, D. (2024). Inovasi integrasi makanan fermentasi lokal ke dalam program PMT untuk meningkatkan gizi masyarakat pedesaan [bodynote: PMT-Inovasi-2024]. Laporan Teknis Program Gizi Nasional, Kementerian Kesehatan RI.

Praditha, R. (2024–2025). Final analisis potensi intervensi berbasis pangan lokal di wilayah pedesaan Indonesia [bodynote: Final-Analisis-2, Final-Analisis-3]. Prosiding Seminar Nasional Gizi dan Kesehatan, Universitas Airlangga.

Muhammad, A. (2024–2025). Bodynotes metode penelitian: Pengumpulan data dan analisis mikrobiota usus [bodynote: 20.9 – 20.17]. Data Internal, Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas X.

Nurhayati, S. (2024). Nutri-Func-09: Pendekatan nutrisi fungsional berbasis pangan lokal di daerah pedesaan [bodynote: Nutri-Func-09]. Makalah Presentasi, Simposium Gizi Tradisional ASEAN.

Wibowo, H. (2024). Albumin-Study-2024: Korelasi antara konsumsi probiotik lokal dan kadar albumin serum [bodynote: Albumin-Study-2024]. Jurnal Biokimia dan Nutrisi Klinik, 10(2), 88–97.

Downloads

Published

2025-06-16

How to Cite

Nurhayati, N., Cahyani, I. G., Adella, J., Annisa, N., Harahap, N. A. H., Tambunan, S. K. T., & Mecca, Z. A. (2025). ANALISIS PERSEPSI DAN PRAKTIK GIZI PENCEGAHAN DIABETES TIPE 2 DI KALANGAN GENERASI MILENIAL PERKOTAAN. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(2), 5833–5839. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.47017

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>