This is an outdated version published on 2023-01-18. Read the most recent version.

OPTIMALISASI EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI KELUARGA BERESIKO STUNTING DI KECAMATAN SEMAKA KABUPATEN TANGGAMUS

Authors

  • Lestari Wuryanti Universitas Malahayati
  • Erna Listyaningsih Universitas Malahayati
  • Apip Alansori Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.11765

Keywords:

Optimalisasi, Keuangan Keluarga, Resiko Stunting.

Abstract

Pentingnya pengelolaan keuangan keluarga agar kebutuhan gizi terpenuhi terutama bagi ibu hamil agar dapat memcegah terjadinya stunting dengan cara melakukan pencatatan uang masuk dan uang keluar, merinci setiap kebutuhan yang lebih penting terlebih dahulu, memprioritaskan pengeluaran yang memang harus didahulukan, membelanjakan uangnya dengan baik sesuai dengan kebutuhan makanan dan minuman bagi ibu hamil sehingga dapat terpenuhi gizi yang dibutuhkan. Permasalahan yang ada pada ibu rumah tangga adalah tingkat pendapatan ekonomi keluarga yang masih sangat rendah, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang gizi atau stunting, dan minimnya sarana, prasarana dan keterbatasan akses informasi sehingga membuat keluarga kesulitan dalam meningkatkan perekonomian, keuangan dan kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu dalam mengelola keuangan supaya meningkatkan status kesehatan dan gizi anak agar ibu dapat memberikan pengasuhan yang baik dan tepat untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Manfaat kegiatan ini bagi mitra pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang cara merencanakan pengeluaran keuangan keluarga, pelaksanaan manajemen keuangan keluarga dan penilaian/ pengawasan keuangan keluarga dan menciptakan kesejahteraan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah membuat rencana kegiatan pengabdian pada masyarakat yang meliputi tahap persiapan, perencanaan dan evaluasi. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bisa meningkatnya pemahaman keuangan keluarga, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perencanaan keuangan keluarga, mampu menyusun dan optimalisasi pengelolaan keuangan bagi keluarga beresiko stunting.

References

Ariati. (2019). Faktor-Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 23-59 Bulan. Oksitosin, Kebidanan, Vol. VI (1), 28-37.

Badriah dan Nurwanda (2019). Pelatihan Peranan Ibu Muda Dalam Mengelola Keuangan Rumah Tangga Sebagai Salah Satu Usaha Mengentaskan Kemiskinan. Abdimas Galuh, Volume 1, No (1), 8-15.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mulyanti, D., & Nurdin, S. (2018). Pelatihan Perencanaan Keuangan Keluarga Bagi Ibu Ibu PKK Desa Cimenyan Kabupaten Bandung. 1(2), 259–267.

Putri et al. (2020). Edukasi Keluarga Pengasuhan 1000 HPK untuk Pencengahan Stunting di Desa Cibatok 2. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, Vol 2, (1), 18-27.

Seto, A. A., Andriyani, I., & Putra, D. P. (2017). Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana Pada Ibu-Ibu Pkk Kecamatan Sako Palembang. Jurnal Abdimas Mandiri, 1(2), 78–83.

Tristiawan dkk. (2021). Pemberdayaan Anggota Pkk Desa Kertomulyo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga Dan Pencegahan Stunting Di Masa Pandemi. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat PAKEM, Volume 3 Nomor 1, 174-179.

Widyawati et al. (2021). Factors Related to Stunting Events in Children. Annals of R.S.C.B. Vol 25 (6), 3324 – 3332.

Downloads

Published

2023-01-18

Versions

How to Cite

Wuryanti, L. ., Listyaningsih, E. ., & Alansori, A. . (2023). OPTIMALISASI EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI KELUARGA BERESIKO STUNTING DI KECAMATAN SEMAKA KABUPATEN TANGGAMUS. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 5–10. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.11765