INTEGRASI PROGRAM LITERASI ANAK DAN GEREJA HIJAU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN JEMAAT DI HKBP PAGARAN NAULI MEDAN

Authors

  • Dearlina Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Emelia Trianastasia Munte Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Noni Tiurmayanti Tamba Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Novita Sari Hutauruk Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Delvina Hutagalung Universitas HKBP Nommensen Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57012

Keywords:

Literasi Anak, Gereja Hijau,Sekolah Minggu, Jemaat

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar anak serta minimnya kesadaran kepedulian lingkungan masih menjadi tantangan yang dihadapi jemaat HKBP Pagaran Nauli Medan. Anak-anak jemaat pada jenjang SD hingga SMP membutuhkan pendampingan belajar yang berkelanjutan, sementara penerapan nilai-nilai Gereja Hijau masih memerlukan pendekatan edukatif yang sederhana dan kontekstual. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan program literasi anak dengan konsep Gereja Hijau sebagai upaya pemberdayaan jemaat. Program dilaksanakan melalui bimbingan belajar gratis, kelas literasi membaca berbasis Sekolah Minggu, serta kegiatan Gereja Hijau yang terintegrasi dengan literasi tematik lingkungan. Anak-anak tidak hanya dilatih kemampuan membaca, menulis, dan numerasi dasar, tetapi juga diajak memahami tanggung jawab iman dalam menjaga ciptaan Tuhan melalui praktik langsung seperti penanaman tanaman dan kerja bakti lingkungan gereja. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan belajar kelompok kecil, metode storytelling, membaca nyaring, latihan fonetik, diskusi sederhana, serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan mahasiswa, guru Sekolah Minggu, dan jemaat. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan literasi dasar dan minat baca anak jemaat, terbentuknya perilaku peduli lingkungan, terciptanya lingkungan gereja yang bersih dan hijau, serta tersusunnya model integrasi literasi anak dan Gereja Hijau sebagai bentuk pemberdayaan jemaat yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berbasis gereja yang aplikatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak jemaat.

References

Zati, V. D. A. (2018). Upaya Untuk Meningkatkan Minat Literasi Anak Usia Dini. Bunga Rampai Usia Emas, 4(1), 18-21.

Pratiwi, D., A. (2017). Pemberdayaan Masyarakat RW 12 dalam Kegiatan Penghijauan Lingkungan di Kavling Mandiri Kelurahan Sei Penlunggut. Minda Baharu, 1(1): 25-32.

Harryanto R., Sudirja R., Siliwangi D., dan Herdiansyah G. (2017). Gerakan Penghijauan DAS Citarum Hulu di Desa Cikoneng Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 6(2): 78-82

Boland, B J., Van Niftrik., Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2015

Marisi, C. G., Tarigan, Y., Papay, A. D., & Bunthu, F. P. (2023). Pembinaan Warga Gereja dalam Menumbuhkan Spiritualitas Remaja-Pemuda di GEPKIM Kampung Bumi Permai Kota Batam. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2.2), 1675-1683.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Sinaga, D., Munte, E. T., Tamba, N. T., Hutauruk, N. S., & Hutagalung, D. (2026). INTEGRASI PROGRAM LITERASI ANAK DAN GEREJA HIJAU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN JEMAAT DI HKBP PAGARAN NAULI MEDAN. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 418–422. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57012

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.