PEMBERDAYAAN OSPI DAN POSKESTREN DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2608

Keywords:

Pengetahuan, Pencegahan, Skabies, Poskestren, OSPI

Abstract

Hingga saat ini skabies masih sering terabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan yang umum di seluruh dunia. Cepatnya proses penularan dan ketidakpahaman masyarakat akan penyakit ini menimbulkan sulitnya pemberantasan scabies. OSPI (Organisasi Santri Pesantren Al-Ikhlas) dan Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) merupakan unit organisasi yang berada dibawah naungan Pesantren Modern Al-Ikhlas, kedua unit tersebut memiliki peran pada upaya peningkatan kesehatan santri. Penyakit yang sering menyerang santri ialah skabies, penyakit tersebut berkaitan kebersihan pribadi perorangan dan penyakit scabies merupakan penyakit yang dapat dicegah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan santri terkait scabies dan pencegahannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diketahui melalui evaluasi pre dan post test. Setelah dilakukan  pre test, penyuluhan dan post test, terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan dan terdapat hubungan yang signifikan. Pihak OSPI dan Poskestren kini telah memiliki pengetahuan terkait scabies dan pencegahannya sehingga telah dapat menyebarkan informasi lebih luas lagi kepada seluruh santri untuk melakukan pencegahan terjadinya skabies.

Author Biographies

Muh Fauzar Al Hijrah, Universitas Sulawesi Barat

Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat

Nurgadima Achmad Djalaluddin, Universitas Sulawesi Barat

Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat

Heriyati Heriyati, Universitas Sulawesi Barat

Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat

Abd Hamid, Universitas Sulawesi Barat

Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat

References

Aminah, P., Sibero, H. T., & Ratna, M. G. (2015). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian scabies. 4, 54–59.

Apriana, R. (2017). Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Scabies Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Yogyakarta Tahun 2017. Stikes Surya Global Yogyakarta

Birawa, A.B.P. (2007). Ilmu dan Aplikasi Bag 4 Pendidikan Lintas Bidang: Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Grasindo

Currie, B. J. (2015). ". Scabies and Global Control of Neglected Tropical Diseases." The New England Journal of Medicine.

Hilma, U. D. & Ghazali, L. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Mlangi Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (JKKI), 6(3), 148-157

Layya, I & Nasaruddin. (2016). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dalam Tatanan Rumah Tangga Berbasis Kerusakan Akibat Tsunami Di Wilayah Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmu Kebencanaan, 3(1), 19-26.

Maulana, H.D.J. 2009. Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pertiwi, A. M., Hapsari, Y., & Affarah, W. S. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Suspect Skabies pada Santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunung Sari Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015. Jurnal Kedokteran UNRAM, 6(2)

Rajaratenam, Sri Ganesh (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Osteoporosis pada Wanita Usila di Kelurahan Jati. Jurnal Kesehatan Andalas. 2014 : 3 (2).

Ratnasari A.F & Sungkar S. (2014). Prevalensi Skabies dan Faktor-faktor yang berhubungan di Pesantren X, Jakarta Timur.Prevalensi 7(1).

Downloads

Published

2021-11-14