ANALISIS EFEKTIVITAS KEMOTERAPI TERHADAP PASIEN KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PALU
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56426Keywords:
efektivitas, kanker serviks, kemoterapi, kepatuhan, komorbiditas, siklus, stadiumAbstract
Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia sehingga diperlukan evaluasi efektivitas terapi, khususnya kemoterapi sebagai modalitas utama pada stadium lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kemoterapi terhadap pasien kanker serviks di RSUD Undata Palu serta mengidentifikasi pengaruh stadium kanker, jumlah siklus kemoterapi, kepatuhan terhadap jadwal terapi, dan komorbiditas terhadap remisi tumor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross sectional, dengan data yang diperoleh dari rekam medis pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi. Efektivitas kemoterapi diukur berdasarkan respons tumor yang dikategorikan menjadi remisi lengkap dan tidak remisi/remisi parsial. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa stadium kanker berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kemoterapi (p<0,05), dimana pasien stadium I–II lebih banyak mencapai remisi lengkap dibandingkan stadium III–IV. Jumlah siklus kemoterapi juga berpengaruh signifikan (p<0,05), dengan pasien yang menyelesaikan siklus lengkap memiliki peluang remisi lebih tinggi. Kepatuhan terhadap jadwal kemoterapi (≥80%) terbukti berhubungan signifikan dengan peningkatan angka remisi (p<0,05), sedangkan adanya komorbiditas berhubungan dengan penurunan keberhasilan terapi (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi efektivitas kemoterapi adalah stadium kanker dan jumlah siklus kemoterapi. Disimpulkan bahwa efektivitas kemoterapi pada pasien kanker serviks di RSUD Undata Palu dipengaruhi secara signifikan oleh faktor klinis dan kepatuhan terapi, sehingga diperlukan optimalisasi deteksi dini, peningkatan kepatuhan pasien, serta pengendalian komorbiditas guna meningkatkan angka remisi dan kualitas hidup pasien.References
Danil, N., Arifuddin, S., Hartono, E., Rakhmah, N., Rauf, S., Zainuddin, A. A., Obstetri, D., Kedokteran, F., & Hasanuddin, U. (2022). Perbandingan Respon Terapi dan Toksisitas Regimen Kemoterapi Kombinasi antara Paclitaxel , Carboplatin , dan Ifosfamide ( TIP ) dengan Paclitaxel dan Carboplatin ( TP ) pada Kanker Serviks Stadium IIB. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science, 82–88.
Fatemeh, M., & Mohammad, K. (2019). Impact of anemia in the first trimester on mode of delivery: A cohort study. Maternal and Child Health Journal, 23(3), 550-556.
Fu C., & Chieh, L. (2020). Risk factors for cesarean section in women with anemia during pregnancy: A large cohort study. Obstetrics and Gynecology, 136(4), 813-820.
Heydarpour, M., & Karami, S. (2018). Pregnancy-related anemia and its complications: A meta-analysis. Iranian Journal of Obstetrics, Gynecology, and Infertility, 21(6), 103-111.
Istiqomah, Finda. (2020). Pengaruh Substitusi Wijen Giling (Sesamum Indicum), Putih Telur dan Susu Skim Terhadap Mutu Organoleptik, Daya Terima, Kandungan Gizi dan Nilai Ekonomi Gizi pada Es Krim. Universitas Airlangga, Surabaya.
Krisnadi, A.D. (2015). Kelor Super Nutrisi. Blora: Morindo Moringa Indonesia.
Letlora, J.A.S., Sineke, J., & Purba, R.B. (2020). Bubuk Daun Kelor sebagai Formula Makanan Balita Stunting. Jurnal GIZIDO, 12(2): 105-112. https://ejurnal.poltekkes-manado.ac.id/index.php/gizi/article/download/1256/877
Margawati, A., & Astuti, A.M. (2018). Pengetahuan Ibu, Pola Makan dan Status Gizi pada Anak Stunting Usia 1-5 Tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2): 82-89. https://doi.org/10.14710/jgl.6.2.82-89
Muliawati, D., Sulistyawati, N., & Utami, F.S. (2019). Manfaat Ekstrak Moringa Oleifera Terhadap Peningkatan Tinggi Badan Balita. Prosiding Seminar Nasional: Pertemuan Ilmiah Tahunan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta, 1(1): 46-55. http://jurnal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/PSN/article/view/371
Mulyasari, I., & Setiana, D.A. (2016). Faktor Risiko Stunting pada Balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(20): 160-167
Nabilla, D.Y., dkk. (2022). Pengembangan Biskuit “Prozi” Tinggi Protein dan Kaya Zat Besi untuk Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Amerta Nutrition, Vol. 6(1SP): 79-84. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1SP.2022.79-84
Nisa, Latifa Suhada. (2018). Kebijakan Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 13(2): 173-179
Open Data Jabar. (2020). Prevalensi anemia pada ibu hamil di Provinsi Jawa Barat.
Permatasari, I. (2025). ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KANKER SERVIKS STADIUM IIIB DI RSUD X. JURNAL ILMIAH KESEHATAN RUSTIDA, 12(02), 187–192.
Rahmadita, N., Muhammad, S., Riza, A., Dokter, P., Kedokteran, F., & Andalas, U. (2022). Hubungan Vaskularisasi Doppler Dengan Respon Neoadjuvan Kanker Serviks Stadium IB2 Dan IIA2 Kemoterapi.
Sabisi, M. A. (2025). HUBUNGAN ANTARA EKSPRESI CASPASE 3 DENGAN PROGRESIVITAS KANKER SERVIKS STADIUM IIA2 DAN IIB POST KEMOTERAPI NEOADJUVAN RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA. 15(2).
Suwendar. (2020). Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks yang Mendapat Regimen Kemoterapi dan. 10(3), 167–175.
Tukan, L. A. P. (2024). Studi Penggunaan Kemoterapi pada Pasien Kanker Serviks di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 6(3), 353–360.
Wahyuni, F. A., Supadmi, W., & Yuniarti, E. (2021). Hubungan Karakteristik Pasien dan Rejimen Kemoterapi terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(2), 310–316.
Zhang, G., Zhang, R., Bai, P., Li, S., Zhang, Y., Chen, Y., & Huang, M. (2022). Concurrent definitive chemoradiation incorporating intensity ‑ modulated radiotherapy followed by adjuvant chemotherapy in high risk locally advanced cervical squamous cancer : a phase II study. BMC Cancer, 1–11. https://doi.org/10.1186/s12885-022-10406-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Itha Puspita Sari, Budiman Budiman, Zhanaz Tasya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







