MENANGGALKAN FORMALITAS, MENEGUHKAN ESENSI KEADILAN: SEBUAH KAJIAN TEOLOGIS KITAB AMOS DAN RELEVANSINYA BAGI WARGA JEMAAT GPKB RESORT AEK MABAR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.38755Keywords:
Formalitas, Keadilan, Kajian Teologis, GPKB Resort Aek MabarAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan menanggalkan formalitas dan meneguhkan esensi keadilan dalam kitab Amos dan menganalisis relevansi menanggalkan formalitas dan meneguhkan esensi keadilan bagi Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) Resort Aek Mabar. Metode penelitian dalam tulisan ini adalah metode kualitatif deskrptif. Penelitian ini digali dengan menggunakan prinsip kajian teologis sebagai awal untuk mendeskripsikan konsep menanggalkan formalitas dan kmeneguhkan keadilan dalam kitab Amos. Dilanjutkan dengan melengkapi data menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumen. Penelitian ini juga melibatkan majelis gereja dan warga jemaat. Dari hasil penelitian, menanggalkan formalitas dan meneguhkan esensi keadilan merupakan inti ajaran Kitab Amos, yang menyerukan perbaikan hubungan manusia dengan Tuhan dan perjuangan untuk keadilan sosial. Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang status sosial, terutama bagi kalangan bawah yang sering menjadi korban ketidakadilan. Hal ini berlaku bagi GPKB Resort Aek Mabar adanya ketidakadilan yang terjadi di tubuh gereja maupun lingkungan gereja. Relevansi bagi warga jemaat GPKB Resort Aek Mabar, Ibadah harus mencerminkan kasih dan perbuatan baik, tidak sekadar formalitas. Mengacu pada ajaran Nabi Amos, gereja diharapkan meningkatkan spiritualitas melalui pendidikan dan pelayanan sosial, serta mengatasi kemiskinan dengan memberdayakan jemaat. Gereja perlu menyelesaikan konflik internal dengan prinsip spiritual dan melindungi kaum lemah, serta terlibat aktif dalam menegakkan keadilan. Langkah-langkah ini mencakup pengajaran nilai-nilai keadilan sosial, pendampingan bagi yang terpinggirkan, dan kerjasama dengan berbagai pihak, agar jemaat dapat berperan sebagai agen perubahan yang mendukung hak dan martabat setiap individu.References
Society, Pharos Journal of Theology ISSN 2414-3324 online Volume 103 Issue 2 - (2022)
Andersen, Francis I., and David N. Freedman. Amos: A New Translation with Notes and Commentary. New York: Doubleday, 1989
Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
Baker, Mari Mengenal Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1986.
Barth, Christop. Teologi Perjanjian Lama II. Jakarta: Gunung Mulia, 2010.
Boland, BJ. Tafsiran Alkitab: Kitab Amos. Jakarta: BPK Gunung Mulia,2007.
Escobar, Donoso S. Social Justice In the Book of Amos,” Social Justice in the Book of Amos. Review & Expositor, 92(2) 2 (1995): 171
Eidevall, Göran. Amos A New Translation With Introduction And Commentary. Library Of Congress Control Number: 2017934302.
Koentjaraningrat. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1997.
Kramer, Theodoor Kramer. Singa Telah Mengaum: Para Nabi Dalam Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1980.
Lasor, W.S. Pengantar Perjanjian Lama 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia,2007.
Lumintang , Stevtry Indra Dan Danik Astuti Lumintang. Theologia Penelitian Dan Penelitian Theologis Serta Metodologinya. Jakarta, 2016.
McConville. Exploring the Old Testament: a guide to the prophets. Downers. Grove: InterVarsity,2002.
McComiskey, Thomas Edward. The Minor Prophets: A Commentary on Hosea, Joel, Amos. Grand Rapids. Michigan: Baker Book House, 1992.
Orjiakor, N. & Unachukwu, G. C, Nigerian socio-political development: Issues and problems. Enugu: John Jacob?s Classic,2001.
Obiajulu, values, moral obligations and social justice in Nigeria: A sociological analysis in contemporary issues. Owerri: Ark.1996.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakrya, 2006.
