HUBUNGAN PENGETAHUAN LEUKOREA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE MAHASISWI KEPERAWATAN UNAI

Authors

  • Fitri Sabatri Aritonang Universitas Advent Indonesia
  • Mori Agustina Br. Perangin- angin Universitas Advent Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56800

Keywords:

leukorea, pengetahuan, perilaku

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang kerap dialami oleh perempuan dalam masa produktif adalah keputihan, atau yang secara medis disebut leukorea. Keputihan patologis dapat menjadi tanda infeksi dan sering berkaitan dengan perilaku kebersihan area genital yang kurang tepat. Pengetahuan tentang leukorea dan vulva hygiene berperan penting dalam upaya pencegahan. Mahasiswi yang tinggal di asrama memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan kebersihan organ reproduksi karena penggunaan fasilitas bersama dan keterbatasan sanitasi. Penelitian ini mengkaji mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan yang menetap di asrama Universitas Advent Indonesia guna mengidentifikasi gambaran pengetahuan leukorea, penerapan vulva hygiene, dan keterkaitan antara keduanya. Penelitian kuantitatif cross-sectional ini melibatkan 116 responden melalui teknik total sampling. Data pengetahuan (25 butir) dan perilaku (15 butir skala Likert) dikumpulkan melalui kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa pengetahuan (56,9%) dan perilaku vulva hygiene (69,8%) responden dominan berada pada kategori cukup. Uji Spearman mengonfirmasi adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah (r = 0,286; p = 0,002) antara kedua variabel. Disimpulkan bahwa pengetahuan tentang leukorea berhubungan langsung dengan perilaku kebersihan mahasiswi di asrama. Peningkatan pengetahuan cenderung diikuti oleh peningkatan perilaku, meskipun pengetahuan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi praktik kebersihan vulva.

References

Dhonna, C. (2022). Metodologi penelitian kesehatan dan teknik analisis data. Jakarta: Penerbit EGC.

Fadilla, A. (2024). Hubungan faktor predisposisi, pemungkin, dan penguat dengan perilaku vulva hygiene dalam pencegahan keputihan. Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(2), 210–225.

Innocent, S., Amutuheire, A., & Atuhaire, C. (2024). Knowledge, attitude and practices on vulval hygiene among female students at Mbarara University of Science and Technology, Uganda. Infection Prevention in Practice, 6(2), 100358. https://doi.org/10.1016/j.infpip.2024.100358

Manoppo, A. (2024). Hubungan perilaku vulva hygiene dengan kejadian leukorea pada wanita usia produktif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 16(1), 50–65.

Marfu’ah, R. (2021). Pengetahuan vulva hygiene dan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Holistik, 8(3), 180–195.

Marwan, B. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 140–155.

Mastina, M. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku vulva hygiene remaja putri. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(04), 161–166. https://doi.org/10.33221/jiki.v10i04.859

Melody, P. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada mahasiswi asrama. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 110–125.

Pane, N., Tanjung, H., & Batubara, R. (2024). Hubungan pengetahuan keputihan dengan perilaku hygiene genitalia remaja putri. Jurnal Promotif Preventif, 7(6), 1196–1202. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i6.1648

Pratiwi, E. (2023). Pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi dan vulva hygiene dalam mencegah keputihan. Jurnal Kesehatan, 11(3), 200–215.

Pratiwi, M. R. E., Sasmito, P., & Kase, M. T. (2023). The relationship of personal hygiene knowledge in the incidence of vaginal discharge: A systematic review of cross-sectional studies. Journal of World Future Medicine, Health and Nursing, 1(2), 86–94. https://doi.org/10.55849/health.v1i2.433

Putri, D. S. (2020). Hubungan pengetahuan dan perilaku vulva hygiene dalam pencegahan leukorea. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(4), 350–365.

Rahayu, T. (2024). Kesenjangan informasi dan perilaku kesehatan reproduksi di kalangan wanita muda. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(3), 150–165.

Rahmawati, L. (2022). Faktor lingkungan asrama dan risiko kesehatan reproduksi pada mahasiswi. Surabaya: Penerbit Graha Ilmu.

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Swarjana, I. K. (2022). Statistik kesehatan (Edisi ke-3). Yogyakarta: Penerbit Andi.

World Health Organization. (2018). WHO recommendations on adolescent health: Guidelines approved by the WHO Guidelines Review Committee. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241514606

Yuliana, T. (2021). Kesenjangan pengetahuan dan praktik vulva hygiene pada mahasiswi keperawatan. Jurnal Kesehatan Indonesia, 9(4), 280–295.

Yusof, A. M. (2022). Etika penelitian kesehatan. Jakarta: Penerbit EGC.

Downloads

Published

2026-04-05

How to Cite

Aritonang, F. S., & angin, M. A. B. P.-. (2026). HUBUNGAN PENGETAHUAN LEUKOREA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE MAHASISWI KEPERAWATAN UNAI. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 56800 . https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56800

Issue

Section

Articles