ANALISIS PELAPORAN SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPON (SKDR) PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS HARAPAN RAYA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54275Keywords:
analisis, puskesmas, Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)Abstract
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) merupakan aplikasi berbasis website dan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menanggulangi wabah penyakit menular, sehingga terjadi kewaspadaan dini dan kesiapan menghadapi wabah penyakit menular pada suatu wilayah. SKDR sangat penting dan harus dilaporkan dengan tepat, lengkap dan cepat. Namun yang terjadi adalah masih terjadinya keterlambatan laporan SKDR dari Fasyankes jejaring dan jaringan UPT Puskesmas Harapan Raya. Oleh karena itu, perlu dianalisis lebih lanjut mengenai pelaporan sistem SKDR pada Fasyankes di wilayah kerja UPT Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (problem solving cycle), dimana informan penelitian terdiri dari tiga orang. Sehingga data penelitian dikumpulkan dengan wawancara, dan analisisnya menggunakan analisis kualitatif dan fish bone analysis. Melalui hasil penelitian, diperoleh bahwa bahwa jumlah tenaga pelapor terbatas (satu orang), terbatasnya anggaran karena hanya menggunakan dana BOK, pelaporan yang masih manual, sosialisasi dan edukasi ke Fasyankes masih bersifat situasional, adanya keterbatasan formulir SKDR dan fasilitas komputer yang tidak tersedia, serta kurangnya kurangnya dukungan dan pengawasan pimpinan Fasyankes jejaring serta tidak adanya monitoring dan evaluasi terjadwal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterlambatan laporan SKDR dari Fasyankes jejaring dan jaringan UPT Puskesmas Harapan Raya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor man (sumber daya manusia), money (dana), method (metode), machine (sarana prasarana), material, dan management (manajemen).References
Aprilliyani, A., Handayani, H., Septian, N. M., Rahim, F. K., & Amalia, I. S. (2025). Analisis faktor determinan capaian surveilans digital. Journal of Public Health Innovation, 5(2), 164–173. https://doi.org/10.34305/jphi.v5i2.1502
Dairov, A., Issabekova, A., Sekenova, A., Shakhatbayev, M., & Ogay, V. (2024). Prevalence, incidence, gender and age distribution, and economic burden of psoriasis worldwide and in Kazakhstan. In Journal of Clinical Medicine of Kazakhstan (Vol. 21, Issue 2, pp. 18–30). National Scientific Medical Center. https://doi.org/10.23950/jcmk/14497
Daudén, E., Pujol, R. M., Sánchez-Carazo, J. L., Toribio, J., Vanaclocha, F., Puig, L., Yébenes, M., Sabater, E., Casado, M. A., Caloto, M. T., & Aragón, B. (2023). Demographic characteristics and health-related quality of life of patients with moderate-to-severe psoriasis: The VACAP study. Actas Dermo-Sifiliograficas, 104(9), 807–814. https://doi.org/10.1016/j.ad.2013.03.005
Dyah, F., Dewi, K., Dokter, P., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2020). Terapi Pada Psoriasis. Jurnal Medika Hutama. Http://Jurnalmedikahutama.Com
Ekaputri Nuroctaviani, L., & Tjiahyono, E. (2022). Psoriasis Vulgaris : Laporan Kasus Psoriasis Vulgaris : A case Report. Continuing Medical Education.
Fitriani, H., Hargono, A., & Atoillah Isfandiari, M. (2023). Perkembangan Pemanfaatan Teknologi Digital Surveilans Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)/EWARS Di Indonesia Development of Use of Digital Technology Surveillance System Early Awareness and Response (SKDR)/EWARS In Indonesia. In MAJALAH SAINSTEKES (Vol. 10, Issue 2).
Hendra Alamsyah, D., Mulyani, Y., & Kaniawati, M. (2023). review : the effect of medication reminder applications on medication compliance in type 2 diabetes mellitus PATIENTS. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(4), 1449–1460. https://doi.org/10.37874/ms.v8i4.926
J., Made Reyningrum Karang, N., Wayan Gede Artawan Eka Putra, I., Ngurah Gede Dharmayuda, A., Istri Sri Dharma Astiti (2025). Optimalisasi Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Denpasar : Tantangan, Strategi, Rekomendasi Pengendalian Berkelanjutan. Vol 9 Nomor 1
Lesmana, A. E., Oktamaria Sihole, P., Anggreini, A. L., Kiswanto, M. J., Rochmah, L., & Wasir, R. (2024). Challenges and Opportunities For Implementing The Ewars System In Indonesia : Literatur Review. 5(2).
Manurung, M. K., Reo, S. E., Pardosi, J. F., & Muscatello, D. J. (2020). Evaluation Of The Indonesian Early Warning Alert and Response System (EWARS) in West Papua, Indonesia. In WHO South-East Asia Journal of Public Health (Vol. 9, Issue 2).
Kementerian Kesehatan RI. 2023. Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan). Pedoman Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).
Kementerian Kesehatan RI. 2024. V17_Pedoman Puskesmas Kalster 4 (1)
Kementerian Kesehatan RI Bidang Surveilans dan Karantina Kesehatan Bekerjasama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM, D. (2023). Modul Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota.
Salastianour, Alda, et.al. 2024. Analisis_sistematis_literatur_tentang_optimalisasi. Jurnal Pendidikan Kesehatan Vol 4, Nomor 2.
Syahrani, Z. (2024). Analisis Pengimplementasian Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Untuk Penyakit Potensial KLB di Indonesia. https://www.researchgate.net/publication/387276080
Tirtabayu Hasri, E. (2015.). Panduan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Res pon (SKDR) untuk Pelaporan Penyakit Berpotensi KLB
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fithri Herdiyanti, Jasrida Yunita, Desri Novita Yanti, M.Kamali Zaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







