PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI DUSUN I DESA TALIKUMAIN KABUPATEN ROKAN HULU

Raviola Ola

Abstract


Perilaku merupakan respon individu terhadap suatu stimulus atau suatu tindakan. Di Dusun I Desa Talikumain banyak masyarakat yang kehilangan gigi namun tidak diganti dengan gigi tiruan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku masyarakat tentang pentingnya pemakaian gigi tiruan di Dusun I Desa Talikumain Kecamatan Tambusai Tengah Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi masyarakat di Dusun I Desa Talikumain 547 orang dan sampel 85 orang. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling (proportional random sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak memakai gigi tiruan berjumlah 78 orang (91.8%), umur responden kategori lansia awal dengan jumlah 27 orang (31.8%), jenis kelamin responden perempuan berjumlah 58 orang (68.2%), pendidikan responden SD berjumlah 37 orang (41.2%), pekerjaan responden petani 41 orang (48.2%), pengetahuan responden baik 60 orang (70.6%), sikap responden baik 48 orang (56.4%) dan tindakan responden baik 45 orang (52.9%). Diharapkan kepada institusi kesehatan masyarakat di Dusun I Desa Talikumain dapat diadakan sosialisasi masyarakat untuk menambah pengetahuan yang lebih baik lagi agar masyarakat yang awalnya tidak mau menggunakan gigi tiruan menjadi ingin memakai gigi tiruan.

Keywords


Perilaku, gigi tiruan

Full Text:

PDF

References


A.Wawan dan Dewi, (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: NuhaMedika

Achmadi.U.F.(2013). Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT RajaGrafindoPersada

Chairunnisa dkk. (2017). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Kehilangan Gigi Dan Pemakaian Gigi Tiruan Di Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh. http:www.jim.unsyiah.ac.id/JCD/articl e/viewFile/5683/2349 [internet] diakses November 2019.

Gunandi, H.A.dkk. (1991). Buku Ajar Ilmu Geligi Tiruan Sebagian Lepasan Jilid I. Jakarta: Hipokrates

Martono N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder.

Jakarta:PTRajaGrafindoPersada

Monalisa. (2018). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Pemakain Gigi Tiruan Di Desa Bandur Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Tahun 2018. Disertai tidak diterbitkan. Program D III Teknik Gigi. Pekanbaru

Notoatmodjo, Soekidjo (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: RinekaCipta.

Notoatmodjo, Soekidjo (2010). Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. Jakarta:RinekaCipta

Situni J.L. (2013). Identifikasi Faktor Penghambat Seseorang Menggunakan Gigi Tiruan. Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. [internet] http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/e gigi/article/download/3212/2753

Wiratna V.S. (2014). Metode Penelitian. Yogyakarta:PUSTAKABARUPRESS




DOI: https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i1.617

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 raviola ola

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2623-1581(Online) and ISSN 2623- 1573 (Print)
Editorial Address : 
Departement of Public Health
Faculty of Health Sciences University of Pahlawan Tuanku Tambusai
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Contact Us :
085271651482 (Lira)
Email : prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com