TATA KELOLA KOLABORATIF PROGRAM PENANGGULANGAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA PURNAMA

Authors

  • Maharani Dwi Saputri Universitas Muhammadiyah Jember
  • Itok Wicaksono Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.56885

Keywords:

Tata kelola kolaboratif desa; Pengelolaan air bersih berkelanjutan; Collaborative Governance Regime

Abstract

Krisis air bersih yang terjadi berulang setiap musim kemarau di Desa Purnama, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso, mendorong dilaksanakannya program penanggulangan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan pipanisasi. Program ini melibatkan pemerintah desa, BPBD, lembaga sosial, dan masyarakat sehingga memerlukan tata kelola kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola kolaboratif serta peran dan kontribusi antaraktor dalam mendukung pengelolaan air bersih yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Collaborative Governance Regime yang dikemukakan oleh Kirk Emerson, Tina Nabatchi, dan Stephen Balogh, dengan fokus pada drivers of collaboration, principled engagement, shared motivation, dan capacity for joint action. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi terbentuk akibat krisis air dan keterbatasan sumber daya desa. Musyawarah dan koordinasi memperkuat principled engagement, kesamaan pemahaman membangun shared motivation, serta pembagian peran, integrasi pendanaan, dan pembentukan lembaga pengelola mendukung capacity for joint action. Secara keseluruhan, tata kelola kolaboratif di Desa Purnama berjalan efektif dan mendukung keberlanjutan pengelolaan air bersih.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif.

Ajayi, V. O. (2023). A review on primary sources of data and secondary sources of data. may. https://doi.org/10.2139/ssrn.5378785

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Arvyanda, R., Fernandito, E., & Landung, P. (2023). Analisis pengaruh perbedaan bahasa dalam komunikasi antarmahasiswa. 1.

Bahri, M. (2023). Kekeringan di Purnama, Polres Bondowoso Bantu 20 Ribu Liter Air Bersih. TIMES Indonesia. https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/464321/kekeringan-di-purnama-polres-bondowoso-bantu-20-ribu-liter-air-bersih?utm_source=chatgpt.com

Creswell, J. W. (2014). Qualitative and quantitative approaches. 225–226.

Emerson, K., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative governance regimes.

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An Integrative Framework for Collaborative Governance. June 2009, 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Harrison, R. L., Reilly, T. M., & Creswell, J. W. (2020). Methodological Rigor in Mixed Methods : An Application in Management Studies. 1–23. https://doi.org/10.1177/1558689819900585

Kusumah, R. I., & Mustofa, M. U. (2020). Kajian teoritis water governance untuk pengelolaan air di indonesia. Jurnal JISIPOL Ilmu Pemerintahan Universitas Bale Bandung, 4(April). https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/259

Mardatillah, N. A., & Murhayati, S. (2025). Data dan fakta penelitian kualitatif. 9, 13018–13028.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis.

Nilamsari, N. (2014). Memahami studi dokumen dalam penelitian kualitatif. XIII(2), 177–181.

Pandey, P., & Pandey, M. M. (n.d.). Research methodology :

Rasyidi, I. (2023). Krisis air bersih untuk masak ahlulbait indonesia bondowoso bantu air bersih di desa purnama tegalampel. Bondowoso Network.Com. https://bondowoso.jatimnetwork.com/nasional/1829760561/krisis-air-bersih-untuk-masak-ahlulbait-indonesia-bondowoso-bantu-air-bersih-di-desa-purnama-tegalampel?utm_source=chatgpt.com

Rifandini, R. (2022). Kebijakan inovatif tata kelola air bersih desa melalui dinamika tipologi kelembagaan innovative policy of village clean water governance. 6, 83–94.

SK Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan 2025.pdf. (n.d.).

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d.

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page 110. 5(September), 110–116.

Ultavia, A., Jannati, P. J., Malahati, F., Qathrunnada, & Shaleh. (2023). Kualitatif : memahami karakteristik penelitian sebagai metodologi. 11(2), 341–348.

Widharsa, C. S. (2023). Krisis air bersih melanda desa purnama bondowoso. Detik.Jatim. https://www.detik.com/jatim/foto/d-7002704/krisis-air-bersih-melanda-desa-purnama-bondowoso?page=3

Zendatro, O., Demanika, Y. D. P., Sinaga, E. P., & Subekti, A. (2024). Pelestarian sistem kelola air bersih yang efektif. Jurnal Penelitian, 8(1), 263–272.

Downloads

Published

2026-03-11

How to Cite

Saputri, M. D., & Wicaksono, I. (2026). TATA KELOLA KOLABORATIF PROGRAM PENANGGULANGAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA PURNAMA. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 249–262. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.56885

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.