PARESE NERVUS OCULOMOTOR AKIBAT MASSA PADA AREA INTRASELLA : CASE REPORT

Authors

  • Agla Awal Nursalim Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia
  • Hari Andang Sasangko Departemen Syaraf RSUD K.H Idham Chalid Ciawi, Bogor, Indonesia
  • Octavia Dwi Wahyuni Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56801

Keywords:

adenoma pituitary, massa intersella, parese nervus oculomotor

Abstract

Parese nervus okulomotor (CN III) merupakan gangguan neurologis yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi intrakranial, termasuk lesi pada area sinus kavernosus dan sella turcica. Salah satu penyebabnya adalah massa pada area intrasella, seperti adenoma pituitari. Adenoma pituitari merupakan tumor intrakranial yang relatif sering ditemukan dan dapat menimbulkan gejala akibat efek massa terhadap struktur di sekitarnya, termasuk gangguan saraf kranial dan gangguan lapang pandang. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis parese nervus okulomotor yang disebabkan oleh massa pada area intrasella. Seorang laki-laki usia 43 tahun datang dengan keluhan kelopak mata sulit terbuka, gangguan pergerakan bola mata, nyeri kepala, dan kebas pada wajah. Pemeriksaan neurologis menunjukkan adanya ptosis serta penurunan lapang pandang. Hasil MRI kepala non kontras menunjukkan gambaran massa intrasella dengan kemungkinan microadenoma pituitari. Pasien mendapatkan terapi simptomatik dan direncanakan evaluasi hormon serta rujukan ke bedah saraf untuk penatalaksanaan lebih lanjut. Massa pada area intrasella, seperti adenoma pituitari, dapat menimbulkan gejala neurologis berupa parese nervus okulomotor dan gangguan lapang pandang akibat efek penekanan struktur sekitarnya. Identifikasi dini melalui evaluasi klinis dan pemeriksaan penunjang sangat penting untuk menegakkan diagnosis dan menentukan tatalaksana yang tepat.

References

Agus, R.R., & Ismawati, R. (2018). Pengaruh Substitusi Ubi Jalar Kuning, Isolat Protein Kedelai, dan Tepung Daun Kelor Terhadap Kandungan Gizi serta Daya Terima Mi Instan. Jurnal Media Gizi Indonesia, 13(2): 108-116. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i2.108-116

Alristina, A. D., et al. (2023). Formulation of Snack Bar Based on White Mussel as TFA (Therapeutic Food for Anemia) to Improve Adolescents Nutrition. Food ScienTech Journal, 5(1): 60-70. https://doi.org/10.33512/fsj.v5i1.17330

Anggryni, Meri., et al. (2021). Faktor Pemberian Nutrisi Masa Golden Age dengan Kejadian Stunting pada Balita di Negara Berkembang. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2): 1764-1776. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.967

BPOM. 2016. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Acuan Label Gizi. Jakarta.

BPOM. 2016. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan. Jakarta.

Budiani, D.R., et al. (2020). Buku Saku: Pemanfaatan Tepung Daun Kelor sebagai Komponen Makanan Pendamping ASI (MPASI) Padat Nilai Gizi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Chairunnisa, E., Kusumastuti, A.C., & Panunggal, B. (2018). Asupan Vitamin D, Kalsium dan Fosfor pada Anak Stunting dan Tidak Stunting Usia 12-24 Bulan di Kota Semarang. Universitas Diponegoro, Semarang.

Drummond, J. B., Ribeiro-Oliveira Jr, A., & Soares, B. S. (2022). Non-functioning pituitary adenomas. Endotext [internet].

Kim, H. J., Kim, H. J., Choi, J. Y., Yang, H. K., Hwang, J. M., & Kim, J. S. (2024). Etiological distribution of isolated oculomotor nerve palsy: analysis of 633 patients and literature review. European Journal of Neurology, 31(6), e16261.

Kuybu O, Dossani RH. Cavernous Sinus Syndromes. [Updated 2023 Jul 17]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532976/

Lubomirsky B, Jenner ZB, Jude MB, Shahlaie K, Assadsangabi R, Ivanovic V. Sellar, suprasellar, and parasellar masses: Imaging features and neurosurgical approaches. Neuroradiol J. 2022 Jun;35(3):269-283. doi: 10.1177/19714009211055195. Epub 2021 Dec 2. PMID: 34856828; PMCID: PMC9244752.

Modi P, Arsiwalla T. Cranial Nerve III Palsy. [Updated 2023 Jul 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK526112/

Molitch, M. E. (2017). Diagnosis and treatment of pituitary adenomas: a review. Jama, 317(5), 516-524.

Persani, L., Lania, A., & Beck-Peccoz, P. (2025). Thyrotropin-Secreting Pituitary Adenomas. In Endotext [Internet]. MDText. com, Inc.

Petersenn, S., Fleseriu, M., Casanueva, F. F., Giustina, A., Biermasz, N., Biller, B. M., Melmed, S. (2023). Diagnosis and management of prolactin-secreting pituitary adenomas: a Pituitary Society international Consensus Statement. Nature Reviews Endocrinology, 19(12), 722-740.

Russ, S., Anastasopoulou, C., & Shafiq, I. (2023). Pituitary adenoma. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.

Shafiq, I., & Anastasopoulou, C. (2025). Pituitary Adenoma. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Tritos, N. A., & Miller, K. K. (2023). Diagnosis and Management of Pituitary Adenomas: A Review. JAMA, 329(16), 1386–1398. https://doi.org/10.1001/jama.2023.5444

Vasenwala, S., Ansari, H., Basari, R., & Srivastava, V. (2014). Pituitary adenoma: A case report with special emphasis on approach to diagnosis. Clinical Cancer Investigation Journal, 3(3-2014), 264-267.

Waqar F, Arif A, Muazzam A, Khan A. (2023). Pituitary Adenoma With Apoplexy Presenting As Unilateral Third Nerve Palsy. Cureus. 2023 Jun 17;15(6):e40555. doi: 10.7759/cureus.40555. PMID: 37465780; PMCID: PMC10351210.

Downloads

Published

2026-04-05

How to Cite

Nursalim, A. A., Sasangko, H. A., & Wahyuni, O. D. (2026). PARESE NERVUS OCULOMOTOR AKIBAT MASSA PADA AREA INTRASELLA : CASE REPORT. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 1006–1011. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56801

Issue

Section

Articles