PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. ROYAL COCONUT KAWANGKOAN MINAHASA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54660Keywords:
intensitas kebisingan, tekanan darah diastolik, tekanan darah sistolikAbstract
Teknologi modern yang digunakan dapat memberikan dampak negatif berupa suara atau bunyi yang dihasilkan dari mesin-mesin produksi yang dapat menimbulkan kebisingan (noise pollution) di lingkungan kerja. Secara fisiologis, kebisingan dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah (± 10 mmHg) yang diakibatkan Pekerja yang dalam kondisi stres, terjadi peningkatan hormon adrenalin yang dapat meningkatkan kontraksi arteri, yang menyebabkan denyut jantung mengalami peningkatan, sehingga darah yang dipompa oleh jantung akan semakin meningkat dan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada pekerja bagian produksi di PT. Royal Coconut Kawangkoan Minahasa Utara. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan menggunakan desain Studi kohort prospektif (Prospective cohort study). Populasi pada penelitian ini yaitu pekerja bagian produksi PT. Royal Coconut Kawangkoan Minahasa Utara dengan jumlah sampel 56. Teknik pengambilan sampel diambil menggunakan Probability Sampling dengan metode Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu noise dosimeter dan sphygmomanometer digital. Analisis data menggunakan analisis korelasi spearman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap perubahan tekanan darah sistolik (p = 0,005), serta tidak terdapat pengaruh intensitas kebisingan terhadap perubahan tekanan darah diastolik (p = 0,100).References
Ardiansyah, M.Z., Widowati, E., (2024). Hubungan Kebisingan dan Karakteristik Individu dengan Kejadian Hipertensi pada Pekerja Rigid Packaging. Higeia (Journal of Public Health Research and Development) 8, 141–151. https://doi.org/10.15294/higeia.v8i1.75362.
Armstrong, C., Joint National Comitte, (2014). JNC 8 guildelines for the management of hypertention in adults 90, 503–504.
Arini, N., Wispriyono, B., Ashar, T., (2021). Paparan Kebisingan dan Perubahan Tekanan Darah Pekerja Di Bagian Kilang Area PT. Pertamina RU II Dumai Exposure to Noise and Changes in Blood Pressure of Workers in the Refinery Section of the PT. Pertamina RU II Dumai. Jurnal Kesehatan Lingkungan 11, 64–71. https://doi.org/10.47718/jkl.v10i2.1171.
BPS Kota Manado, (2021). Jumlah Kasus 10 Jenis Penyakit Terbanyak di Kota Manado, 2020 [www Document]. Badan Pusat Statistik Kota Manado.
Dewi, A.T., Joko, T., Darundiati, Y.H., (2021). Hubungan Iintensitas Kebisingan di Lingkungan Kerja dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pekerja PT. X Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) 9.
ILO, (2018). Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Muda , 1st ed. ILO Katalog., Jakarta, Indonesia.
Kemenaker RI, (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.
Kemenkes, (2023). SKI 2023 dalam angka. Kemenkes BKPK.
Kemenkes RI, (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2021 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Lendo, C., Maddusa, S., Sekeon, S., (2022). Hubungan antara Intensitas Kebisingan dengan Tekanan Darah dan Denyut Nadi pada Pekerja Industri Mebel di Desa Touliang Oki. Jurnal KESMAS 11.
Miyanda, C.K., (20210. Hubungan Tingkat Kebisingan di Lingkungan Kerja dengan Tekanan Darah Pada Pekerja di Unit Utilities dan Oil Movement PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan, Jawa Barat Tahun 2020. Jurnal Nasional Kesehatan Lingkungan Global 2. https://doi.org/10.7454/jnklg.v2i3.1010.
Nurjanah, D. R., Joko, T., & Suhartono, S. (2020). Hubungan Pajanan Kebisingan dengan Tekanan Darah Pada Pekerja PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Media Kesehatan Masyarakat Indoensia, 19(2), 147–151. https://doi.org/10.14710/mkmi.19.2.147-151.
Setyawan, H., Widjanarti, M.P., Suratna, F.S.N., Ada’, Y.R., Wijayanti, R., Chahyadhi, B., (2022). Korelasi Intesnitas Kebisingan terhadap Tekanan Darah dan Denyut Nadi pada Pekerja Penenunan Tekstil, 1st ed. CV. DIVA PUSTAKA.
Tim Riskesdas 2018, (2019). Laporan Provinsi Sulawesi Utara Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta.
Widya, M., Setiani, O., Dangiran, H.L., (2018). Hubungan Intensitas Kebisingan dengan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik pada Pekerja Pertambangan Pasir dan Batu PT. X Rowosari, Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) 6.
WHO, (2023). Hypertension [www Document]. World Helath Organization. URL https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension.(accessed 5.21.25).
World Health Organization, (2018). Enviromental noise guidelines for the European Region. WHO Regional for Europe, Denmark.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chrystania Veronika Salila, Woodford B. S. Joseph, Budi T. Ratag

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