Mukhtar. Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi (GP Press Group), 2013
Nugroho, Fibry Jati. “Gereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan,” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 1 (2019): 100–112.
Obadja, Jeane Ch. Survei Ringkas Perjanjian Lama. Surabaya: Momentum, 2004.
Pakasi, Monica G. CH. Pemerkosaan Keadilan Menurut Kajian Hermeneutik Amos 5:7-13. Tumou Tou: Jurna lIlmiah, Juli 2021.
Smith, Gary V. Hosea, Amos, Micah. Grand Rapids. Michigan: Zondervan, 2014.
Patrick and Amissah. Justice and Righteousness in the Prophecy of Amos and their Relevance to Issues of Contemporary Social Justice in the Church in Ghana. Awarding institution: King's College London.
Pakpahan, Gernaida KR. Jalan Sunyi Kenabian Amos: Perjuangan Menegakkan Keadilan. Jakarta: Hegel Pustaka, 2020.
Prastowo, Andi. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarrta: Ar-Ruzz Media, 2012.
Purwanto, Prinsip-Prinsipn Dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosadakarya, 2009.
Putera, Eka Darma. Mencari Allah?: Pemahaman Kitab Amos Tentang Mencintai Keadilan Dan Kebenaran. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Rosenbaum, Ned Amos of Israel: A New Interpretation. Georgia: Mercer University Press, 1990.
Samongilailai, Aseng. Ibadah Dan Keadilan-Kebenaran (Amos 5:21-24), Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 2020.
Sailhamer, The role of the covenant in the mission and message of Amos, in Bream, H M, Heim, R D & Moore, C A (eds.), A light unto my path: Old Testament studies in honor of Jacob M Myers. Philadelphia: Temple University Press,1974.
Siahaan, Harls Evan. Mengajarkan Nasionalisme Lewat Momentum Perayaan Paskah: Refleksi Kritis Keluaran 12: 1-51. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2017.
Simarmata, Keadilan Menurut Perspektif Amos Dan Impementasinya Bagi Gereja Masa Kini. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi.
Sipahutar, Roy Charly. Ibadah dan keadilan sosial: Interpretasi sosio-historis Amos 8:4-8 bagi hidup bergereja. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2021.
Sipayung, Parulihan. Fenomena Pemberhalaan Agama, Indonesian. Journal Of Theology 2/1 July 2014.
Soekanto, Sarjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif,. Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2006.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif,. Bandung: Alfabeta, 2010.
Tapingku, Joni. Ibadah Yang Disukai Tuhan Dalam Agama Kristen Menurut Teks Amos 5:21-24, Religi: Jurnal Studi Agama-Agama vol.16,No.2, Juli Desember 2020 ,Pp.132-150
Thorogood, A guide to Amos. London: SPCK,1992).
Tungary, Emanuel Filip. Mengali Ibadah Bangsa Israel: Menyadari Kekurangan, Menyelaraskan Keadilan, dan Kebenaran dalam Amos 5:21-24, Integritas: Jurnal Teologi.
Umeanolue, Ikenna L. Critique against Social Injustice in the Book of Amos: Its Relevance to Development in Nigeria, http://dx.doi./ org/10.4314/ ujah. v19i2.10, 182
Utomo, Bimo Setyo.Ibadah yang Benar menurut Amos 5:4-6 dan Relevansinya bagi Tugas dan Panggilan Gereja di Masa Kini, Magnum Opus: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, Sekolah Tinggi Teologi Injili Efrata, Surabaya.
Vangemeren, Willem A. Penginterpretasian Kitab Para Nabi. Surabaya: Momentum, 2007.
Vriezen TH. Agama Israel Kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Wright, Christoper. Hidup Sebagai Umat Allah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.
Yanti, Maria Evvy dan Wahyu Lasut. Menyuarakan Keadilan Allah dalam Naras Hari Tuhan: Studi Struktur Orasi Amos 5:7-20, Jurnal Efrata: Volume 10, No 1, Desember 2023 (14-24)
Zodhiates, Spiros. The Hebrew-Greek Key Study Bible. Chattanooga United States Of America: AMG Publishers, 1990.
Zuck, Roy B. A Biblical Theology of the Old Testament (Malang: Gandum Mas, 2005.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Beresman Supriadi Sianturi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.