EPIDURAL HEMATOMA PADA LAKI-LAKI 47 TAHUN : STUDI KASUS

Authors

  • Suandy Suandy Department of Medicine, Faculty of Medicine and Dentistry, Universitas Prima Indonesia
  • Susanto Susanto Department of Medicine, Faculty of Medicine and Dentistry, Universitas Prima Indonesia
  • Agasy Gideon Admiral Sagala Department of Medicine, Faculty of Medicine and Dentistry, Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56872

Keywords:

cedera kepala, epidural hematoma, kraniotomi, trauma kepala

Abstract

Epidural hematoma (EDH) merupakan salah satu jenis perdarahan intrakranial yang terjadi akibat akumulasi darah pada ruang epidural antara dura mater dan tulang tengkorak, yang umumnya disebabkan oleh trauma kepala. Kondisi ini merupakan keadaan gawat darurat dalam praktik bedah saraf karena dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial secara cepat dan berpotensi menimbulkan herniasi serebri apabila tidak segera ditangani. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis, temuan radiologis, serta penatalaksanaan pada pasien dengan epidural hematoma. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data klinis pasien secara longitudinal yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta tatalaksana yang diberikan selama perawatan. Dilaporkan seorang laki-laki usia 47 tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat dengan keluhan penurunan kesadaran setelah mengalami trauma kepala akibat terjatuh saat mengecat dinding rumah. Pemeriksaan klinis menunjukkan nilai Glasgow Coma Scale 7 (E1M3V3) dengan anisokor pada kedua pupil. Pemeriksaan CT-scan kepala tanpa kontras menunjukkan adanya lesi hiperdens berbentuk bikonveks pada regio temporoparietal yang konsisten dengan epidural hematoma, disertai fraktur tulang tengkorak dan pergeseran garis tengah lebih dari 5 mm yang menandakan adanya efek massa intrakranial. Berdasarkan temuan tersebut, pasien didiagnosis dengan cedera kepala berat disertai epidural hematoma dan dilakukan tindakan kraniotomi dengan evakuasi hematoma. Diagnosis yang cepat melalui evaluasi klinis dan pemeriksaan radiologis serta intervensi bedah yang tepat waktu sangat penting dalam mencegah komplikasi neurologis yang berat dan meningkatkan luaran klinis pada pasien dengan epidural hematoma.

References

Arifin, Z., Tjahjadi, M., Faried, A., & Sutiono, A. B. (2012). Atlas operasi ilmu bedah saraf : perdarahan epidural dan fraktur kompresi tengkorak. Jakarta : Sagung Seto.

Astuti, D. (2024). Utilization of Primary Health Care Under Indonesia’s National Health Insurance: Benefits and Constraints. Journal of Multidisciplinary Digital Health, 14(2), 98-109. https://doi.org/10.1016/j.jmdh.2024.05.002

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Budiyanti,R.T., Sriatmi,A., & Jati,S.P. (2020). Buku Ajar Kebijakan Kesehatan: Implementasi Kebijakan Kesehatan. UNDIP Press.

Haq, N. U., Ahmed, A., Ali, M., Ishaq, M., Ullah, S., Mehdi, W., & Mehtaabudin. (2021). Surgical Management of Traumatic Epidural Hematomas. Pakistan Journal of Medical & Health Sciences, 15(7), 1525–1526.

Hawryluk, G., Rubiano Escobar, A., Totten, A., O’Reilly, C., Ullman, J., Bratton, S., Chesnut, R., Harris, O., Kissoon, N., Shutter, L., Tasker, R., Vavilala, M., Wilberger, J., Lumba, A., & Ghajar, J. (2020). Guidelines for the Management of Severe Traumatic Brain Injury: 2020 Update of the Decompressive Craniectomy Recommendations. Neurosurgery, 87. https://doi.org/10.1093/neuros/nyaa278

Khairat, A., Margetis, K., & Waseem, M. (2025). Epidural Hematoma. StatPearls.

Pereira, C. U., Júnior, J. F. de S., Pinto, A. B. P. B., Oliveira, D. M. da P., & Silveira, S. P. P. (2025). Prognostic factors in intracranial epidural hematoma: lessons learned. Latin Neurosurgery, (1), 1–10.

Pisică, D., Volovici, V., Yue, J. K., van Essen, T. A., den Boogert, H. F., Vande Vyvere, T., Haitsma, I., Nieboer, D., Markowitz, A. J., Yuh, E. L., Steyerberg, E. W., Peul, W. C., Dirven, C. M. F., Menon, D. K., Manley, G. T., Maas, A. I. R., & Lingsma, H. F. on behalf of T. C.-T. P. and I. (2024). Clinical and Imaging Characteristics, Care Pathways, and Outcomes of Traumatic Epidural Hematomas: A Collaborative European NeuroTrauma Effectiveness Research in Traumatic Brain Injury Study. Neurosurgery, 95(5). https://journals.lww.com/neurosurgery/fulltext/2024/11000/clinical_and_imaging_characteristics,_care.5.aspx

Rudyanto, D. F. L. D., Patongai, F. M. R., & Suharmato, S. (2023). Epidural Hematoma pada Laki-Laki 29 Tahun . Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan Dan Agromedicine, 10(2).

Winn, H. R. (2022). Youmans and Winn Neurological Surgery (8th ed.). Elsevier.

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Suandy, S., Susanto, S., & Sagala, A. G. A. (2026). EPIDURAL HEMATOMA PADA LAKI-LAKI 47 TAHUN : STUDI KASUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 1075–1081. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56872

Issue

Section

Articles