PERAN KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM MENJAGA KEWAJIBAN SHOLAT ANAK DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAILILLAH DESA HAMPALIT KABUPATEN KATINGAN

Authors

  • Ahmad Ghazali Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
  • Srie Rosmilawati Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.39009

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Peran Komunikasi, Guru Dan Orang Tua, Kewajiban Sholat, Buku Sholat, Teori Peran

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Komunikasi antara Guru dan Orang Tua dalam Menjaga Kewajiban Sholat Anak di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah Desa Hampalit Kabupaten Katingan yang berfokus pada peran penting komunikasi antara guru dan orang tua dalam membentuk dan mempertahankan kedisiplinan sholat pada anak. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran komunikasi antara guru dan orang tua dalam menjaga pelaksanaan kewajiban sholat pada anak. Dalam konteks ini, muncul isu tentang ketidakteraturan santri dalam melaksanakan sholat, yang tercatat dalam Buku Sholat sebagai alat monitoring di pesantren. Hasil pemantauan rutin selama tiga bulan menunjukkan bahwa sekitar 50 hingga 70 santri sering kali melewatkan sholat atau melaksanakan sholat dengan tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunikasi antara guru dan orang tua di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah dalam menjaga kedisiplinan sholat santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam peran komunikasi antara guru dan orang tua dalam menjaga kewajiban sholat anak di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah. Analisis berdasarkan Teori Peran dalam konteks Teori Komunikasi Interpersonal. Responden dalam penelitian ini meliputi lima orang guru berpengalaman sebagai representasi pihak pesantren dan sekitar 70 hingga 100 orang tua santri yang turut terlibat. Karena kesibukan para orang tua, wawancara dilakukan secara kolektif guna mengoptimalkan partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua bukan sekadar sarana penyampaian informasi, tetapi berperan sebagai kerangka kerja kolaboratif yang membentuk dan memperkuat kedisiplinan beribadah pada anak. Dengan sistem pemantauan seperti Buku Sholat, guru dan orang tua dapat bersama-sama mengawasi dan mendukung pelaksanaan kewajiban sholat santri, baik di pesantren maupun di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran komunikasi interpersonal yang terstruktur antara guru dan orang tua memiliki dampak signifikan dalam membangun kebiasaan sholat yang konsisten pada anak-anak, serta menekankan pentingnya sinergi antara kedua pihak dalam pendidikan spiritual santri.Komunikasi Interpersonal, Peran Komunikasi, Guru Dan Orang Tua, Kewajiban Sholat, Buku Sholat, Teori Peran

References

Budyatna, M. (2015). Teori-Teori Mengenai Komunikasi Antar-Pribadi. Prenada Media.

DeVito, J.A. (2007). The Interpersonal Communications Book. USA: Pearson Education.

Effendy, O. U. (2006). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Cetakan Kesembilan Belas. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Effendy, O. U. (2007). Ilmu komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Enjang, A. S. (2008). Komunikasi dalam Bimbingan Islam. IRSYAD: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam.

Halim, A. (2005). Manajemen pesantren. Sewon: Pustaka Pesantren.

Hasbiansyah, O. (2004). Konstelasi Paradigma Objektif dan Subjektif dalam Penelitian Komunikasi dan Sosial. Mediator: Jurnal Komunikasi, 5(2), 199-218.

Hefni, H. (2014). Perkembangan ilmu komunikasi Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 4(2), 326-343.

Kahfi, A. S. (2006). Peranan Komunikasi Antarpersona Orang Tua terhadap Kemampuan Penyesuaian Sosial Siswa di Sekolah. Mediator: Jurnal Komunikasi, 7(1), 163-168.

Mahmudin, M. (2018). Tanggung Jawab Dan Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Shalat Bagi Anak Usia Dini. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah.

Mulyana, D. (2000). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosadakarya.

Mustafa, D. (2006). Implementasi Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Bidang Pendidikan. Mediator: Jurnal Komunikasi, 7(1), 139-146.

Nurdin, A., Moefad, A. M., Zubaidi, A. N., & Harianto, R. (2013). Pengantar ilmu komunikasi.

Patimasang, P. (1996). Peranan Orang Tua Terhadap Kedisiplinan Anak Dalam Pelaksanaan Shalat Di Kecamatan Soreang Kotamadia Parepare (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

Putra, N. F. P. (2013). Peranan komunikasi interpersonal orang tua dan anak dalam mencegah perilaku seks pranikah di SMA Negeri 3 Samarinda kelas XII. Ejournal Ilmu Komunikasi, 1(3), 35-53.

Pontoh, W. P. (2013). Peranan komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan pengetahuan anak. Acta Diurna Komunikasi, 2(1).

Rahmanto, A. F. (2004). Peranan komunikasi dalam suatu organisasi. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 1(2).

Rakhmat, J. (1998). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rejeki, M. N. S. (2010). Perspektif Antropologi Dan Teori Komunikasi: Penelusuran Teori-Teori Komunikasi Dari Disiplin Antropologi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1).

Sendjaja, S. D. (2014). Komunikasi: Signifikansi, Konsep, dan Sejarah. Pengantar Ilmu Komunikasi, 12(1), 3.

Siahaan, G. (2008). Orang Tua, Sekolah dan Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Perkembangan Anak. Jurnal Teknodik, 061-074.

Subadi, T. (2006). Metode penelitian kualitatif.

Sudiansyah, A. (2017). Efektivitas Komunikasi

Dakwah di Pesantren MQ dalam Merubah Akhlak Santri. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 139-154.

Supratiknya, A. (1995). Komunikasi antarpribadi: Tinjauan psikologis. PT Kanisius.

Sutapa, M. (2006). Membangun Komunikasi Efektif Di Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan UNY, 112720.

Sulaesih, U. (2010). Komunikasi orang tua dengan guru dalam membangun kemadirian siswa di TK Bait Qur'an at-tafkir Ciputat-Tangerang.

Soejanto, A. (2005). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.

Solihat, M. (2005). Komunikasi Orang Tua dan Pembentukan Kepribadian Anak. Mediator: Jurnal Komunikasi, 6(2), 307-312.

Widodo, B. (2009). Layanan Konsultasi Orang Tua Salah Satu Bidang Layanan Bimbingan Konseling Untuk Membantu Mengatasi Masalah Anak (Sebuah Refleksi Analitis). Widya Warta: Jurnal ilmiah Universitas Katolik Widya Mandala Madiun, 33(01), 1-15.

Wijaya, R. I. (2020). Modern Parenting Proses Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai Ibadah Sholat Pada Anak (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Willis, S. S. (2003). Peran Guru Sebagai Pembimbing. Mimbar Pendidikan: Jurnal Pendidikan, 1.

Yahdi, M. (2010). Fungsi Pendidikan Islam dalam Kehidupan Manusia. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 13(2), 211-225.

Downloads

Published

2024-12-12

How to Cite

Ghazali, A. ., & Rosmilawati, S. . (2024). PERAN KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM MENJAGA KEWAJIBAN SHOLAT ANAK DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAILILLAH DESA HAMPALIT KABUPATEN KATINGAN. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4), 17473–17484. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.39009

Similar Articles

<< < 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.