This is an outdated version published on 2022-02-17. Read the most recent version.

UPAYA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI URBAN FARMING DI DESA CIHIDEUNG ILIR KABUPATEN BOGOR

Authors

  • Ade Astri Muliasari Sekolah Vokasi IPB
  • Hidayati Fatchur R Sekolah Vokasi IPB University
  • Faranita Ratih L Sekolah Vokasi IPB University
  • Doni Sahat Tua Manalu Sekolah Vokasi IPB University

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v3i1.3635

Keywords:

Pemberdayaan, tanaman hias, sayuran, urban farming

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia menyebabkan dikeluarkannya kebijakan yang berpengaruh pada aktivitas kehidupan masyarakat. Salah satunya yaitu himbauan agar masyarakat tetap tinggal dan melakukan aktivitas dari rumah. Keterbatasan selama pandemic, menyebabkan masyarakat berpikir untuk keluar dari masalah terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Oleh karena itu, kegiatan tridharma perguruan tinggi diinisiasi berupa program pengabdian masyarakat dengan tema urban farming bertujuan untuk memecahkan masalah tersebut. Urban farming atau berkebun di rumah menjadi populer di tengah pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada meningkatnya permintaan terhadap tanaman hias dan sayuran. Pemanfaatan pekarangan rumah yang masih tersisa atau area rooftop, merupakan solusi berkebun di lahan yang terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan peserta yaitu ibu-ibu kader penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Tahapan pelaksanaan meliputi penjajakan potensi desa, koordinasi dengan perangkat desa, pelaksanaan praktik dan evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan melalui 1) pendidikan masyarakat, yaitu penyampaian materi yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran pada kader sebagai agen of change akan pentingnya urban farming dan pemanfaatan lahan pekarangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. 2) Pelatihan dan praktik demonstrasi, untuk menghasilkan keterampilan bercocok tanam. Berdasarkan hasil evaluasi program ini dapat dikatakan berhasil melihat antusiasme dari para peserta pada setiap materi yang disampaikan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.    

References

Abdurrohman, A., Arkasala, F.F., & Nurhidayah, N. 2021.Penerapan Konsep Urban Farming-Based Resilient City dalam Pengembangan Kota yang Berketahanan Pangan di Kota Surakarta. Jurnal Desa-Kota, 3 (2), 162-170

Badan Pusat Statistik. (2021). Kabupaten Bogor dalam Angka. Bogor: BPS Kabupaten Bogor. Diunduh dari: https://bogorkab.bps.go.id/publication/2021/02/26/c361561d89727c82e04e856a/kabupaten-bogor-dalam-angka-2021.html

Giddens, A. (2011). The Constitution of Society: Teori Strukturasi untuk Analisa Sosial. Yogyakarta: Pedati

Junainah, W., Kanto, S., Soenyono. (2016). Program Urban Farming Sebagai Model Penanggulangan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan. Wacana, Vol. 19, No. 3 (2016)

Supardan, D. (2008). Pengantar Ilmu Sosial. Jakarta: Bumi Aksara

Syukur, M. (2021). Prof. M Syukur Pakar IPB University Paparkan Penyebab Harga Cabai Melonjak. Diunduh dari: https://bogorupdate.com/bogor-raya/prof-m-syukur-pakar-ipb-university-paparkan-penyebab-harga-cabai-melonjak/

Purwasih, R., Evahelda, Agustina, F., Pranoto, Y.S. 2019. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budi daya sayuran secara hidroponik di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 5 (3), 195-201

Downloads

Published

2022-02-17

Versions

How to Cite

Muliasari, A. A., Hidayati Fatchur R, Faranita Ratih L, & Doni Sahat Tua Manalu. (2022). UPAYA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI URBAN FARMING DI DESA CIHIDEUNG ILIR KABUPATEN BOGOR . Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 171–177. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i1.3635