PENDAMPINGAN PENERAPAN HIDROPONIK VERTIKAL SEBAGAI SOLUSI PEMANFAATAN LAHAN TERBATAS DI KELURAHAN PASAR KAMIS KUTABARU KABUPATEN TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.56399Keywords:
Pengembangan Komunitas Berbasis Aset, Ketahanan Pangan, Keterbatasan Penggunaan Lahan, Hidroponik VertikalAbstract
Permukiman perkotaan dengan ketersediaan lahan terbatas membutuhkan pendekatan adaptif dan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas melalui sistem hidroponik vertikal. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), berlokasi di Desa Pasar Kamis, Kutabaru, Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan melalui kuesioner pra dan pasca penilaian, observasi partisipan, dan diskusi kelompok fokus, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif tematik. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pendampingan berbasis aset secara signifikan meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kepercayaan diri peserta dalam mengelola sistem hidroponik vertikal. Korelasi positif ditemukan antara intensitas pendampingan dan keberhasilan adopsi serta pemeliharaan sistem, menunjukkan bahwa aset sosial dan manusia memainkan peran penting dalam keberlanjutan teknologi tersebut. Program ini juga mendorong kohesi sosial dan kepemilikan kolektif, sehingga hidroponik dapat dipandang sebagai strategi pangan rumah tangga jangka panjang, bukan proyek sementara. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi secara konseptual dengan memperkuat relevansi ABCD dalam intervensi pertanian perkotaan dan secara praktis dengan menawarkan model inovasi penggunaan lahan berkelanjutan yang dapat direplikasi di permukiman padat penduduk.References
Chaurasia, S. K., & Sharma, N. (2025). Current trends and future directions of hydroponics in urban agriculture: A competent technology for food production and wastewater management. Journal of Scientific Agriculture, 9, 177–188. https://doi.org/10.25081/jsa.2025.v9.9662
Hussen, J. S., & Ahmed, G. E. (2025). Role of vertical farming for sustainable urban horticulture: A review. Advances in Horticultural Science, 39(1), 69–80. https://doi.org/10.36253/ahsc-16549
Yapp, E. H. T. (2025). Urban farming: The challenges of hydroponic and vertical agriculture. Cogent Social Sciences. https://doi.org/10.1080/23311932.2024.2448601
Rajaseger, G., et al. (2023). Hydroponics: Current trends in sustainable crop production. PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10625363/
Rustanta, A., & Sanjaya, M. (2025). Empowering communities through hydroponic farming as a sustainable approach to food security in urban Indonesia. ICCD, 7(1), 848. https://doi.org/10.33068/iccd.v7i1.848
Artika, T. W., & Surahman, E. (2025). Training urban farming hydroponics in Surabaya. UNITY: Journal of Community Service, 2(1), 55–63. https://doi.org/10.70716/unity.v2i1.213
Wulandari, Y. R. E., Hartanti, A. T., Soelasih, Y., Chow, A. V., Theja, S., & Johan, P. D. (2024). Pelatihan hidroponik kepada warga di Kampung Tempe Ciomas. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 241–251. https://doi.org/10.25170/mitra.v8i2.6065
Mufarrihah, I., Andriani, A., Lazulfa, I., & Firdaus, R. A. J. (2025). Hidroponik: Pemanfaatan pertanian di lahan terbatas sebagai alternatif ketahanan pangan. Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 94–102. https://doi.org/10.33752/dinamis.v5i1.9248
Fauzi, R., Zendrato, W., & Manao, L. H. (2025). Community assistance in IoT-based hydroponic cultivation. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa, 7(3), 2401. https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2401
Nabila, D. A., Solahudin, D., & Setiawan, A. I. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam ketahanan pangan dengan budidaya hidroponik dan polybag. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 9(4), 30864. https://doi.org/10.15575/tamkin.v9i4.30864
Mahmud, T. A., et al. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan hidroponik yang bernilai ekonomis. Journal of Community Development, 5(3), 567. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.567
Wibawa, D. P., Wulandari, A., & Saputra, H. M. (2025). Urban farming: Hydroponic alternative solution to utilize narrow land. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 116–122. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v9i1.9393
Sholikha, M., et al. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui penanaman sayuran hidroponik untuk pencegahan stunting. ABDimas Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 4539. https://doi.org/10.36815/abdimasnusantara.v7i1.4539
Sulistyo, S. B., Haryanti, P., & Sumarni, E. (2022). Pemanfaatan lahan pekarangan melalui pemberdayaan masyarakat dan teknologi hidroponik skala kecil. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 10398. https://doi.org/10.30595/jppm.v5i2.10398
Singh, J. et al. (2025). Contemporary smart hydroponics systems. IoT Journal, 34, 101794. https://doi.org/10.1016/j.iot.2025.101794
Taufik, R. F. (2020). Inisiasi pengembangan pertanian urban untuk penguatan ketahanan pangan. Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat. https://doi.org/10.30997/qh.v6i2.3146
Judijanto, L., Chai, N., & Tubangsa, I. (2024). Innovation in vertical agriculture in Dutch cities. Techno Agriculturae Studium of Research, 1(3), 149–162. https://doi.org/10.70177/agriculturae.v1i3.1590
Duda, E., & Korwin-Szymanowska, A. (2025). Urban food self-production in the perspective of social learning theory. arXiv. https://arxiv.org/abs/2512.22594
Bouzid, E., et al. (2025). Machine learning-based basil yield prediction in IoT-enabled indoor vertical hydroponic farms. arXiv. https://arxiv.org/abs/2512.22151
Dutta, M., et al. (2025). Internet of Things-based smart precision farming in soilless agriculture. arXiv. https://arxiv.org/abs/2503.13528
Lestari, M. B. N., et al. (2024). Asset-Based Community Development: Leveraging local strengths. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 308–325. https://doi.org/10.29062/engagement.v8i1.1784
Gunapala, R., et al. (2025). Urban agriculture: A strategic pathway to building resilience. Farms Systems Reviews, 100150. https://doi.org/10.1016/j.farsys.2025.100150
Setyorini, R., et al. (2023). Crowd farming with hydroponics & aquaponics as independent village business. Indonesian Journal of Community Dedication, 1(1), 29–37.
Putri, M. P., Gea, M., et al. (2025). Pertanian perkotaan, solusi inovatif untuk ketahanan pangan. Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 2(1), 265. https://doi.org/10.62951/flora.v2i1.265
Nurhasanah, et al. (2025). Pemberdayaan masyarakat berbasis metode ABCD. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i2.57337
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hinijati Widjaja, Eko Adhy Setiawan, Herika Herika, Samuel Febrian Hamonangan Lumbantoruan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









