DESAKU ASIK : DESA SAHABAT KUSTA TANPA STIGMA UNTUK ELIMINASI DAN DETEKSI DINI KUSTA

Authors

  • Nur Kamariyah Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Noor Huda Mustofa
  • Zakkiyatus Zainiyah Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Noor Huda Mustofa
  • M. Masinuddin Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Noor Huda Mustofa
  • M. Suhron Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Noor Huda Mustofa

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54196

Keywords:

Kusta, stigma, edukasi masyarakat, DESAKU ASIK, pemberdayaan

Abstract

Penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak pada aspek medis, sosial, ekonomi, serta psikologis. Tingginya stigma sering menyebabkan keterlambatan diagnosis, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Program Inovasi DESAKU ASIK dalam meningkatkan pengetahuan, menurunkan stigma, dan memperkuat deteksi dini kusta di Desa Plakaran. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental one group pretest–posttest dengan melibatkan 63 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan melalui kader kesehatan dan tokoh masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 23.36 menjadi 42.20 dan nilai N-Gain sebesar 0,70. Stigma juga menurun tajam, dari rata-rata 41.33 menjadi 20.49 dengan N-Gain 0,70. Program turut memperkuat deteksi dini melalui skrining aktif yang mengidentifikasi tujuh suspek yang kemudian dinyatakan negatif. Secara keseluruhan, DESAKU ASIK terbukti sangat efektif sebagai intervensi edukasi berbasis komunitas.

References

Adi, I. R. (2019). Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya pemberdayaan Masyarakat. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9, pp. 1689–1699).

BPS Kabupaten Sampang. (2021). Kecamatan Jrengik Dalam Angka (BPS Kabupaten Sampang (ed.); 2021st ed.). BPS Kabupaten Sampang.

BPS Provinsi Jawa Timur. (2020). STATISTIK KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR 2020. In BPS Provinsi Jawa Timur.

BPS Provinsi Jawa Timur. (2025). STATISTIK KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR 2024.

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Sampang 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2024.

Hidayat, M. (2025). Pengalaman Penderita Penyakit Kusta : Studi Fenomenologi. Indonesian Health Science Journal, 5(2), 148–157.

Jufrizal, & Nurhasanah. (2019). Stigma masyarakat pada penderita kusta. Idea Nursing Journal, X(1), 27–31.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Kinerja Kementrian Kesehatan Tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2021, 1–224.

Manoppo, M. W. (2024). Eksplorasi Faktor Sosial Budaya terhadap Prevalensi Kusta di Papua : Studi Kualitatif. Klabat Journal of Nursing, 6(2).

Maramis, V. D. C. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Insidensi Kusta Pasca Kemoprofilaksis Rifampicin Dosis Tunggal di Desa Aergale Wilayah Kerja Puskesmas Ongkaw. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(April), 552–562.

Mohamad, A., Suryadi, & Dharsono, W. W. (2025). Stigma dan Persepsi Masyarakat Terhadap Penderita Kusta: Studi Kualitatif di Kelurahan Kalibobo, Papua Tengah. JURNAL PROMOTIF PREVENTIF, 8(4), 898–905.

Muhawarman, A. (2025). “PDKT dengan Kumis Pak Kades”: Inovasi Sampang Perangi Kusta hingga ke Desa. Kementerian Kesehatan RI.

Peraturan Bupati Sampang Nomor 39 Tahun 2025 tentang Percepatan Eliminasi Kusta di Kabupaten Sampang, 1 (2025).

Prameswari, A. (2024). Gambaran Epidemiologi Penyakit Kusta di Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(6), 1495–1499. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i6.5119

Putry, H. M. E., ’Adila, V. N., Sholeha, R., & Hilmi, D. (2020). Video Based Learning Sebagai Tren Media Pembelajaran Di Era 4.0. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 5(1), 1–24. https://doi.org/10.55187/tarjpi.v5i1.3870

Reskiaddin, L. O., Yulia Anhar2, V., Sholikah, S., & Wartono, W. (2020). Tantangan Dan Hambatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Daerah Semi-Perkotaan : Sebuah Evidence Based Practice di Padukuhan Samirono, Sleman Yogyakarta. Jurnal Kesmas Jambi, 4(2), 43–49. https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2.10569

Riskesdas Jatim. (2018). Laporan Provinsi Jawa Timur RISKESDAS 2018. In Kementerian Kesehatan RI. https://drive.google.com/drive/folders/1XYHFQuKucZIwmCADX5ff1aDhfJgqzI-l%0A

Downloads

Published

2026-02-13

How to Cite

Kamariyah, N., Zainiyah, Z., Masinuddin, M., & Suhron, M. (2026). DESAKU ASIK : DESA SAHABAT KUSTA TANPA STIGMA UNTUK ELIMINASI DAN DETEKSI DINI KUSTA. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 45–51. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54196

Issue

Section

Articles