EDUKASI PENANGANAN DINI HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I

Authors

  • Hadijah Hadijah Universitas Islam Makassar
  • Nurmiati Nurmiati Universitas Megabuana Palopo
  • Asrida Asrida Universitas Islam Makassar
  • Rahmiyani Saad Universitas Cokro Aminoto Makassar
  • Sitti Aminah Ali Universitas Islam Makassar
  • Safira Safira Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.55596

Keywords:

Hiperemesis Gravidarum, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Ibu Hamil

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah keadaan mual dan muntah berlebihan selama kehamilan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta memengaruhi kondisi kesehatan ibu secara umum. Kondisi ini ditandai dengan frekuensi muntah yang tinggi, bahkan dapat terjadi lebih dari sepuluh kali dalam sehari hingga menimbulkan dehidrasi. Perubahan dan ketidakseimbangan hormon pada masa kehamilan dapat menstimulasi lambung dan meningkatkan sekresi asam lambung, sehingga memicu mual dan muntah apabila ibu hamil tidak mampu beradaptasi. Mual dan muntah yang berlangsung berat, menghambat aktivitas, dan menyebabkan kekurangan cairan tersebut dikenal sebagai hiperemesis gravidarum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penanganan dini hiperemesis gravidarum pada trimester pertama kehamilan. Metode yang diterapkan berupa penyuluhan kesehatan dengan menggunakan desain pre-test dan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Tamalanrea, Makassar, pada tanggal 11 Desember 2025 dengan melibatkan sebanyak 10 orang ibu hamil sebagai peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan, hanya 30% ibu hamil yang memiliki tingkat pengetahuan baik. Setelah dilakukan penyuluhan, angka tersebut meningkat menjadi 70%. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait penanganan dini hiperemesis gravidarum pada trimester pertama kehamilan. Pendidikan kesehatan yang dilakukan secara berkesinambungan direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif guna menurunkan risiko terjadinya hiperemesis gravidarum berat.

References

Fauziah Suryani. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di 3 TPMB wilayah kerja Puskesmas Waluya tahun 2023. Jurnal Ilmiah Obsgin, 16(1).

Hadijah & Nurmiati (2025) Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/52035

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Nursyahraeni. (2023). Edukasi ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum menggunakan video edukasi di Desa Bijawang Kabupaten Bulukumba. Journal of Community Services, 5(1).

Praniska, et al. (2023). Determinan kehamilan usia muda dengan hiperemesis gravidarum terhadap kejadian stunting di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 4(3), 93–107

Prawirohardjo, S. (2021). Ilmu Kebidanan (Edisi ke-5). Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Hadijah, H., Nurmiati, N., Asrida, A., Saad, R., Ali, S. A., & Safira, S. (2026). EDUKASI PENANGANAN DINI HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I . Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 80–83. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.55596

Similar Articles

<< < 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.