IMPLEMENTASI ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT DI PADUKUHAN NGEBEL

Authors

  • Dea Pebrianti Universitas Medikan Suherman
  • Prismalinda Prismalinda Universitas Medika Suherman

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.55718

Keywords:

Kesehatan Reproduksi, Kebidanan Komunitas, Edukasi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan masih menjadi isu penting dalam pelayanan kesehatan komunitas, terutama terkait rendahnya pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks, kanker payudara, penyakit tidak menular, serta gizi balita. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku kesehatan masyarakat melalui pendekatan asuhan kebidanan komunitas berbasis promotif dan preventif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan puskesmas dan kader kesehatan, identifikasi masalah melalui musyawarah masyarakat, penyuluhan kesehatan reproduksi pada pasangan usia subur, edukasi penyakit tidak menular pada lansia, pendampingan gizi balita underweight, serta edukasi kesehatan remaja. Pelaksanaan kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam hal deteksi dini kanker reproduksi, gizi balita, dan pencegahan penyakit tidak menular. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kesehatan meningkat meskipun masih terdapat kendala keterbatasan waktu partisipasi warga. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas terbukti mampu meningkatkan literasi kesehatan serta menunjang upaya promotif preventif yang berkelanjutan. Kegiatan ini memperkuat peran kader kesehatan dan fasilitas pelayanan primer dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat.

References

Ariningtyas, N., A. Salsabila, A. P. Fazria, A. P. Setiari, A. N. Faradilah, and A. Rahmawati. 2024. “Edukasi Kesehatan Reproduksi Pus (Pasangan Usia Subur) Di Dusun Benyo Sendangsari Pajangan Bantul Diy Tahun 2023.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta 2(2):22–27.

Kemenkes. 2020. Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes. 2022. Buku KIA: Kesehatan Ibu Dan Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Khoirunnisa, and I. Yuliani. 2024. “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Serviks Terhadap Upaya Pencegahan Kanker Serviks Pada Pasangan Usia Subur.” Mahesa: Malahayati Health Student Journal 5(2):345–352. doi: https://doi.org/10.33024/mah.v5i1.16547.

Notoatmodjo, S. 2018. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sari, D. P., and S. Handayani. 2021. “Peran Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasangan Usia Subur.” Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1):45–52. doi: Https://Doi.Org/10.22435/Kespro.V12i1.3456.

WHO. 2020. Community-Based Health Interventions: A Practical Guide. Gevena.

Widayanti, P. I. 2021. “Hubungan Dukungan Suami, Motivasi, Dan Sikap Dengan Perilaku Pemeriksaan IVA Pada Pasangan Usia Subur.” Poltekkes Kemenkes.

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Pebrianti, D., & Prismalinda, P. (2026). IMPLEMENTASI ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT DI PADUKUHAN NGEBEL. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 89–92. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.55718

Similar Articles

<< < 30 31 32 33 34 35 36 37 38 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.