ANALISIS HUBUNGAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI KOTA PALU

Authors

  • Manda Manda Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako
  • Made Tangkas Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako
  • Nikmah Utami Dewi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55056

Keywords:

kepatuhan konsumsi, makan bergizi gratis, preferensi makanan, remaja, status gizi

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan gizi yang ditandai dengan fenomena triple burden of malnutrition, sehingga diperlukan intervensi gizi yang efektif, salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan gizi, kepatuhan konsumsi menu, dan preferensi makanan Program MBG dengan status gizi remaja di Kota Palu. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 105 siswa penerima MBG di dua SMP di Kota Palu yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Asupan gizi diukur menggunakan metode food recall 2×24 jam, kepatuhan konsumsi dan preferensi makanan diukur dengan kuesioner terstruktur, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) sesuai standar WHO 2007. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal (55,24%), asupan gizi MBG kategori cukup (54,29%), tingkat kepatuhan konsumsi tinggi (71,43%), serta preferensi positif terhadap menu MBG (80,00%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan gizi (p=0,345), kepatuhan konsumsi (p=0,201), dan preferensi makanan (p=0,294) dengan status gizi remaja. Hasil analisis multivariat juga menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak berhubungan signifikan terhadap status gizi. Kesimpulannya, Program Makan Bergizi Gratis berperan sebagai pendukung pemenuhan gizi remaja, namun belum menjadi faktor penentu utama status gizi, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui peningkatan kualitas menu, edukasi gizi, dan pengendalian pola konsumsi di luar sekolah.

References

Cahyaningsih, A. N., Supriyadi, & Kurniawan, A. (2024). Tingkat Kepatuhan Remaja Putri Mengonsumsi Makanan Bergizi Terhadap Pencegahan Stunting Di Smp N 2 Gunungkidul Tahun 2024. Jurnal Ilmu Kesehatan (Jika), 3(2), 224–232.

Ernawati, F., Efriwati, N. N., Aji, G. K., Tjandrarini, D. H., Widodo, Y., Retiaty, F., Prihatini, M., Arifin, A. Y., Sundari, D., Rachmalina, R., Salimar, E. D. J., Aidi, M. N., & Syauqy, A. (2023). Micronutrients And Nutrition Status Of School-Aged Children In Indonesia. Journal Of Nutrition And Metabolism, Article Id 4610038, 1–7.

Gelli, A., Aurino, E., Folson, G., Arhinful, D., Adamba, C., Osei-Akoto, I., Masset, E., Watkins, K., Fernandes, M., Drake, L., & Alderman, H. (2019). A School Meals Program Implemented At Scale In Ghana Increases Height-For-Age During Midchildhood In Girls And In Children From Poor Households: A Cluster Randomized Trial. The Journal Of Nutrition, 149(8), 1434–1442.

Hartaningrum, P. I., Sutiari, I. K., Kurniati, D., & Susanto, A. (2021). Hubungan Antara Asupan Gizi Dengan Status Gizi Remaja Putri Di Kabupaten Buleleng, Bali – Jurnal Kesehatan (Vol. 12, No. 3), 411–418.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Badan Litbangkes.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Langi, J. R. (2022). Hubungan Stres Dan Preferensi Makanan Dengan Kejadian Berat Badan Lebih Pada Remaja Di Smp Negeri 3 Makassar [Skripsi]. Universitas Hasanuddin.

Mulalinda, C. W., Kapantow, N. H., & Punuh, M. I. (2019). Hubungan Antara Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Dan Lemak) Dengan Status Gizi Pelajar Kelas VII Dan VIII Di SMP Kristen Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat (KESMAS), 8(4), 256–263.

Muliani, U., Sumardilah, D. S., & Lupiana, M. (2023). Asupan Gizi Dan Pengetahuan Dengan Status Gizi Remaja Putri – Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma’arif Baturaja, 8(1), 35–42.

Resti, A. V., Mauludyani, Khomsan, A., Riyadi, H., Nurhidayati, V. A., Fatchiya, A. (2025). Determinants Of Children’s Nutritional Status In Rural And Urban Areas Of West Java, Indonesia. Nutrition Clinical Dietetics Hospital, 45(2), 20–26.

Savitri, N. P. D. (2019). Hubungan Sikap Remaja Dan Preferensi Makanan Dengan Pola Konsumsi Sayur Dan Buah Di Smpn 2 Kuta Utara [Skripsi]. Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Manda, M., Tangkas, M., & Dewi, N. U. (2026). ANALISIS HUBUNGAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI KOTA PALU. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 448–455. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55056

Issue

Section

Articles