Pendidikan Toleransi Solusi Keragaman Beragama (Analisis Surat Al-An’am Ayat 108)

Authors

  • Amiruddin Amiruddin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10074

Abstract

Toleransi beragama merupakan sikap yang harus dibumikan dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan kenyataan empiris yang mesti diwujudkan atas otoritas manusia yang mempunyai agama dan pemahaman pengamalan yang berbeda. Keragaman dalam agama muncul dari proses alami melalui kehendak Allah. Dari itu, pluralitas itu adalah keniscayaan yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Kegunaan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsekwensi konsep toleransi dalam keragaman beragama dan pengamalan yang heterogen yang terpapar dalam Alquran. Adapun ayat yang diteliti adalah terfokus tentang larangan untuk tidak mencaci atau menghina kepercayaan dan pengamalan orang lain, penghormatan terhadap keragaman pengamalan rutual agama setiap komunitas, kebebasan dan keamanan beragama, larangan intervensi dalam hal  kepercayaan orang lain, dan kerjasama antar umat beragama. Terkait penelitian ini, tentang pendidikan toleransi solusi antar umat beragama dan pengamalan beragama dapat disimpulkan beberapa hal, terlebih dahulu menumbuhkan dan memupuk nilai toleransi dalam keragaman beragama dalam membina agama pada dasarnya adalah merupakan perekat substantif yang digunakan untuk menumbuhkan keharmonisan hubungan antar umat beragama. Kedua, Alquran sangat mengecam orang yang tidak menerima perbedaan, karena pada dasarnya keragaman agama, suku, dan pengamalan adalah keniscayaan hidup yang sudah Allah kehendaki. Ketiga, dalam lingkup perbedaan penafsiran dan keragaman agama dan pengamalan menghasilkan pandangan bahwa ajaran yang dibawa nabi Muhammad saw., adalah sebuah kompilasi syariah dari syariah Nabi-nabi terdahulu.

Downloads

Published

2022-12-11

How to Cite

Amiruddin, A. (2022). Pendidikan Toleransi Solusi Keragaman Beragama (Analisis Surat Al-An’am Ayat 108). Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 10573–10578. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10074

Most read articles by the same author(s)