PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DETEKSI SEJAK DINI PERTUMBUHAN ANAK TK AL-QUR'AN INSAN KAMIL KEDIRI KAB LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.54318Keywords:
Pengetahuan, Pertumbuhan, Deteksi Dini, PenyuluhanAbstract
Pertumbuhan anak merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan dan gizi anak. Deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan, seperti stunting, wasting, dan underweight, sangat krusial untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak. Namun, rendahnya pengetahuan orang tua, terutama ibu, sering menjadi kendala utama dalam upaya deteksi dini. Berbagai studi menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman tentang cara memantau berat badan, tinggi badan, dan pola makan anak berdampak pada keterlambatan identifikasi masalah pertumbuhan. Oleh karena itu, upaya edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga dan kader posyandu, menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem deteksi dini pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu terkait dengan pertumbuhan dan melakukan pengukuran antropometri sebagai salah satu upaya untuk deteksi dini masalah pertumbuhan pad anak di TK Al-Qur’an Insan Kamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi pengukuran antropometri pada anak. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pertumbuhan dengan kenaikan pengetahuan sebesar 39.1%.References
Badan Pembangunan Kebijakan Kesehatan Kementerian Kesehatan. (2023). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Badan Pembangunan Kebijakan Kesehatan Kementerian Kesehatan. (2024).
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2019, Mei). Pertemuan rembuk stunting tingkat Kabupaten Lombok Barat. https://dinkes.ntbprov.go.id indonesiabaik.idkemenkopmk.go.id+7kebijakan-stunting.net+7indonesiabaik.id+7dinkes.ntbprov.go.id+1lombokbaratkab.go.id+1keslan.kemkes.go.id+3reddit.com+3reddit.com+3
Hakim, H., Haskas, Y., & Kasim, J. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Deteksi Dini Perkembangan Anak Umur 6-24 Bulan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Volume, 2(3), 1–8. http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/979
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. https://www.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, 25 Januari). Prevalensi stunting di Indonesia turun ke 21,6 % dari 24,4 %. https://kemkes.go.id keslan.kemkes.go.id+3kemkes.go.id+3kemkes.go.id+3
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2025, 14 Februari). Pengembangan PAUD HI untuk mendukung penurunan stunting di Indonesia. https://www.kemenkopmk.go.id kemenkopmk.go.id+1kemenkopmk.go.id+1
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. (2023, November 29). Bupati Sumiatun: Stunting Lobar sudah di bawah target nasional. https://lombokbaratkab.go.id lombokbaratkab.go.id
Pratiwi, R. N., Widyaningsih, S., & Mustikasari, M. (2022). Peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–52. https://doi.org/10.xxxx/jki.2022.25.1.45
Setyowati, S., Hartini, S., & Nugroho, H. (2021). Peran ibu dalam deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak usia balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 87–94. https://doi.org/10.xxxx/jkm.2021.16.2.87
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan RI.
World Health Organization. (2020). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2020 edition. https://www.who.int/publications/i/item/9789240003576
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eka Adithia Pratiwi, Indah Wasliah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









