HUBUNGAN USIA DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN DERAJAT FUNGSIONAL LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56326Keywords:
indeks massa tubuh, low back pain, usiaAbstract
Low back pain adalah rasa nyeri yang dirasakan pada punggung bagian bawah yang berasal dari tulang belakang, otot, saraf, atau bagian tubuh lainnya di sekitar area tersebut. Berdasarkan data WHO tahun 2019 di Inggris terdapat 1,1 juta orang mengalami lumpuh akibat LBP. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 jumlah LBP di Indonesia diperkirakan mencapai 7,6-37%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara usia dan indeks massa tubuh dengan derajat fungsional low back pain pada pegawai di Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Jenis penelitian ini menggunakan metode cross-sectional, sampel yang akan digunakan yaitu sebanyak 39 responden, menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis yang digunakan yaitu uji korelasi spearman. Hasil penelitian variabel usia ditemukan adanya hubungan antara usia (P value = 0,015 < 0,05) dengan derajat fungsional low back pain pada pegawai di Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Sedangkan variabel indeks massa tubuh tidak ditemukan adanya hubungan antara indeks massa tubuh (P value = 0,122 > 0,05) dengan derajat fungsional low back pain pada pegawai di Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Terdapat hubungan antara usia dengan derajat fungsional low back pain dan tidak terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan derajat fungsional low back pain pada pegawai di Sekretariat Daerah Kota Cirebon.References
Andini F. (2015). Fauzia Andini Risk Factors of Low Back Pain in. Work J Major.;4:12.
Andini R, Astuti YP. (2021). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Beradasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Canny. Math Unesa. J Ilm Mat [Internet].;9(2):437–46.
Arwinno LD. (2018). Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen. Higeia J Public Heal Res Dev.;2(3):406–16.
AZ R, Dayani H, Maulani M. (2019). Masa Kerja, Sikap Kerja Dan Jenis Kelamin Dengan Keluhan Nyeri Low Back Pain. REAL Nurs J.;2(2):66.
Bayu Aditya Trisnaning Kasih. (2023). Hubungan Usia, Beban Kerja, Posisi Tubuh, Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Low Back Pain Pada Perawat Pelaksana Di RS EMC Sentul Tahun 2023. J Pengabdi Ilmu Kesehat.;3(2):160–74.
Br Silitonga SS, Utami TN. (2021). Hubungan Usia dan Lama Kerja dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Nelayan di Kelurahan Belawan II. PREPOTIF J Kesehat Masy.;5(2):926–30.
Cahya A, Santoso W, Husna M. (2021). Pendekatan Diagnosis Low Back Pain. J. Of Pain Hadache and Vertigo. JPHV.;306(6882):901-9.
Dahlan MS. (2011). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 5 Seri Evidence Medicine 1. Salmeba Merdeka.;431.
Dr. Vladimir VF. (1967). Pedoman Umum Pengendalian Obesitas. Vol. 1, Gastronomía ecuatoriana y turismo local. 5–24 p.
Guesteva VC, Anggraini RA, Maudi LP, Rahmadiani PY, Azzahra N. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Low Back Pain pada Pekerja Kantoran: Systematic Review. J Ilm Kesehat Masy Media Komun Komunitas Kesehat Masy.;13(3):151–9.
Husna I, Arifin A, Setiadi G. (2021). Usia Dan Posisi Kerja Pengrajin Payet Berpengaruh Terhadap Keluhan Low Back Pain. J Kesehat Lingkung J dan Apl Tek Kesehat Lingkung. Jan 2;18(1):1–6.
Kumbea N, Asrifuddin A, Sumampouw O. (2021). Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Nelayan. J of Publ Health and Commun Medic.;2:21-6
Marhamah N, Arum S., Lidiawati. (2021). Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Pada Kasus Low Back Pain. Prociding Call Pap Thalamus Fak Kedokt .;130–5.
Mastuti KA, Husain F. (2023). Gambaran Kejadian Low Back Pain pada Karyawan CV. Pacific Garment. J Ilmu Kesehat Mandira Cendikia.;2(8):297–305.
Perdana Putra E, Mardatillah S, Nova R. (2022). Gambaran Radiografi Vertebrae Lumbal pada Pasien Lansia dengan Low Back Pain di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2021. Sci J.;1(6):434–45.
Prastuti B, Sintia I, Ningsih KW. (2020). Hubungan Lama Kerja dan Posisi Duduk Terhadap Kejadian Low Back Pain Pada Penjahit di Kota Pekanbaru. J Endur Kaji Ilm Probl Kesehat [Internet].;5(2):375–82. Available from: http://doi.org/10.22216/jen.v5i2.4431
Pratiwi Y, Waren A, Akbar R. (2020). Hubungan Lama Bekerja Dan IMT Dengan Low Back Pain Pada Pengemudi Taksi X Pekanbaru. J. Medical Journal.;8(2);135-140
Rahmawati A. (2021). Risk Factor Of Low Back Pain. J. Medika Hutama.;3(01):1601-7.
Stratford PW, Binkley JM, Riddle DL. (2000). Development and initial validation of the back pain functional scale. Spine (Phila Pa 1976).;25(16):2095–102.
Winata SD. (2014). Diagnosis dan Penatalaksanaan Nyeri Punggung Bawah dari Sudut Pandang Okupasi. J Kedokt Meditek.;20(54):20–7.
Wulandari M, Setyawan D, Zubaidi A. (2017). Faktor Risiko Low Back Pain Pada Mahasiswa Jurusan Ortotik Prostetik Politeknik Kesehatan Surakarta. J Keterapian Fis.;2(1):8–14.
Yulianto AB, Sartoyo, Wardoyo P, Fariz A. (2023). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Resiko Low Back Pain Pada Pasien Di Klinik Fisioterapi Singgasana Rama Blitar. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu. Sereal Untuk.;8(1):51.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Auliya Rizka Nabilah ER, Irwan Dharmansyah, Ignatius Hapsoro Wirandoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







