PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI PUSKESMAS CIPAKU BOGOR SETELAH DIEDUKASI DENGAN PEMBERIAN INFORMASI OBAT

Authors

  • Silvi Nurafni Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Ana Lusina Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Efni Cintia Ulana Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.14858

Keywords:

Hipertensi, PIO, Obat

Abstract

Berdasarkan Laporan kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian tahun 2017 menjelaskan bahwa puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar adalah puskesmas yang telah menerapkan pemberian informasi obat (PIO) yang terdokumentasi. Pelayanan informasi obat harus benar, jelas, mudah dimengerti, akurat, tidak bias, etis, dan terkini sangat diperlukan dalam upaya penggunaan obat rasional oleh pasien. Informasi obat yang jelas akan berpengaruh pada pengetahuan dan kepatuhan pasien. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang pengobatan hipertensi dengan pemberian informasi obat dengan leaflet di Puskesmas Cipaku. Data dikumpulkan dari data primer berupa kuesioner yang akan diberikan sebelum pemberian PIO dan sesudah pemberian PIO dengan menggunakan leaflet. Hasil menunjukan bahwa sebelum dilakukan PIO dengan leaflet responden paling banyak dengan pengetahuan baik sebesar 47%. Namun setelah dilakukan PIO dengan leaflet responden dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 80%. Sehingga dapat disimpulkan Pemberian Informasi Obat (PIO) kepada pasien hipertensi dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pengobatan hipertensi sehingga diharapkan menghasilkan outcome terapi yang lebih optimal.

References

Adam L, 2019. Determinan Hipertensi Pada Lnjut Usia: Jambura Health and Sport Journal. Hlm 82-88.

Adrian K. M., 2013. Hubungan Antara Perilaku Olahraga Stres dan Pola Makan Tingkat Hipertensi pada Lanjut Usia Di Posyandu Lansia Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Jurnal Pomkes. Vol. 1, No. 2: Hlm 115-117.

Batubara, S. 2015. Hubungan Antara Penanganan Awal dan Kerusakan Neurologis Pasien Stroke di RSUD Kupang. Jurnal Keperawatan Soedirman. Banyumas : Universitas Jendral Soedirman.

Jajuk, Nur et al. 2016. Hubungan Jenis Kelamin dengan Intensitas Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lakbok Kabupaten Ciami: Mutiara Medika. Hlm 46-51.

[KEMENKES RI] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Profil Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kkokinos. 2009 PF, et al. 2009. Physical Activity in The Prevention and Management of High Blood Pressure. Hellenic J Cardiologym, vol: 50

Kurniawati., Widiatie, W. (2016). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Kepatuhan Diet pada Penderita Hipertensi. The Indonesian Journal of Health Science, 7 (1): 1-7.Lany Gunawan. 2001. Hipertensi : Tekanan darah tinggi. Yogyakarta: Percetakan Kanisius. Hlm. 7.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

[WHO] World Health Organization. 2019. World Hypertension Day 2019. [internet].https://www.who.int/cardiovascular_diseases/world-hypertension-day-2019/en. [24 Okt 2019].

Downloads

Published

2023-06-19

How to Cite

Nurafni, S. ., Lusina, A., & Ulana, E. C. . (2023). PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI PUSKESMAS CIPAKU BOGOR SETELAH DIEDUKASI DENGAN PEMBERIAN INFORMASI OBAT. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 3832–3836. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.14858

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.