Implementasi Penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita Studi Kualitatif di Puskesmas Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan Tahun 2022

Authors

  • Jumiriyam Buulolo Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
  • Heru Santoso Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
  • Dewi Bancin Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
  • Kesaktian Manurung Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
  • Jasmen Manurung Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
  • Mido Ester J. Sitorus Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.16652

Abstract

Puskesmas Lolowa’u merupakan salah satu Puskesmas yang mempunyai kasus gizi buruk pada balita, terdapat sebanyak 15 orang kasus gizi buruk di Puskesmas Lolowa’u pada tahun 2021. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui implementasi penanggulangan gizi buruk di Puskesmas Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Fokus penelitian pada aspek input, proses dan output pelaksanaan program penanggulangan gizi buruk. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi kejadian lapangan, dan observasi dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik sampling purposif. Dalam pelaksanaan penanggulangan gizi buruk terdapat beberapa kendala baik dari segi input, proses maupun outputnya yaitu petugas gizi yang kurang, sarana dan prasarana yang minim serta kesadaran masyarakat tentang masalah gizi yang kurang. Output menunjukkan masih banyak balita yang tidak diketahui status gizinya, serta cakupan pemberian tablet FE ibu hamil  dan vitamin A  balita yang masih rendah. Upaya perbaikan status gizi buruk balita dapat melalui penambahan petugas gizi di Puskesmas atau melatih tenaga kesehatan untuk terampil dalam melaksanakan tata laksana upaya perbaikan gizi balita misalnya dengan pemanfaatan bahan makanan lokal yang ada disekitar sebagai makanan pemulihan bagi balita gizi buruk.

Downloads

Published

2023-07-17

How to Cite

Buulolo, J., Santoso, H., Bancin, D. ., Manurung, K. ., Manurung, J. ., & Sitorus, M. E. J. . (2023). Implementasi Penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita Studi Kualitatif di Puskesmas Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan Tahun 2022. Jurnal Ners, 7(2), 917–931. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.16652