BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL: PENGARUH TEKNOLOGITERHADAP BAHASA DAN KOMUNIKASI
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44557Keywords:
Bahasa Indonesia, Teknologi Digital, Media Sosial, Perubahan Linguistik, Komunikasi Digital, Adaptasi Bahasa, Sosiolinguistik.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital terhadap perkembangan dan penggunaan Bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi modern. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai publikasi ilmiah terkait perubahan linguistik, pola komunikasi, dan fenomena kebahasaan yang muncul akibat adopsi teknologi digital di Indonesia. Data diperoleh dari 35 artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam periode 2015-2024, yang dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital telah memunculkan lima fenomena utama: (1) pembentukan kosakata baru dan adaptasi istilah asing, (2) penyederhanaan struktur bahasa dalam media sosial, (3) kemunculan bahasa hibrid dan campur kode yang intensif, (4) pergeseran konteks formalitas bahasa, dan (5) demokratisasi bahasa yang mengaburkan hierarki sosiolinguistik tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun teknologi digital memperkaya dinamika Bahasa Indonesia dengan inovasi dan fleksibilitas baru, diperlukan upaya sistematis untuk menjaga keseimbangan antara adaptabilitas bahasa dan pemertahanan norma bahasa baku untuk konteks formal. Implikasi penelitian ini relevan bagi pengembangan kebijakan bahasa nasional, praktik pendidikan, dan strategi komunikasi di era digitalReferences
APJII. (2023). Laporan Survei Internet APJII 2023: Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet di Indonesia. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Canagarajah, S. (2018). Translingual practice as spatial repertoires: Expanding the paradigm beyond structuralist orientations. Applied Linguistics, 39(1), 31-54.
Crystal, D. (2006). Language and the Internet (2nd ed.). Cambridge University Press.
Dardjowidjojo, S. (2018). Perkembangan Bahasa Indonesia: Dari Akar ke Masa Kini. Yayasan Obor Indonesia.
Hermawan, B. (2019). Pembentukan kosakata baru dalam Bahasa Indonesia di era digital. Jurnal Linguistik Indonesia, 37(2), 123-142.
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews in software engineering. Technical Report EBSE-2007-01.
Larsen-Freeman, D. (2017). Complexity theory: The lessons for language teaching. In A. Maley & T. Kiss (Eds.), Creativity and English Language Teaching (pp. 51-68). Palgrave Macmillan.
Nugraha, D. S. (2023). Demokratisasi bahasa: Peran komunitas digital dalam evolusi Bahasa Indonesia kontemporer. Jurnal Linguistik Terapan, 5(1), 45-67.
Prasetyo, H. (2022). Pergeseran konteks formalitas dalam komunikasi profesional digital: Studi kasus komunikasi email di lima korporasi Indonesia. Jurnal Komunikasi Bisnis, 10(2), 215-238.
Puspitadewi, I. (2020). Fenomena campur kode dalam komunikasi daring mahasiswa Indonesia. Jurnal Kajian Bahasa, 9(1), 76-95.
Sutanto, L. (2021). Dinamika leksikon Bahasa Indonesia era digital: Analisis terhadap entri baru KBBI 2015-2021. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(2), 156-178.
Utami, R. (2021). Literasi digital dan pendidikan bahasa: Perspektif pedagogi kritis. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 112-131.
Widiatmoko, P. (2020). Pola penyederhanaan struktur Bahasa Indonesia dalam komunikasi digital remaja. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 67-89.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Adetha Sari Manik, Agung Dzaky Syuhada, Gabriella Br Kembaren, Irma Yanti Sitorus, Siti Fadilah Aini Siregar, Elly Prihasti Wuriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




