HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MAKASSAR PERIODE 2024-2025

Authors

  • Hernita Hernita Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Masita Fujiko M. Said Departemen Ilmu Obstetrik dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Nur Rakhmah Hamzah Departemen Ilmu Obstetrik dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Nasrudin Andi Mappaware Departemen Ilmu Obstetrik dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Indah Lestari Daeng Kanang Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55812

Keywords:

anemia, ibu hamil, jarak kehamilan, paritas, RSIA Sitti Khadijah 1, usia

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan, berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar periode 2024–2025. Penelitian ini menggunakan metode case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 ibu hamil dengan perbandingan 1:1 yaitu 31 kelompok kasus (ibu hamil Anemia) dan 31 kelompok kontrol (ibu hamil tidak Anemia). Pengambilan sampel untuk kelompok kasus diambil dengan metode consecutive sampling. Kelompok control diambil secara acak sistematis. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan analisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji Chi Square dengan nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, paritas, dan jarak kehamilan merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Jarak kehamilan kurang dari 2 tahun memiliki pengaruh yang paling besar, dengan odds ratio sebesar 16.496. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu hamil dengan usia ekstrem, paritas tinggi, dan jarak kehamilan pendek lebih berisiko mengalami anemia. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan lebih intensif dan intervensi yang tepat untuk ibu hamil dengan faktor-faktor risiko tersebut.

Downloads

Published

2026-03-11

How to Cite

Hernita, H., Said, M. F. M., Hamzah, N. R., Mappaware, N. A., & Kanang, I. L. D. (2026). HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MAKASSAR PERIODE 2024-2025. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 743–752. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55812

Issue

Section

Articles