ANALISIS SWOT DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL HIJRAH 2 DELI SERDANG

Authors

  • Mutiara Murni Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ramadhan Wahyudi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Evi Bunga Lestari Hitte Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Selvina Rahmi Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Eti Hanifah Tamba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Habibah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Salim Salim Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.53921

Keywords:

Sekolah Islam Terpadu, Observasi PLP 1, Manajemen Sekolah, Kualitas Pembelajaran, Sarana Prasarana

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan tantangan Sekolah Islam Terpadu (SIT) melalui studi kasus di SD IT Al Hijrah 2 Deli Serdang berdasarkan hasil observasi PLP 1. Kajian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang kualitas manajemen sekolah, proses pembelajaran, sarana prasarana, serta kultur pendidikan yang terbangun dalam lingkungan sekolah Islam terpadu di daerah berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen utama. Data dianalisis secara tematik untuk memetakan aspek-aspek strategis yang menjadi kekuatan maupun kelemahan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki sejumlah keunggulan, antara lain implementasi program multibahasa (Indonesia, Arab, Inggris), program tahfiz Al-Qur’an dengan target dua juz, pendampingan hafalan oleh dua guru tahfiz di setiap kelas, serta ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang tergolong lengkap. Namun demikian, ditemukan pula beberapa kelemahan seperti penggabungan ruang kepala sekolah dengan ruang tata usaha, ukuran UKS yang terlalu kecil, serta ketiadaan kantin dan koperasi sekolah. Selain itu, berbagai peluang pengembangan muncul dari potensi multilingual, kerja sama internasional, dan keunggulan fasilitas yang dapat menjadi nilai jual sekolah. Di sisi lain, ancaman muncul ketika kelemahan manajerial ruang dan keterbatasan fasilitas tertentu berpotensi menurunkan efektivitas layanan pendidikan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran utuh mengenai kondisi empiris SIT dan dapat menjadi dasar perbaikan bagi pengelola sekolah maupun referensi akademik terkait pengembangan model pendidikan Islam terpadu.

References

Abdullah, M., Oktavia, G., & Almasi, M. (2024). Improving students' ability to memorize the Qur’an: What strategies should teachers use? Khalifa: Journal of Islamic Education, 8(2), 94–106.

Abdurrahman, A. (2023). Implementasi budaya komunikasi pada proses belajar-mengajar pada kegiatan pengabdian masyarakat Desa Kutambelin. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(2), 33–42.

Ananda, R. (2015). Evaluasi pembelajaran. Medan: UIN Sumatera Utara Press.

Anwar, M. (2018). Pendidikan karakter pada sekolah Islam terpadu. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Fadillah, M. (2020). Manajemen kurikulum pada sekolah Islam terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fatma, D. (2024). Manajemen perubahan di sekolah unggul. Hijri: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Keislaman, 3(2), 1–10.

Hasan, M., & Farida, L. (2024). Efektivitas program multibahasa dalam meningkatkan kompetensi siswa SD di era digital. Journal of Linguistics and Language Teaching (JOLLT), 1(1), 17–21.

Irafany, F. N., dkk. (2025). Analisis teori dan referensi pembelajaran bilingual: Metode, teknik, strategi, evaluasi, dan aspek pembelajaran komprehensif. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10), 387–393.

Januariani, & Fitri, A. Z. (2023). Analisis manajemen pelayanan sekolah inklusi melalui pengamatan lingkungan faktor internal dan eksternal. Jurnal Inovatif, 9(2), 184–205.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2007). Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah/Madrasah. Jakarta: Depdiknas.

Kurniawan, C. (2014). Peranan koperasi sekolah sebagai pengembang keterampilan kewirausahaan siswa di SMK Ethika Palembang tahun ajaran 2013–2014. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 11(2), 36–47.

Majid, A. (2014). Pendidikan karakter perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2016). Manajemen pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Najib, K. H., & Afifi, S. N. (2022). Manajemen program tahfizh Al-Qur’an di sekolah menengah pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 218–231.

Nasution, W. N. (2022). Strategi pembelajaran dan integrasi teknologi di sekolah dasar: Sebuah kajian dari UIN Sumatera Utara. Medan: Pustaka Pendidikan.

Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sari, R. M., Zou, G., & Jie, L. (2023). The use of muraja’ah method in improving Qur’an memorization: Tahfiz Al-Qur’an. International Journal of Educational Narratives, 1(2), 74–85.

Siahaan, A. (2021). Manajemen pendidikan dan mutu pembelajaran di sekolah Islam. Medan: UIN Sumatera Utara Press.

Siahaan, A., & Suwandi. (2022). Manajemen perencanaan sarana dan prasarana di SMAN 1 Serbajadi Kabupaten Serdang Bedagai. Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 170–181.

Sirait, A. S. (2021). Manajemen sarana dan prasarana di SMP Nur Ihsan Medan Tembung (Skripsi). Repository UIN Sumatera Utara.

Siti Halimah, R. R. (2019). Hubungan antara kepemimpinan visioner kepala sekolah dan keinovatifan dengan efektivitas kerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 825–832.

Sujarwo, S. (2021). Kelayakan sarana prasarana sekolah dalam mendukung layanan peserta didik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 23–24.

Tuanany, N. J. (2025). Survei ketersediaan sarana prasarana sekolah berdasarkan standar Permendikbudristek. Proceedings Series of Educational Studies, 3(1).

UINSU. (2022). Pedoman praktik lapangan mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Medan: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Usman, M. U. (2010). Menjadi guru profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Harahap, M. M., Wahyudi, R., Hitte, E. B. L., Lubis, S. R., Tamba, E. H., Habibah, N., & Salim, S. (2025). ANALISIS SWOT DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL HIJRAH 2 DELI SERDANG. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(6), 6242–6251. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.53921