HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG KESEHATAN GIGI MULUT DENGAN STATUS PENYAKIT GINGIVITIS PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55201Keywords:
gingivitis, pengetahuan, sikap, tindakanAbstract
Gingivitis merupakan penyakit periodontal dengan prevalensi tinggi pada anak sekolah dan dipengaruhi oleh kebersihan gigi dan mulut, serta pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan keparahan penyakit gingivitis pada siswa usia 10–12 tahun di SDN 1 Tamamaung Kota Makassar. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 107 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan, serta pemeriksaan klinis menggunakan Modified Gingival Index (MGI), kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang cukup baik, namun tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut masih didominasi kategori kurang baik. Keparahan gingivitis pada siswa sebagian besar berada pada kategori ringan hingga sedang. Uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan keparahan gingivitis (p < 0,05), dengan variabel tindakan memiliki kekuatan hubungan paling besar dibandingkan pengetahuan dan sikap. Disimpulkan bahwa tindakan kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan keparahan gingivitis pada siswa usia 10–12 tahun, sehingga diperlukan edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak.References
Anwaristi, Y. A., & Arifin, F. D. (2023). Pengaruh ozonated olive oil terhadap jumlah osteoblas pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis. *Health & Medical Sciences, 1*(1), 2. [https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.64](https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.64)
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). *Laporan Riskesdas 2018 nasional*. Kementerian Kesehatan RI. [https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/](https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/)
Budiharto. (2013). *Pengantar ilmu perilaku kesehatan dan pendidikan kesehatan gigi*. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Daly, S., Seong, J., Parkinson, C. R., Newcombe, R., Claydon, N., & West, N. (2020). A proof of concept study to confirm the suitability of an intraoral scanner to record oral images for the non-invasive assessment of gingival inflammation. *Journal of Dentistry, 103*, 103579. [https://doi.org/10.1016/j.jdent.2020.103579](https://doi.org/10.1016/j.jdent.2020.103579)
Dos Santos, A. P. P., Oliveira, B. H., & Nadanovsky, P. (2021). Influence of oral hygiene behavior on gingival health in children. *International Journal of Paediatric Dentistry, 31*(1), 87–95. [https://doi.org/10.1111/ipd.12698](https://doi.org/10.1111/ipd.12698)
Hasanuddin, R. N., Bachtiar, R., Selviani, Y., Pratiwi, R., & Qayyim, N. (2025). Perbedaan kadar leukosit tikus Wistar jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi *Porphyromonas gingivalis* setelah diberi larutan madu lebah barat (Apis mellifera) konsentrasi 50% dengan chlorhexidine gluconate 0,2%. *Jurnal Riset Kesehatan Inovatif, 7*(1), 248. [https://journalpedia.com/1/index.php/jrki/article/view/4735](https://journalpedia.com/1/index.php/jrki/article/view/4735)
Ilmianti, Selviani, Y., Pertiwisari, A., Sembiring, A. I., & Hasanah, U. (2025). Hubungan perilaku menyikat gigi terhadap status kebersihan gigi dan mulut siswa SD di wilayah kerja Puskesmas Mamajang Kota Makassar. *Jurnal Keunggulan Kesehatan, 7*(1), 22–23. [https://journalpedia.com/1/index.php/jkk/article/view/4152](https://journalpedia.com/1/index.php/jkk/article/view/4152)
Izza, N. R., & Reca. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan status kesehatan periodontal pada penderita DM tipe 2 di RSUD Meuraxa. *Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 7*(2), 49. [https://doi.org/10.51544/keperawatan.v7i2.5579](https://doi.org/10.51544/keperawatan.v7i2.5579)
Marzuki, S. G., Maulani, C., & Arsista, D. (2024). Pengaruh tingkat pengetahuan terhadap keadaan kesehatan jaringan periodontal pada siswa MTsN 9 Jakarta, Indonesia. *Andalas Dental Journal, 12*(1), 2. [https://adj.fkg.unand.ac.id/index.php/ADJ/article/view/278](https://adj.fkg.unand.ac.id/index.php/ADJ/article/view/278)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). *Survei Kesehatan Indonesia 2023*. [https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/](https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/)
Nurlisa, F., Prasetyowati, S., & Fitria, U. S. (2022). Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar ditinjau dari media permainan. *Indonesian Journal of Health and Medical, 2*(4), 596–597. [https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/179](https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/179)
Novayanti, S., & Utami, P. T. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 7–9 tahun. *Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial dan Budaya, 7*(4), 29. [http://journal.umuslim.ac.id/index.php/ltr2/article/view/2420](http://journal.umuslim.ac.id/index.php/ltr2/article/view/2420)
Oktaviani, E., Feri, J., Aprilyadi, N., Zuraidah, Susmini, & Ridawati, D. I. (2022). Edukasi kesehatan GEROGI (gerakan gosok gigi) untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak prasekolah. *Journal of Character Education Society, 5*(2), 364. [https://journal.ummat.ac.id/index.php/JCES/article/view/7732](https://journal.ummat.ac.id/index.php/JCES/article/view/7732)
Putri, V. S., & Suri, M. (2022). Pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah di RT 10 Kelurahan Murni Kota Jambi. *Jurnal Abdimas Kesehatan, 4*(1), 40. [https://doi.org/10.36565/jak.v4i1.207](https://doi.org/10.36565/jak.v4i1.207)
Purwaningsih, E., Shoumi, F., & Ulfah, F. S. (2021). Faktor gingivitis pada remaja berdasarkan jenis kelamin. *Indonesian Journal of Health and Medical, 1*(4), 567. [https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/92](https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/92)
Rahmat, I. N., Putri, M. H., & Nugraha, A. P. (2023). Association between tooth-brushing behavior and gingival status among school-aged children. *Journal of Oral Health and Oral Epidemiology, 12*(2), 95–101. [https://doi.org/10.22122/johoe.v12i2.1938](https://doi.org/10.22122/johoe.v12i2.1938)
Meidina, S. A., Hidayati, S., & Mahirawatie, C. I. (2023). Systematic literature review: Pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. *Indonesian Journal of Health and Medical, 3*(2), 41–42. [https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/211](https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/211)
Zefanya, G., Pontoluli, K., Khoman, A. J., & Wowor, S. N. V. (2021). Kebersihan mulut dan kejadian gingivitis pada anak sekolah dasar. *Jurnal e-GiGi, 9*(1), 22. [https://doi.org/10.35790/eg.9.1.2021.32366](https://doi.org/10.35790/eg.9.1.2021.32366)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilmianti Ilmianti, Rini Pratiwi, Achmad Baiquni Natsir, Erika Aprina, Nadyah Nadjwa Arfiani Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







