INTERVENSI DIAGNOSIS KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN KONTROL HIPERTENSI DI DESA D, KABUPATEN TANGERANG

Authors

  • Claudya Dwie Riskyana Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • William Widjaja Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Dorena Kasego Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Angelia Jasmine Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Clement Drew Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Aliawati Albek Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56118

Keywords:

diagnosis komunitas, hipertensi, senam hipertensi, tekanan darah

Abstract

Hipertensi atau yang biasa dikenal dengan darah tinggi sangat perlu mendapatkan perhatian dari setiap individu. Hipertensi yang tidak terkendali memiliki pengaruh terhadap kesehatan organ pada tubuh seperti terjadinya stroke, kejadian kardiovaskuler dan kematian. Pada tahun 2024, Puskesmas X mencatatkan jumlah penderita Hipertensi sebanyak 12.058 orang. Namun terjadi penurunan angka kunjungan kasus Hipertensi 4 bulan terakhir ini. Menilai efektivitas intervensi diagnosis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan kontrol hipertensi di Desa D Studi ini menggunakan pendekatan diagnosis komunitas dengan analisis situasi, identifikasi masalah menggunakan Paradigma Blum, penentuan prioritas dengan metode Delphi non-scoring, dan identifikasi akar masalah dengan fishbone diagram. Dilakukan 3 intervensi, yaitu penyuluhan mengenai Hipertensi , senam bersama dan skrining tekanan darah pada 35 masyarakat Desa D dengan data diambil melalui pre-test dan post-test. Kegiatan intervensi di monitor dengan plan-do-check- action (PDCA) cycle dan dievaluasi dengan pendekatan sistem. Hasil dari implementasi intervensi 1 yang telah dilakukan didapatkan responden yang mendapat nilai ≥ 70 sebanyak 3 (8%) dan nilai post-test yang mendapatkan peningkatan minimal ≥ 10 poin dari pre-test sebanyak 35 orang (100%), pada intervensi 2 didapatkan seluruh peserta mengikuti senam dengan antusias, dan pada intervensi 3 seluruh peserta mengikuti pengukuran tekanan darah serta seluruh peserta mengalami peningkatan tekanan darah. Intervensi yang dilakukan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan mengenai Hipertensi, mengenai penting aktivitas fisik dan skrining menunjukkan seluruh peserta peningkatan tekanan darah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk kontrol rutin ke puskesmas.

References

Abdimayuda: Indonesia Journal of Community Empowerment for Health. Hamilda, A. U., & Sukesi, T. W. (2022). Pengabdian masyarakat dalam upaya promotif dan preventif penyakit Hipertensi di Komplek Ciceri Permai IV Serang Banten. ABDIMAYUDA: Indonesia Journal of Community Empowerment for Health, 1(1), 8. https://doi.org/10.19184/abdimayuda.v1i1.28402

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 [Laporan daring]. Diakses 19 Mei 2025 dari https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Blum, H. L. (1974). Planning for health, development and application of social changes theory. New York: Human Sciences Press.

BPJS Kesehatan. (2021). Panduan PROLANIS Hipertensi 2021.

Chisolm, O. E. (2017). Pathophysiology of hypertension and hypertension management. Paper presented at the Texas Hypertension Conference.

Chobanian, A. V., Bakris, G. L., Black, H. R., Cushman, W. C., Green, L. A., Izzo, J. L., ... & National High Blood Pressure Education Program Coordinating Committee. (2003). Seventh report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure. Hypertension, 42(6), 1206–1252. https://doi.org/10.1161/01.HYP.0000107251.49515.c2

Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Banten tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

JNC 8. James, P. A., Oparil, S., Carter, B. L., Cushman, W. C., Dennison-Himmelfarb, C., Handler, J.,Ortiz, E. (2014). Evidence-Based guideline for the management of high blood pressure in adults (JNC 8). JAMA, 311(5), 507–520.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas [PDF]. Diakses 21 Mei 2025 dari https://bphn.go.id/data/documents/16pmkes044.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan No. 4 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Liwang, F. (Ed.). (2020). Kapita selekta kedokteran (Jilid 2, Edisi ke-5). Media Aesculapius, Fakultas Kedokteran UI.

Lukito, A. A., Harmeiwaty, E., & Hustrini, N. M. (Eds.). (2019). Konsensus penatalaksanaan hipertensi 2019. Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia.

Mulasari, S. A., Rokhmayanti, R., Sofiana, L., & Saptadi, J. D. (2023). Community diagnosis untuk permasalahan kesehatan masyarakat. Yogyakarta: CV Mine.

Perhimpunan Hipertensi Indonesia (InaSH). (2020). Pedoman tatalaksana Hipertensi di Indonesia (Edisi ke‑9). InaSH.

World Health Organization. (2021). Hypertension guidelines summary.

Zipes, D. P., Libby, P., Bonow, R. O., Mann, D. L., Braunwald, E., & Tomaselli, G. F. (2019). Braunwald’s heart disease: A textbook of cardiovascular medicine.

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Riskyana, C. D., Widjaja, W., Kasego, D., Jasmine, A., Drew, C., & Albek, A. (2026). INTERVENSI DIAGNOSIS KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN KONTROL HIPERTENSI DI DESA D, KABUPATEN TANGERANG. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 891–899. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56118

Issue

Section

Articles