PENGARUH WHATSAPP REMINDER TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55854Keywords:
Whatsapp Reminder, Kepatuhan Minum Obat, Hipertensi, LansiaAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan memerlukan kepatuhan tinggi terhadap pengobatan jangka panjang. Namun, kepatuhan minum obat pada lansia masih menjadi tantangan dalam pengendalian hipertensi. Pemanfaatan teknologi komunikasi seperti Whatsapp reminder berpotensi meningkatkan kepatuhan melalui pesan pengingat dan edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Whatsapp reminder terhadap kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest–posttest yang melibatkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah lansia penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa pengiriman pesan Whatsapp reminder berisi edukasi dan pengingat minum obat secara terjadwal pada kelompok intervensi. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, sikap, tindakan, dan kepatuhan minum obat. Kepatuhan diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) dan metode Pill Count Adherence. Analisis data dilakukan secara bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Whatsapp reminder berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan lansia. Kepatuhan minum obat pada kelompok intervensi meningkat secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol, dengan sikap sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Whatsapp reminder efektif sebagai intervensi berbasis digital untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia dan berpotensi diterapkan dalam pelayanan kesehatan primer.References
Devi, H. M., & Putri, R. S. M. (2021). Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Diet Hipertensi melalui Pendidikan Kesehatan di Posyandu Lansia Tlogosuryo Kota Malang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 432. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.399
Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Tolitoli Tahun 2021. 105, 1–156.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. (2020). Dinas Kesehatan Kota Palu. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, 1–324.
Ezliana, H. (2024). Efektivitas Penggunaan Aplikasi Sahabat Remaja Indonesia ( ASRI ) dan WhatsApp Reminder Terhadap Kepatuhan Konsumsi Pil Cantik Pada Remaja Putri di SMKN 3 Banjarbaru and Whatsapp Re. Jurnal Kebidanan Bestari, 8(2), 77–84.
Fatah, H., Fauziah, A. Z., Sidik, A., Khofifah, S., Wahyuni, T., & Ichsan, N. (2025). Sistem Informasi Pengingat Obat melalui Notifikasi Whatsapp WhatsApp - Based Drug Reminder Information System. 14, 2968–2976.
Gultom, Y. N., Brahmana, N. B., & Nababan, D. (2024). ( PROLANIS ) DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS DARUSSALAM KOTA MEDAN TAHUN 2024. 3(2), 94–106.
Jamiatun, J., Anggraini, Y., Kalsum, U., & Susanti, F. (2023). Pengaruh SMS (Short Message Service) Reminder Terhadap Perilaku Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Tahun 2022. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(2), 185–192. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i2.3100
Laurence, M. C., Titaley, C. R., Tahitu, R., Asmin, E., Kailola, N. E., Istia, S. S., Tando, Y. D., Pasamba, L. A., & Sara, L. S. (2025). The effect of WhatsApp-based reminders on enhancing knowledge and adherence to weekly iron-folic acid supplementation among adolescent girls in Maluku, Indonesia. Frontiers in Digital Health, 7(March), 1–10. https://doi.org/10.3389/fdgth.2025.1542006
Made Prita Artika, Ni Made Suastini, & Ni Wayan Rika Kumara. (2023). Pengaruh Pemberian Layanan Pesan Pengingat Whatsapp Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas X. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 20(1), 30–35. https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JSH
Mulyati, R. S., & Safariyah, E. (2024). Pengaruh Telenursing Whatsapp Chatbot Terhadap Kepatuhan Minum Obat ( OAT ) Di Puskesmas Benteng Kota Sukabumi. 2(1).
Savitri, N. Y. (2023). Pengaruh Edukasi Video Melalui Media Sosial WhatsappTerhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien HipertensiDi Puskesmas Pituruh.
Wahyuni, W., Silvitasari, I., & Fatmawati, S. (2024). Edukasi Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia Di joyotakan Wilayah Kerja Puskesmas Kratonan. Abdimas Kosala : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 59–67. https://doi.org/10.37831/akj.v3i2.343
WHO. (2022). Hypertension. https://www.who.int/health-topics/hypertension#tab=tab_1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bela Safitri Latowale, Munir Salham, Ahmad Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







