Dampak Stress Terhadap Kesehatan Fisiologis Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan

Authors

  • Ivan Aditya Mileniawan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Depok, Jawa Barat
  • Imam Santoso Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Depok, Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.2895

Keywords:

Prisoners, Correctional Institutions, Stress, Physiological Health.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca sekaligus kepada peneliti mengenai dampak stress dari narapidana yang menjalani hukuman/pemidanaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan terhadap pengaruh kesehatan fisiologisnya. Dalam hal memperoleh data, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara, dan mengambil informasi/data melalui media bacaan seperti: peraturan perundang-undangan; artikel ilmiah; dan website. Pada pelaksanaan wawancara dengan narasumber, peneliti mengambil sampel beberapa narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko. Artikel ini membahas mengenai defisini stress, faktor penyebab stress narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, Dampak Stress terhadap kesehatan fisiologis narapidana, serta upaya/ solusi yang dilakukan untuk mengatasi stress. Adapun kesimpulan dari artikel ini adalah Stress akan berpengaruh kepada kesehatan fisiologis narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, adapun pengaruh tersebut yaitu menuju kepada sistem saraf pusat dan sistem endokrin, sistem pernapasan dan kardiovaskuler, serta sistem pencernaan dari seorang narapidana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Musradinur. (2016). Stres Dan Cara Mengatasinya Dalam Perspektif Psikologi. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 183–200. https://doi.org/10.22373/je.v2i2.815

Fachrezi, F. B., & Wibowo, P. (2020). Upaya Pemenuhan Hak Pelayanan Kesehatan Kepada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan. Widya Yuridika, 3(2), 363. https://doi.org/10.31328/wy.v3i2.1689

Salleh, M. R. (2010). Life Event, Stress and Illness. Journalism, 11(3), 369–373. https://doi.org/10.1177/1461444810365020

Darna, N., & Herlina, E. (2018). Memilih Metode Penelitian Yang Tepat: Bagi Penelitian Bidang Ilmu Manajemen. Jurnal Ilmu Manajemen, 5(1), 287–292. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/ekonologi/article/view/1359

Adamsson, A., & Bernhardsson, S. (2018). Symptoms that may be stress-related and lead to exhaustion disorder: A retrospective medical chart review in Swedish primary care. BMC Family Practice, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12875-018-0858-7

Schneiderman, N., Ironson, G., & Siegel, S. D. (2005). Stress and health: Psychological, behavioral, and biological determinants. Annual Review of Clinical Psychology, 1, 607–628. https://doi.org/10.1146/annurev.clinpsy.1.102803.144141

Gradus, J. L. (2017). Prevalence and prognosis of stress disorders: A review of the epidemiologic literature. Clinical Epidemiology, 9, 251–260. https://doi.org/10.2147/clep.s106250

Rajab, M. H., Gazal, A. M., & Alkattan, K. (2020). Challenges to Online Medical Education During the COVID-19 Pandemic. Cureus, 12(7), 1–11. https://doi.org/10.7759/cureus.8966

Nazaryadi, Adwani, & Ali, D. (2017). Pemenuhan Hak Kesehatan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Langsa, Aceh. 1(1), 157–168.

Downloads

Published

2021-11-17