URGENSI KESEHATAN MENTAL SANTRI DARI TINDAKAN KEKERASAN BULLYING DI PESANTREN MODERN MISBAHUL ULUM MEURIAPALOH KOTA LHOKSEUMAWE ACEH

Authors

  • Zahriyanti Zahriyanti Universitas Almuslim
  • Musrizal Musrizal Universitas Almuslim
  • Fina Meilinar Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57169

Keywords:

Kesehatan Mental, Bullying, Santri

Abstract

Semakin meningkatnya fenomena dan jumlah kasus tindakan kekerasan bullying dikalangan santri, baik secara verbal hingga bullying dalam bentuk bullying sosial (psikologis). Tentu saja hal ini akan berdampak pada kesehatan mental para santri. Di pesantren Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, para santi belum memiliki pengetahuan mengenai urgensi kesehatan mental bagi santri dari tindakan kekerasan bullying. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan santri mengenai betapa pentingnya kesehatan mental dari tindakan kekerasan bullying serta memdemontrasikan upaya pencegahan yang bisa ditempuh oleh para santri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan mengenai kesehatan mental dari bullying. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif: merencanakan tempat sosialisasi yang nyaman dan memuat kapasitas peserta sosialisasi, melaksanakan kegiatan dengan maksimal, memberikan bimbingan dan edukasi kepada para santri, melakukan observasi dan wawancara terakhir adalah evaluasi. Langkah-langkah Pendampingan Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi kebutuhan santri terkait pengetahuan psikologis santri. Workshop dan Pelatihan: Memberikan pendampingan terkait kesehatan mental santri dampak dari bullying. Praktik dan Observasi: Santri mendemontrasi dan menggali pengalamannya terkait fenomena bullying dan kesehatan mental yang pernah dialaminya di pesantren dengan pendampingan langsung. Refleksi dan Evaluasi: Meninjau efektivitas penerapan dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Manfaat santri dan guru/pengasuh mendapat pengetahuan, wawasan dan penguatan terkait pencegahan dan penanggulangan bullying. Santri mendapatkan pengalaman dan pendampingan layanan kesehatan mental belajar yang lebih personal dan efektif. Terciptanya budaya karakter berbasis psikologi sosial yang lebih efektif di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas karakter santri di Pesantren Modern Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh

References

Azhari, A., & Rahmawati, A. (2025). Edukasi pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah berbasis pondok pesantren. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(2).

Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Preventing bullying. U.S. Department of Health and Human Services. https://www.cdc.gov/violenceprevention/youthviolence/bullyingresearch/index.html

Coloroso, B. (2009). The bully, the bullied, and the bystander. New York: HarperCollins.

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Dampak perilaku bullying di sekolah terhadap kesehatan mental anak. https://keslan.kemkes.go.id

Gooden Center. (n.d.). Effects of bullying on mental health. https://www.goodencenter.org/effects-of-bullying-on-mental-health/

Hannin, S. F., & Miftakhul Jannah, Z. R. (2024). Bimbingan keagamaan dalam mengatasi bullying. Jurnal Global Futuristik.

Isabela, M., & Anggraini, S. (2024). Gambaran perilaku bullying verbal pada remaja. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4).

Ismiati, N., Putri, D. A. A., Sari, E. Y., Bariroh, U., & Fitriana, I. M. (2024). Pengaruh verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar. SEMESTA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 3(2).

Mahira, A., & Yuliana, N. (2024). Hubungan fenomena verbal bullying dengan komunikasi interpersonal pelajar. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.

Mahmudah, et al. (2025). The influence of bullying on mental health and self-confidence of students. Child Kingdom: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2).

Maharani, M. R., & Husain, F. (2025). Dampak kesehatan mental korban perundungan pada siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1).

MedlinePlus. (2023). Bullying and cyberbullying. U.S. National Library of Medicine. https://medlineplus.gov/bullyingandcyberbullying.html

National Center on Safe Supportive Learning Environments. (2022). Bullying and cyberbullying. U.S. Department of Education. https://safesupportivelearning.ed.gov

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Oxford: Blackwell Publishing.

Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 751–780. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-050212-185516

Oktaviany, D., & Ramadan, Z. H. (2024). Analisis dampak bullying terhadap psikologi siswa sekolah dasar. Educatio FKIP UNMA, 9(3).

Prayoga, M. A., Humairah, I., & Hamdalah, M. S. R. (2025). Management of santri discipline: Bullying prevention and intervention at pesantren. Journal of Educational Research and Practice.

Rigby, K. (2008). Children and bullying: How parents and educators can reduce bullying at school. Oxford: Blackwell Publishing.

StopBullying.gov. (2023). What is bullying. U.S. Department of Health and Human Services. https://www.stopbullying.gov/bullying/what-is-bullying

StopBullying.gov. (2025). Consequences of bullying. https://www.stopbullying.gov/resources/research-resources/consequences-of-bullying

Syaharuddin, S., Mandailina, V., & Munandar, M. A. H. (2024). Mengatasi bullying melalui pelatihan dan penguatan lingkungan sekolah. Journal of Community Empowerment.

UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. Paris: UNESCO Publishing.

UNICEF. (2020). Cyberbullying: What it is and how to stop it. https://www.unicef.org/end-violence/how-to-stop-cyberbullying

Downloads

Published

2026-03-25

How to Cite

Zahriyanti, Z., Musrizal, M., & Meilinar, F. (2026). URGENSI KESEHATAN MENTAL SANTRI DARI TINDAKAN KEKERASAN BULLYING DI PESANTREN MODERN MISBAHUL ULUM MEURIAPALOH KOTA LHOKSEUMAWE ACEH. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 517–522. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57169

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.