PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS PEMBANTU DESA BUMI PRATAMA MANDIRA

Authors

  • Leni Wijaya STIKES Mitra Adiguna Palembang
  • Anita Simaibang STIKES Mitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25630

Keywords:

Hipertensi, Terapi Komplementar, Rebusan Daun Alpukat

Abstract

Penggunaan obat tradisional untuk hipertensi dewasa ini semakin banyak diminati sebagai terapi non farmakologi untuk mendampingi diet hipertensi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan adalah rebusan daun alpukat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan pemberian terapi komplementer rebusan daun alpukat terhadap penurunan hipertensi pada lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi.  Hasil sebelum diberikan terapi komplementer rebusan daun alpukat rerata tekanan darah sistolik yaitu 143,90 dan rerata tekanan darah diastolik yaitu 92,20 dan sesudah diberikan terapi komplementer rebusan daun alpukat yaitu 132,00 dan rerata tekanan darah diastolik sesudah diberikan terapi komplementer rebusan daun alpukat yaitu 82,33. Diharapkan pihak puskesmas agar dapat mempertimbangkan terapi komplementer rebusan daun alpukat sebagai salah satu alternatif pengobatan non farmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

References

American Heart Association (AHA), (2014). Heart Disease and Stroke Statistics. AHA Statistical Update, p. 205

Anggorowati, Dwi A; Gita, Priandini; Thufail. (2016). Potensi Daun Alpukat (Persea americana, Mill.) Sebagai Minuman Teh Herbal Yang Kaya Antioksidan. Jurnal Industri Inovatif. Vol (6), No (1). Hal: 1-7.

Andareto, O. (2015). Apotik Herbal di Sekitar Anda solusi pengobatan 1001 penyakit secara alami sehat tanpa efek samping. Jakarta: Pustaka Ilmu Semesta.

Ahmed, Y. R., Sc, M., Hanfy, H. M., Ph, D., Kamal, W. M., & Ph, D. (2019). The Effect of Isometric Hand Grip on Blood Pressure in Post Menopausal Hypertension. Med. J. Cairo Univ, 87(5), 2685–2691. https://doi.org/10.21608/MJCU.2019.58501

Chotimah, Indira. (2019).Gambaran Fungsi. Manajemen Program Promotif Dan Preventif Penatalaksanaan Hipertensi UPTD Puskesmas Gang Aut Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No.4

Depkes RI. (2016). Pharmaceutical Care untuk Hipertensi, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Friska, B. et al. (2020) . The Relationship Of Family Support With The Quality Of Elderly Living In Sidomulyo Health Center Work Area In Pekanbaru Road. Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), pp. 1–8.

Iin Ernawati. (2020). Management terapi pada penyakit degeneratif (diabetes mellitus dan hipertensi) : mengenal, mencegah dan mengatasi penyakit degeneratif (diabates mellitus dan hipertensi). Gresik : Graniti.

Ishak Fifi. (2022). Pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. The Indonesian Journal of Health Promotion. Vol. 5 No.5

Infodatin Kemenkes RI. (2017). Hipertensi. Jakarta.Kementrian Kesehatan RI

Laili Noor., dan Soviana, E. (2018). Asupan Kalium , Serat dan Tekanan Darah pada Pegawai Laki-Laki Bukan Perokok Potassium Intake , Dietary Fiber and Blood Pressure on Male Nonsmokers Employees Production Line in PT . Dewa Prabu Surakarta. Media Publikasi Penelitian, 15(1), 20.

Lestari Wiwis. (2022). Pengaruh rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar. Jurnal Kesehatan Tambusia Vol. 3 No.2

Mawaddah, N. (2020). Peningkatan Kemandirian Lansia Melalui Activity Daily Living Training Dengan Pendekatan Komunikasi Terapeutik Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Nurul. Hospital Majapahit, 12(1), 32– 40

Melinda Chelin. (2021). Penerapan rebusan air daun alpukat untuk menurunkan tekanan darah pada Hipertensi di RT 005 RW 012 Desa Karangnunggal. Jurnal Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.

Mustika, I. W. (2019). Buku Pedoman Model Asuhan Keperawatan Lansia Bali Elderly Care (BEC). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Notoatmodjo Soekidjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oktora, S. P. D., & Purnawan, I. (2018). Pengaruh Terapi Murottal terhadap Kualitas Tidur Lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap. Jurnal Keperawatan Soedirman,11(3),168

Plantamor (2012). Informasi Spesies Tanaman Alpukat. http://www.plantamor.com.

Profil Puskesmas Pembantu Desa Bumi Pratama Mandira tahun 2023.

Putu Widiana Putra (2020). Pengaruh Rebusan Daun Alpukat Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rendang.

Setyawan Budi Annaas. (2018). Pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol. 6 No.1

Stefani, L., Mascherini, G., Tosi, B., & Galanti, G. (2019). Hypertension today: Role of sports and exercise medicine. Journal of Hypertension And Cardiology, 2(4), 20–27. https://doi.org/10.14302/issn.2329

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

World Health Oranization (WHO). (2019). A Global Brief On Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Crisis. Switzerland. WHO.

Yonata. (2016). Hipertensi sebagai Faktor Pencetus Terjadinya Stroke, Vol. 5, no. 3.

Downloads

Published

2024-02-02

How to Cite

Wijaya, L. ., & Simaibang, A. . (2024). PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS PEMBANTU DESA BUMI PRATAMA MANDIRA . Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1806–1811. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25630