GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TERKAIT VAKSIN HPV PADA ANAK PEREMPUAN USIA SEKOLAH DASAR KELAS 4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASEMBAGUS

Authors

  • Zabrina Abigail Louisa Program Studi Kedokteran, Universitas Ciputra Surabaya, Citraland CBD Boulevard, Surabaya
  • Hanna Tabita Hasianna Silitonga Departement of Medical Sciences, Faculty of Medicine, Universitas Ciputra Surabaya, Citraland CBD Boulevard, Surabaya, Indonesia
  • Mellyanawati Mellyanawati Departement of Medical Sciences, Faculty of Medicine, Universitas Ciputra Surabaya, Citraland CBD Boulevard, Surabaya, Indonesia
  • Minarni Wartiningsih Departement of Medical Sciences, Faculty of Medicine, Universitas Ciputra Surabaya, Citraland CBD Boulevard, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56153

Keywords:

human papilloma virus, pengetahuan, sikap,vaksinasi

Abstract

Infeksi Human papilloma virus (HPV) merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang kulit dan mukosa serta berpotensi menyebabkan lesi pra-kanker hingga kanker serviks. Pencegahan primer yang paling efektif dilakukan melalui pemberian vaksin HPV pada anak perempuan usia sekolah sebelum terpapar aktivitas seksual. Namun, pelaksanaan program vaksinasi HPV masih menghadapi kendala berupa rendahnya penerimaan orang tua, yang berkaitan dengan pengetahuan dan sikap terhadap vaksin tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap orang tua terkait vaksin HPV pada anak perempuan kelas IV sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Asembagus. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua dari anak perempuan kelas IV sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Asembagus. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan dan sikap orang tua terhadap vaksin HPV. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2025 menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai vaksin HPV sebesar 62%, sedangkan 38% responden memiliki pengetahuan kurang. Namun, mayoritas responden menunjukkan sikap negatif terhadap pemberian vaksin HPV, yaitu sebesar 89%, dan hanya 11% yang memiliki sikap positif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan yang baik tentang vaksin HPV, sikap terhadap vaksinasi HPV masih cenderung negatif, sehingga diperlukan upaya edukasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan penerimaan vaksin HPV.

References

Anavelda, L., dkk. (2025). Penularan dan upaya pencegahan HPV.

Basaria, V. F. (2024). Hubungan pengetahuan, persepsi dan motivasi orang tua siswi sekolah dasar dengan vaksinasi HPV di wilayah kerja Puskesmas PB Selayang II.

Chairunnisa, E., Kusumastuti, A.C., & Panunggal, B. (2018). Asupan Vitamin D, Kalsium dan Fosfor pada Anak Stunting dan Tidak Stunting Usia 12-24 Bulan di Kota Semarang. Universitas Diponegoro, Semarang.

Dewi, Devillya Puspita. (2018). Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) pada Cookies Terhadap Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kadar Proksimat, dan Kadar Fe. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 1(2): 104-112

Dianti, R., Simanjuntak, B.Y., W, T.W. (2023). Formulasi Nugget Ikan Gaguk (Arius Thalassinus) dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera). Jurnal Media Gizi Indonesia, 18(2): 157-163. https://doi.org/10.20473/mgi.v18i2.157-163

Fahliani, N., & Septiani. (2020). Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Terhadap Sifat Organoleptik dan Kadar Kalsium Snack Bar. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 4(2): 216-228. https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jgps

Firdanti E., et al. (2021). Permasalahan Stunting pada Anak di Kabupaten yang Ada di Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Indra Husada, hlm, 126-133. https://ojs.stikesindramayu.ac.id/index.php/JKIH/article/view/333

GLOBOCAN. (2022). Global cancer observatory: Cervical cancer statistics.

Gultom, A. D. (2021). Patogenitas HPV dan pencegahan kanker serviks.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 tentang pedoman imunisasi nasional.

Kuntari, S., Widiyanto, A., Arradini, D., Handayani, R. T., & Atmojo, J. T. (2021). Pengetahuan dan perilaku terhadap HPV dan vaksin HPV.

Puskesmas Asembagus. (2025). Data wawancara pelaksanaan vaksinasi HPV di wilayah kerja Puskesmas Asembagus.

Rahmadini, F. A., Kusmiati, M., & Sunarti. (2022). Faktor yang berhubungan dengan perilaku remaja terhadap pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi.

Saragih, N. L., Purwarini, J., & Prabawati, F. D. (2023). Hubungan pengetahuan dengan sikap orang tua terhadap vaksin HPV.

Susanto, T., dkk. (2020). The acceptability of human papillomavirus vaccination among parents of junior high school girls in Bali, Indonesia.

TKPI. (2019). Tabel Komposisi Pangan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan

Viani, T.O., dkk. (2023). Formulasi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Tepung Terigu Terhadap Mutu Sensori, Fisik, dan Kimia Cupcake. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 2(1): 147-159

Wang, R., dkk. (2020). Human papillomavirus vaccine against cervical cancer: Opportunity and challenge.

WHO. (2023). Human papillomavirus (HPV).

Zulfa, L., Lismidiati, & Kustanti. (2023). Gambaran pengetahuan, sikap, dan penerimaan orang tua terhadap vaksin HPV.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Louisa, Z. A., Silitonga, H. T. H., Mellyanawati, M., & Wartiningsih, M. (2026). GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TERKAIT VAKSIN HPV PADA ANAK PEREMPUAN USIA SEKOLAH DASAR KELAS 4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASEMBAGUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 832–837. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56153

Issue

Section

Articles