KOLABORASI EDUKATIF DAN KREATIVITAS DALAM KEGIATAN DIVERSIFIKASI PRODUK KULINER DI MANINJAU
DOI:
https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.54088Keywords:
Diversifikasi Produk, Kolaborasi Edukatif, Kuliner Lokal, Nagari Maninjau.Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, pelaku UMKM, dan keluarga di Nagari Maninjau dalam mengembangkan produk kuliner lokal melalui pendekatan kolaboratif, edukatif, dan kreatif. Nagari Maninjau memiliki potensi kuliner berbasis bahan lokal seperti rinuak, pensi, patin, dan kelapa, namun pemanfaatannya masih terbatas pada olahan konvensional. Kegiatan dimulai pada 26–27 Juni 2025, diselenggarakan Expo 1 Muharam di Pasar Maninjau yang mempromosikan produk lokal seperti dendeng rinuak, rinuak badarai, pergedel rinuak, dan susu kedelai kepada masyarakat luas. Selanjutnya pelatihan pembuatan enam menu baru: 1) sarden nila; 2) sarden patin; 3) sarden rinuak; 4) sarden pensi; 5) sambal rinuak, yang dilaksanakan pada 5 Juli 2025 di Jorong Gasang dan diikuti oleh 15 kelompok peserta dari 5 jorong. Selanjutnya, Kegiatan puncak berupa lomba memasak keluarga “Happy Family” dilaksanakan pada 13 Juli 2025, yang menampilkan kreativitas kuliner rumah tangga serta disemarakkan dengan hiburan flambe, fashion show, dan penampilan seni lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pengolahan makanan, promosi digital, serta tumbuhnya komunitas kreatif kuliner lokal. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat terbukti mampu mendorong inovasi produk, memperkuat identitas kuliner daerah, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa wisata.References
Auliya, A., & Mona, N. (2020). Pengembangan kreativitas kuliner sebagai elemen daya tarik wisata Kota Depok. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(3), 189–192.
https://doi.org/10.31219/osf.io/tx7md.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Agam. (2025). Agam dalam angka 2025. BPS Kabupaten Agam.
Hakim, I. N., & Hamidah, S. (2021). Peran kuliner tradisional dalam mendukung pemajuan kebudayaan di destinasi pariwisata prioritas Yogyakarta. Mozaik Humaniora, 21(2), 193–208. https://doi.org/10.20473/mozaik.v21i2.29444.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2021). Pengembangan desa wisata berbasis digital dan kreatif. Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2025. Bappenas.
Novia Andriani, N. (2016). Peran wisata kuliner sebagai bentuk pengembangan citra destinasi kota Bandung. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3619822.
Pemerintah Nagari Maninjau. (2019). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari (RPJM) Maninjau 2019–2025. Pemerintah Nagari Maninjau.
Simatupang, T., & Lubis, M. (2022). Inovasi kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata budaya: Studi kasus UMKM di Sumatera Barat. Jurnal Pengembangan Pariwisata Indonesia, 14(2), 87–99. https://doi.org/10.24843/JUMPA.2022.v14.i2.p4.
Susilowati, H., dkk. (2022). Kinerja Bisnis UMKM di Era Digital. Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Tasrif, E., Yuliana, Y., Asnur, L., Tasrif, N., & Naserd, Y. F. (2025). KKN-PPM UNP: Pemberdayaan pemuda dalam pengembangan wisata Nagari Maninjau berbasis teknologi informasi. Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(3), 213–222. https://doi.org/10.24036/sb.06050.
Winara, B., & Yuliana. (2023). Produk kuliner unggulan Desa Wisata Maninjau Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi, 4(2), 288–297. https://doi.org/10.24036/jptbt.v4i2.9031.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuliana Yuliana, Alia Gishyanti, Ersa Rahma Wardani, Aulia Canda Nurfita, Fatimah Azzahra, Wan Jelita, Indri Meilani, Fadhillah Adinda Ghasani, Wirhamni Wirhamni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










