HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) DENGAN RISIKO PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.55053Keywords:
ibu hamil, indeks massa tubuh, obesitas, preeklampsia, status giziAbstract
Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal. Salah satu faktor risiko yang diduga berperan dan bersifat dapat dimodifikasi adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Peningkatan prevalensi overweight dan obesitas pada wanita usia reproduksi menjadikan IMT sebagai indikator penting dalam upaya pencegahan preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tercatat dalam rekam medis di fasilitas kesehatan tempat penelitian. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh 49 subjek penelitian. Variabel independen adalah Indeks Massa Tubuh yang dihitung dari berat badan awal kehamilan dan tinggi badan, sedangkan variabel dependen adalah kejadian preeklampsia. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran rekam medis, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antara IMT dan preeklampsia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dengan preeklampsia berada pada kategori IMT normal hingga tinggi, dengan proporsi IMT tinggi (overweight dan obesitas) yang lebih besar dibandingkan IMT rendah. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara IMT dan kejadian preeklampsia (p < 0,05). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. IMT tinggi berperan sebagai faktor risiko yang perlu mendapat perhatian dalam pelayanan antenatal sebagai upaya pencegahan preeklampsia.References
Aji, A., Lipoeto, N. I., Yusrawati, Y., Malik, S. G., Kusmayanti, N. A., Susanto, I., Majidah, N., Nurunniyah, S., Alfiana, R. D., Wahyuningsih, W., & Vimaleswaran, K. S. (2022). Association between pre-pregnancy body mass index and gestational weight gain on pregnancy outcomes: A cohort study in Indonesian pregnant women. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 492. https://doi.org/10.1186/s12884-022-04792-9
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Spong, C. Y., & Dashe, J. S. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.
Elawad, T. (2024). Risk factors for pre-eclampsia in clinical practice guidelines: Comparison with the evidence. BJOG: An International Journal of Obstetrics & Gynaecology, 131(1), 46–62. https://doi.org/10.1111/1471-0528.17417
Karrar, S., Martingano, D., & Hong, P. (2025). Preeclampsia. StatPearls Publishing.
Mou, A. D., Barman, Z., Hasan, M., Miah, R., Hafsa, J. M., Trisha, A. D., & Ali, N. (2021). Prevalence of preeclampsia and the associated risk factors among pregnant women in Bangladesh. Scientific Reports, 11(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/s41598-021-87635-1
Sun, Y., Liu, B., Snetselaar, L. G., Wallace, R. B., Caan, B. J., Rohan, T. E., & Neuhouser, M. L. (2023). Association of pre-pregnancy body mass index with risk of preeclampsia: A meta-analysis. Hypertension in Pregnancy, 42(1), 1–11. https://doi.org/10.1080/10641955.2023.2178946
Wang, Y., Ssengonzi, R., Townley-Tilson, W. H. D., Kayashima, Y., Maeda-Smithies, N., & Li, F. (2024). The roles of obesity and ASB4 in preeclampsia pathogenesis. International Journal of Molecular Sciences, 25(16), 9017. https://doi.org/10.3390/ijms25169017
World Health Organization. (2020). Obesity and overweight. WHO.
World Health Organization. (2025). Pre-eclampsia (Fact sheet). WHO.
World Medical Association. (2013). World Medical Association Declaration of Helsinki: Ethical principles for medical research involving human subjects. JAMA, 310(20), 2191–2194. https://doi.org/10.1001/jama.2013.281053
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Isra Awaliyah Suhardin, Masita Fujiko, Abdul Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







