PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIALDI KELAS V SD NEGERI 192/II SUNGAI BULUH

Authors

  • Saproni Saproni Institut Agama Islam Yasni Bungo
  • Febriyanti Dwi Putri Institut Agama Islam Yasni Bungo
  • Ajeng Inda Desima Institut Agama Islam Yasni Bungo
  • Aridayati Aridayati Institut Agama Islam Yasni Bungo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i3.52290

Keywords:

Learning Cycle 5e, Kemampuan Berpikir Kritis

Abstract

Penelitian ini bermula dari hasil observasi awal peneliti di Kelas V SD Negeri 192/II Sungai Buluh pada saat pelaksanaan PPLK. Ditemukan bahwa peserta didik di kelas V SD Negeri 192/II Sungai Buluh mengalami kesulitan dalam memberikan alasan yang mendukung jawaban mereka ketika ditanya pendidik. Hal ini mencerminkan kurangnya kemampuan berpikir kritis, merinci, dan mengkaji pendapat mereka sendiri. Peserta didik juga mengalami kesulitan dalam menjelaskan konsep atau ide. Mereka sering menemui kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang mengharuskan berpikir lebih mendalam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di Kelas V SD Negeri 192/II Sungai Buluh yang berlokasi di Kecamatan Sungai Buluh, Kabupaten Bungo, dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Semester I Tahun Pelajaran 2025–2026. Subjek penelitian adalah siswa kelas V. Desain penelitian yang digunakan adalah model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS. Terjadi peningkatan pada pengamatan siklus I pertemuan 1 sebesar 52,14%, kemudian pertemuan 2 menjadi 70,43%, pada siklus II pertemuan 1 memperoleh nilai 83,71% dan pada pertemuan 2 sebesar 91,86%. Peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dari siklus I ke siklus II sangat mencolok. Pada siklus I, kemampuan analisis meningkat dari 35% menjadi 55%, kemampuan mensintesis meningkat dari 32% menjadi 41%, kemampuan mengenal dan memecahkan masalah dari 30% menjadi 63%, serta kemampuan menyimpulkan dari 67% menjadi 75%. Selain itu, hasil belajar peserta didik juga meningkat, dari 67,9% pada siklus I menjadi 85,7% pada siklus II.

References

Aisya, A. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V dalam pembelajaran IPA di SDN Karang Tengah 11 Kota Tangerang. Universitas Muhammadiyah Tangerang, 1(1).

Anggraeni, N. (2022). Keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar pada mata pelajaran IPS di kelas tinggi. Pendidikan Indonesia, 8(1).

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aslindawaty, N. (2017). Penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation) untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi. Jurnal Office, 3(1), 19.

Febriana. (2023). Penerapan model pembelajaran Learning Cycle untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SDN 37 Kota Pekanbaru.

Hidayah. (2023). Penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E untuk meningkatkan hasil belajar geografi pada materi sebaran dan pengelolaan sumber daya alam Indonesia di kelas XI IPS 2 SMAN Negeri 1 Suwawa. GeoSfera: Jurnal Penelitian Geografi, 2(1).

Hidayat, P. W., Avana, N., & Sumarti, R. (2021). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika menggunakan model cooperative learning tipe Number Head Together pada peserta didik kelas III SDN 38/II Pauh Agung. Jurnal Tunas Pendidikan, 4(1), 60–65. https://doi.org/10.52060/pgsd.v4i1.608

Kuswana. (2023). Strategi pembelajaran IPAS berbasis Learning Cycle 5E. Semarang: Rasail Media Group.

Lubis, M., & Samin, M. (2022). Teori belajar dan pembelajaran matematika. Jakarta: Prenadamedia Group.

Purwanto, M. N. (2017). Prinsip-prinsip dan teknik evaluasi pengajaran pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Sanjaya, W. (2021). Strategi pembelajaran: Berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sapriya. (2019). Evaluasi program pembelajaran. (Jika ada penerbit, sebutkan — mohon beri tahu jika ingin dilengkapi).

Sardiman. (2018). Model-model pembelajaran. Jakarta: Kencana Media.

Slameto. (2020). Belajar dan faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjiono, A. (2020). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sugiyono. (2022). Metodologi statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sundahry, dkk. (2019). Metode, model, dan media pembelajaran. Jawa Tengah: Lakeisha.

Susanto, A. (2022). Pengujian teori belajar dan pembelajaran di sekolah (Vol. 2). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2025-09-29

How to Cite

Saproni , S., Putri, F. D., Desima, A. I., & Aridayati, A. (2025). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIALDI KELAS V SD NEGERI 192/II SUNGAI BULUH. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(3), 8043–8047. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i3.52290

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.