PENYAKIT PARKINSON PADA PASIEN GERIATRI : LAPORAN KASUS DENGAN PENILAIAN GERIATRI KOMPREHENSIF
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55787Keywords:
comprehensive geriatric assessment, gejala non-motorik, laporan kasus, parkinson’s disease, pasien geriatriAbstract
Penyakit Parkinson (Parkinson Disease/PD) merupakan gangguan neurodegeneratif progresif yang terutama menyerang populasi usia lanjut dan ditandai oleh gejala motorik khas seperti tremor istirahat, bradikinesia, dan rigiditas, serta berbagai gejala non-motorik. Pada pasien geriatri, PD sering disertai sindrom geriatri yang kompleks dan berdampak signifikan terhadap fungsi serta kualitas hidup, sehingga memerlukan pendekatan penilaian dan penatalaksanaan yang komprehensif. Dilaporkan seorang pria berusia 87 tahun dengan riwayat penyakit Parkinson selama ±13 tahun yang datang dengan keluhan tremor kedua tangan saat istirahat, gangguan keseimbangan, perlambatan gerak, dan gangguan gaya berjalan. Pasien juga mengalami berbagai gejala non-motorik, antara lain insomnia, depresi, gangguan kognitif ringan, serta gangguan sensorik. Pemeriksaan neurologis menunjukkan tremor istirahat dominan sisi kanan, rigiditas tipe cogwheel, bradikinesia, shuffling gait, dan instabilitas postural. Melalui comprehensive geriatric assessment ditemukan ketergantungan ringan dalam aktivitas sehari-hari, status pre-frail, risiko malnutrisi, serta gangguan tidur. Penatalaksanaan dilakukan secara multimodal yang meliputi terapi dopaminergik untuk mengontrol gejala motorik, intervensi non-farmakologis seperti rehabilitasi dan edukasi, serta pendekatan geriatri komprehensif untuk mengatasi masalah fungsional dan psikososial. Kasus ini menunjukkan bahwa penyakit Parkinson pada pasien geriatri memiliki manifestasi klinis yang kompleks dengan keterlibatan aspek motorik, non-motorik, dan sindrom geriatri. Oleh karena itu, pendekatan individual dan multidisipliner melalui comprehensive geriatric assessment penting untuk mengoptimalkan fungsi, mempertahankan kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta memperbaiki luaran klinis pasien.References
Aarsland, D., Creese, B., Politis, M., Chaudhuri, K. R., Ffytche, D. H., Weintraub, D., & Ballard, C. (2021). Cognitive decline in Parkinson disease. Nature Reviews Neurology, 17(4), 217–231. https://doi.org/10.1038/s41582-021-00456-5
Armstrong, M. J., & Okun, M. S. (2020). Diagnosis and treatment of Parkinson disease: A review. JAMA, 323(6), 548–560. https://doi.org/10.1001/jama.2019.22360
Bloem, B. R., Okun, M. S., & Klein, C. (2021). Parkinson’s disease. The Lancet, 397(10291), 2284–2303. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00218-X
Montero-Odasso, M., Ismail, Z., & Livingston, G. (2020). One third of dementia cases can be prevented within the next 25 years by tackling risk factors. The Lancet, 396(10248), 598–599. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)31864-7
Guo, X.‑Y., Song, D.‑Y., Wu, M.‑Y., Zhang, J.‑Q., & Yuan, L. (2023). Parkinson’s Disease: The Epidemiology, Risk Factors, Molecular Pathogenesis, Prevention, and Therapy. Bulletin of the National Research Centre.
Manual's Editorial Staff. (2025). Penyakit Parkinson (Parkinson Disease, Parkinson Disease (PD)). Manual MSD.
National Institutes of Health. (2025). Clinical and pathological features of Parkinson’s disease. PubMed.
Octaviani, C., Kedokteran, R. P., & Kedokteran, F. (n.d.). Pemahaman Mahasiswa Kedokteran UNS 2018 terhadap Penanganan Heat Stroke.
Parlindungan Pane, J., Simorangkir, L., Indah, P., Br, S., Program, S., Keperawatan, S., Santa, S., Medan, E., & Bunga, J. (n.d.). FAKTOR-FAKTOR RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR BERBASIS MASYARAKAT. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Pakpahan, A. F., Ardiana, D. P. Y., Mawati, A. T., Wagiu, E. B., Simarmata, J., Mansyur, M. Z., Ili, L., Purba, B., Chamidah, D., Kaunang, F. J., Jamaludin, & Iskandar, A. (2020). Pengembangan media pembelajaran (A. Karim & S. Purba, Eds.; 1st ed.). Yayasan Kita Menulis.
Penelitian, M., & Penelitian, J. (n.d.). BAB III. PENGERTIAN, JENIS DAN DAMPAK CUACA EKSTRIM. (n.d.). Penyakit-Kardiovaskular-pada-Perempuan. (n.d.).
Pramudito, A. (2013). Pengembangan media pembelajaran video tutorial pada mata pelajaran kompetensi kejuruan standar kompetensi melakukan pekerjaan dengan mesin bubut di SMK Muhammadiyah 1 Playen. In Jurnal Pendidikan Teknik Mesin. Universitas Negeri Yogyakarta.Ranova, L. H., Darussalam, A. H., Kadir, A., dkk. (2024). Karakteristik pasien pasca stroke dengan gejala depresi di RS Bhayangkara Makassar. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Rahayu, T. G. (2023). Analisis faktor risiko terjadinya stroke serta tipe stroke. Faletehan Health Journal.
Reni, S., & Sasmita, H. (2020). Analisa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pasca stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Mercusuar.
Simonet, C., Bestwick, J., Waters, S., Dobson, R., & Noyce, A. J. (2025). Assessment of Risk Factors and Early Presentations of Parkinson Disease in Primary Care in a Diverse UK Population. JAMA Neurology.
Zulfitri, R., & Khairotin Nuha, A. (2025). Neurological and Clinical Aspects of Parkinson’s Disease. GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abduhita Al Kautsari Lestari Sucipto, Irawati Hawari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







