PENGARUH SENAM DUDUK TERHADAP FLEKSIBILITAS UPPER BODY DAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA LANSIA
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54274Keywords:
fleksibilitas, fungsi fungsional, lansia, senam dudukAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam duduk menggunakan kain terhadap fleksibilitas upper body dan kemampuan fungsional lansia. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan metode one group pretest-posttest yang melibatkan 22 lansia di Dusun Mantren, Klodran. Sebelum intervensi, seluruh responden menjalani pengukuran awal (pretest) untuk mengetahui kondisi fleksibilitas dan kemampuan fungsional. Instrumen yang digunakan adalah Back Scratch Test untuk mengukur fleksibilitas tubuh bagian atas dan Barthel Index untuk menilai kemampuan aktivitas sehari-hari. Intervensi senam duduk menggunakan kain dilakukan selama sepuluh sesi dengan durasi 90 menit setiap sesi. Setelah intervensi selesai, pengukuran akhir (posttest) dilakukan menggunakan instrumen yang sama. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Back Scratch Test sisi kanan meningkat dari 4,86 cm menjadi 5,40 cm. Selain itu, nilai Barthel Index juga mengalami peningkatan dari 74,41 menjadi 77,05 dengan nilai p = 0,000, yang menunjukkan adanya perubahan yang signifikan setelah intervensi diberikan. Latihan senam duduk dengan bantuan kain memberikan resistensi ringan yang membantu mengaktifkan otot bahu, lengan, dan tubuh bagian atas secara optimal. Aktivitas ini juga melatih koordinasi gerak, meningkatkan kelenturan, serta mendukung kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas harian. Dengan demikian, senam duduk menggunakan kain dapat disimpulkan sebagai intervensi yang sederhana, aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk meningkatkan fungsi fisik serta kemandirian lansia.References
Adliah, F., Rini, I., Natsir, W. S., & Sari, T. (2023). Pengaruh Balance and Strength Tele-Exercise (BAST) Terhadap Kekuatan Otot dan Mobilitas Fungsional Lansia Effects. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 25–32.
Akbar, F., Darmiati, Arfan, F., & Putri, A. A. Z. (2021). Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia di Kecamatan Wonomulyo. Jurnal Abdidas, 2(2), 392–397.
Bintang S, T. N. (2020). Pengaruh Prmberian Senam Lansia Terhadap Peningkatan Kebugaran dan Fleksibilitas Serta Kecepatan Pada Lansia Di Desa Sionom Hudon Selatan Tahun 2020. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF), 21-26.
Cancela Carral, J. M., Pallin, E., Orbegozo, A., & Ayán Pérez, C. (2017). Effects of Three Different Chair-Based Exercise Programs on People Older Than 80 Years. Rejuvenation Research, 20(5), 411–419. https://doi.org/10.1089/rej.2017.1924
Dillon, W. A. (1952). The Sit and Reach-A Test of Black and Leg Flexibility. Research Quarterly. American Association for Health, Physical Education and Recreation, 23, 115-118.
Dita Mirawati, A. R. (2022). Sosialisasi Dan Deteksi Pemeriksaan Penurunan Fleksibilitas Otot Hamstring Pada Kader Lansia Di Kecamatan Jebres Surakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 62-67.
Eva Ratna Dewi, E. F. (2021). Pelaksanaan Senam Lansia Untuk Peningkatan Kualitas Hidup Lansia. PKM-CSR, 440-444.
Evi Diliana Rospia, D. K. (2022). Pemberdayaan Lansia Melalui Senam Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Fisik Dalam Mendukung Lansia Tangguh. Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3047-3051.
Fauziyah Susilawati, E., Iszakiyah, N., & Kesehatan Politeknik Negeri Madura, J. (2021). Efektifitas Latihan Range Of Motion (ROM) Aktif terhadap Tonus Otot Ekstrimitas bawah dan Rentang Gerak Sendi pada Lansia. Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan, 11, 1–9. https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/FIK
Hafizatun Nadia, S. N. (2024). Efektivitas chair based exercise terhadap fleksibilitas trunk lansia. 513-517.
Kardi Rahayu, I. G. (2020). Profil Pasien Ruptur Ligamentum Krusiatum Anterior Yang Dilakukan Tindakan Operasi Di Rsup Sanglah Tahun 2018–2019. Jurnal Medika Udayana, 46-52.
Klempel, N., Blackburn, N. E., McMullan, I. L., Wilson, J. J., Smith, L., Cunningham, C., O’sullivan, R., Caserotti, P., & Tully, M. A. (2021). The effect of chair‐based exercise on physical function in older adults: A systematic review and meta‐analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(4), 1–17. https://doi.org/10.3390/ijerph18041902
Lilyana M, C. A. (2024). Education About Aging and Chair Exercise to Maintain Elderly Mobility. Community Service Journal of Indonesia, 6, 75-79.
Maya Puspa Rini, R. H. (2021). Perbedaan Efektivitas Chair-Based Exercise dan Senam Lansia dalam Meningkatkan Fleksibilitas Lumbal Lanjut Usia. Medica Hospitalia: Journal of Clinical Medicine, 1-6.
Muhammadiyah, M. P. (2020). Muhammadiyah Membangun Kesehatan Bangsa: Sehat Badannya Sehat Jiwanya. MPKU PP Muhammadiyah.
Mutnawasitoh, I. R. (2024). Perbedaan Pemberian Core Stability Exercise dan Chair Based Exercise terhadap Peningkatan Fleksibilitas Lumbal Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 97-105.
Mocanu, G. D., & Dobrescu, T. (2021). Improving upper body flexibility in students through various types of stretching during physical education lessons. Journal of Physical Education and Sport, 21(3), 1533–1543. https://doi.org/10.7752/jpes.2021.03195
Nishio, M., Haseda, M., Inoue, K., Saito, M., & Kondo, N. (2024). Measuring functional ability in Healthy Ageing: testing its validity using Japanese nationwide longitudinal data. Age and Ageing, 53(1), 1–9. https://doi.org/10.1093/ageing/afad224
Statistik Penduduk Lanjut Usia 2024 (Vol. 21). (2024). Badan Pusat Statistik.
Suriawan, N. N. I. M., Pramita, I., & Yoga Parwata, I. M. (2023). Pengaruh Latihan Modifikasi Hatha Yoga terhadap Fleksibilitas Lumbal pada Anak Usia 9-12 tahun di SD Negeri 2 Marga Tabanan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 9(1), 139–149.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Shofia Roja, Arin Supriyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







