PENDAMPINGAN BIOPORI UNTUK PENGENDALIAN GENANGAN AIR DI SD 06 KAMPUNG LAPAI KOTA PADANG

Authors

  • Lili Leylani Universitas Putra Indonesia ‘YPTK’ Padang
  • Utami Dewi Arman Universitas Putra Indonesia ‘YPTK’ Padang
  • Afrilda Sari Universitas Putra Indonesia ‘YPTK’ Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.54469

Keywords:

Lubang Resapan Biopori, Genangan Air, Pengabdian Masyarkat, Community Developoment

Abstract

Permasalahan genangan air dan banjir lokal masih menjadi isu lingkungan yang sering terjadi di kawasan perkotaan, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan lahan resapan dan sistem drainase yang kurang optimal. Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami genangan air saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas resapan air sekaligus meningkatkan pengetahuan dan partisipasi mitra melalui pendampingan pemasangan lubang resapan biopori (LRB) di SD 06 Kampung Lapai sebagai fasilitas umum yang terdampak genangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community development melalui tahapan survei awal, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan pemasangan biopori, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan 16 titik lubang resapan biopori pada area halaman sekolah yang sebelumnya sering tergenang mampu menyediakan sistem resapan tambahan yang berpotensi mengurangi volume dan durasi genangan air. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan kesadaran mitra terhadap pentingnya pengelolaan air hujan dan pemanfaatan sampah organik sebagai media biopori. Program ini memberikan dampak positif berupa solusi pengendalian genangan yang sederhana, murah, ramah lingkungan, dan mudah direplikasi pada lingkungan dengan permasalahan serupa.  

References

Khotimah, K., Fitriyah, L., Yuniarti, R. A., & Wahyuningtyas, N. (2022). Pelatihan pembuatan biopori untuk mengatasi banjir cileuncang di Desa Demuk. Jurnal Widya Laksana, 11(1), 165–173.

Purwanto, H., Amiwarti, A., Adiguna, A., & Kurniawan, R. (2021). Sosialisasi lubang resapan biopori di MAN 1 Ogan Ilir Indralaya. Jurnal PKM Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 33–39.

Santoso, S., et al. (2019). Biopori dan biogranul kompos sebagai upaya peningkatan peduli lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 3(1), 1–5.

Supandji, W. G. A., & Addinandra, F. F. (2022). Edukasi pembuatan biopori di Dusun Bulu Desa Mukuh. JATIMAS, 2(2), 175–186.

Widyastuty, A. A. S. A., Adnan, A. H., & Atrabina, N. A. (2019). Pengolahan sampah melalui komposter dan biopori di Desa Sedapurklagen Benjeng Gresik. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(2), 21–32.

Sanity, R. S., & Burhanudin, H. (2013). Penentuan lokasi dan jumlah lubang resapan biopori di kawasan DAS Cikapundung Gabian Tengah. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 13(1), 1–14.

Brata, R. K. (2009). Lubang resapan biopori untuk mitigasi banjir, kekeringan dan perbaikan lingkungan. Prosiding Seminar Lubang Resapan Biopori, BPPT Jakarta.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Leylani, L., Arman, U. D., & Sari, A. (2025). PENDAMPINGAN BIOPORI UNTUK PENGENDALIAN GENANGAN AIR DI SD 06 KAMPUNG LAPAI KOTA PADANG. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(6), 6388–6393. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.54469

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.