EDUKASI ORANG TUA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PERBAIKAN POLA MAKAN, POLA ASUH & SANITASI DI RA NAFISA KENDAL SIDODADI SUKOSEWU

Authors

  • Dwi Agung Susanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro
  • Siti Patonah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro
  • Rahmawati Rahmawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro
  • Fidrotin Azizah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25435

Keywords:

Stunting, Nutrition, Intervention

Abstract

Masalah anak pendek (stunting) merupakan salah satu permasalahan gizi yang dihadapi di dunia, khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal sehingga perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan mental. Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai. Di Indonesia, berdasarkan Riskesdas 2013 terjadi peningkatan anak stunting dari 36,8% pada tahun 2010 menjadi 37,2% pada tahun 2013. Selama 20 tahun terakhir, penanganan masalah stunting sangat lambat. Secara global, persentase anak-anak yang terhambat pertumbuhannya menurun hanya 0,6 persen per tahun sejak tahun 1990. WHO mengusulkan target global penurunan kejadian stunting pada anak dibawah usia lima tahun sebesar 40 % pada tahun 2025, namun diprediksikan hanya 15-36 negara yang memenuhi target tersebut.

References

Budiastutik, I., & Rahfiludin, M. Z. (2019). Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara

Berkembang. Amerta Nutrition, 3(3), pp. 122–129.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018. Kementrian Kesehatan

Republik Indonesia.Jakarta.

(2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementrian Kesehatan

Republik Indonesia.Jakarta.

(2019). Studi Status Gizi Balita. Balitbangkes Kemenkes RI, Jakarta.Kemenkes RI. (2019b). Studi Status Gizi Balita. Balitbangkes Kemenkes RI, 2020, 40.

Sekretariat Wakil Presiden, R. I. (2017). 100 Kabupaten/Kota Priotitas Untuk Intervensi Anak

Kerdil (Stunting) (T. N. P. P. TNP2K (Ed.); 6th ed.).

Downloads

Published

2024-01-30

How to Cite

Susanti, D. A. ., Patonah, S. ., Rahmawati, R., & Azizah, F. . (2024). EDUKASI ORANG TUA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PERBAIKAN POLA MAKAN, POLA ASUH & SANITASI DI RA NAFISA KENDAL SIDODADI SUKOSEWU. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1666–1668. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25435