PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CEREAL-C (CENTRAL LEARNING ENGLISH AND LEARNING CHARACTER)

Authors

  • Rosi Kumala Sari Universitas Putra Indonesia YPTK
  • Desi Andriani Universitas Putra Indonesia YPTK

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2578

Keywords:

Belajar Bahasa Inggris, Belajar Karakter

Abstract

Pandemi Covid-19 telah merubah proses pendidikan dunia. Guru tidak dapat bertatap muka langsung dengan anak didik. Dibatasinya ruang tatap muka antara siswa dan guru, membuat proses pendidikan hanya fokus terhadap transfer ilmu, dan sulit melakukan pendidikan karakter kepada siwa.  Hal ini mengakibatkan munculnya karakter negatif  siswa.  Fenomena ini menuntut adanya pendidikan  berkarakter secara konsisten yang dapat membina karakter siswa. Hal ini menjadi latarbelakang diadakannya pusat latihan Bahasa Inggris yang diintegrasikan dengan pendidikan karakter CEREAL-C(Central Reading English and Learning  Character). Pelatihan ini dilaksanakan secara rutin 2 kali dalam seminggu selama 4 bulan. Disamping tatap muka,  siswa dibekali dengan buku kontrol karakter. Dalam pengisian buku ini, siswa dibimbing orang tua setiap harinya. Buku ini berisi tentang latihan sikap seperti disipin, bertanggung jawab, menghormati orang disekitar dan peduli lingkungan.  Terlibatkan orang tua dalam pengisian buku kontrol karakter agar dapat memonitor perkembangan karakter anak ketika melakukan aktivitas di rumah. Kemudian tim PKM juga memberikan poster-poster karakter kepada masing-masing siswa unuk memotivasi perubahan karakter positif siswa. Selanjutnya reward yang konsisten diberikan oleh tim PKM agar siswa mendapat penguatan untuk selalu mempertahankan karakter positif yang siswa lakukan. Pengabdian ini sangat mendapat sambutan baik dari orang tua. Para orang tua juga menyatakan program ini dapat membimbing siswa menguasai bahasa Inggris dasar dengan baik dan memperbaiki karakter siswa perlahan-lahan. Dari pelaksanaaan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa siswa sangat membutuhkan  tatap muka dengan guru untuk  dalam proses pembelajran. Baik dari segi transfer ilmu maupun dalam mendidik karakter siswa. Kemudian kerja sama antara guru dengan orang tua sangat dibutuhkan untuk mendorong keberhasilan siswa, baik dari segi keilmuan dan segi karakter. Selanjutnya, kemajuan keterampilan siswa selama mengikuti PKM melalui program CEREAL-C dari dosen UPI (YPTK) adalah bervariasi, dari 27 orang siswa, sebanyak 7 orang dapat meningkatkan skill bahasa Ingggris dengan sangat baik, 12 orang baik dan 8 orang cukup baik. 

Author Biographies

Rosi Kumala Sari, Universitas Putra Indonesia YPTK

Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Putra Indonesia YPTK

Desi Andriani, Universitas Putra Indonesia YPTK

Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Putra Indonesia YPTK

References

Hamalik, Oemar. 2001. Proses belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara Irawati, Istiadi, 2005. Agarhadiah dan Hukuman Eektif. Jakarta: Pustaka Inti Prayitno, Iwan. 2004. Anakku Penyejuk Hatiku. Bekasi: Pustaka Tarbituna

Pardiyono. 2009. Pasti Bisa Teaching Genre Based Speaking. Yogyakarta: Andi Offset Davies, Paul. 2007. Succes in English Teaching. Oxford: Oxford University Press

Harmer, Jeremy. 2007. How to Teach English. China:Stenton Associates, Saffron Welden, Essex, UK

Kemendiknas. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional

Downloads

Published

2021-11-13

How to Cite

Sari, R. K., & Andriani, D. (2021). PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CEREAL-C (CENTRAL LEARNING ENGLISH AND LEARNING CHARACTER). Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 751–760. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2578