This is an outdated version published on 2023-02-10. Read the most recent version.

PENGEMBANGAN KAMPUNG TEMATIK DI KELURAHAN WONOSARI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG

Authors

  • Aini Indriaih Universitas Terbuka
  • Yuli Haryati Universitas Terbuka
  • Sri Sumiyati Universitas Terbuka
  • Ismartoyo Ismartoyo Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.12201

Keywords:

Pengabdian Kepada Masyarakat, Destinasi Wisata Kuliner, Olasi

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat Nasional ini merupakan tahun kedua, dimana tahun pertama telah dilaksanakan dengan berhasil. Pengabdian kepada masyarakat sebelumnya mengangkat tema pengembangan Kampung Tematik yang merupakan salah satu inovasi untuk mengatasi permasalahan pemenuhan kebutuhan dasar utamanya pada peningkatan kualitas lingkungan rumah tinggal warga miskin dan prasarana dasar permukiman. Kampung Tematik merupakan titik sasaran dari sebagian wilayah Kelurahan yang dilakukan perbaikan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: mengubah lokasi kumuh menjadi tidak kumuh/peningkatan/perbaikan kondisi lingkungan, peningkatan penghijauan wilayah yang intensif, pelibatan partisipasi masyarakat secara aktif, mengangkat potensi sosial dan ekonomi masyarakat setempat (pemberdayaan). Tim mengusulkan kelanjutannya dengan mengangkat tema Pengembangan destinasi wisata kuliner berbasis Olahan singkong.   Pengembangan kampung tematik dan wisata kuliner Olasi di kelurahan Wonosari Kota Semarang ini, bertujuan membantu masyarakat mengangkat potensi lokal yang berbasis olahan singkong (OLASI). Masyarakat mitra khususnya RT 02 RW 06 telah memilki kegiatan dengan mengangkat olahan singkong sebagai makanan yang bernilai jual. Dengan kegiatan PkM nasional ini tim memberikan pelatihan dan pendampingan dengan harapan meningkatkan sosial ekonomi masyarakat Wonosari, dengan mempersiapkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner.

References

Departemen Pertanian. 2001. Rencana Strategis dan Program Kerja Pembangunan Ketahanan PanganTahun 2001-2004. Badan Bimas Ketahanan Departemen Pertanian. Jakarta.

Hariyadi, Selamet. 2014. Pekarangan Sumber Gizi Keluarga. Badan ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Diunduh dari http://bkp.ntbprov.go.id/berita-165-pekarangan-sumber-gizi-keluarga.html

Kementerian Pertanian. 2012. Laporan Kinerja Kementerian Pertanian Tahun 2011. KementerianPertanian. Jakarta.

Kementerian Pertanian. 2011. Pedoman Umum Model Kawasan Rumah Pangan Lestari. KementerianPertanian. Jakarta.

Nurhidayati, S. E. 2013. Potensi wisata makanan (food tourism). http://endah-parwis-vokasi.web.unair.ac.id/artikel_detail-70449-Artikel-Potensi%20Wisata%20Makanan%20(food%20tourism).html. [Diakses tanggal 11 September 2021].

Pengerang, MP. 2013. Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Keluarga. Diunduh dari http://budidayaagronomispertanian.blogspot.co.id/2013/06/optimalisasipemanfaatan-lahan.html

Rajiman, 2014. Pola Pemanfaatan Lahan Pekarangan. Diunduh dari http://stppyogyakarta.ac.id/wp-content/uploads/2014/10/RJ-Pola-Pemanfaatan-Pekarangan.pdf

UNS, 1982. Manfaat Pekarangan. Materi Kursus Karang Taruna Jebres, Surakarta.

Published

2023-02-09 — Updated on 2023-02-10

Versions

How to Cite

Indriaih, A., Haryati, Y. ., Sumiyati, S. ., & Ismartoyo, I. (2023). PENGEMBANGAN KAMPUNG TEMATIK DI KELURAHAN WONOSARI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 243–248. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.12201 (Original work published February 9, 2023)