MENDETEKSI DINI PENDERITA TBC MELALUI PROGRAM KAPAK TBC DI PUSKESMAS BANYUATES SAMPANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54168Keywords:
Tuberkulosis, KAPAK TBC, Kader Kesehatan, Deteksi DiniAbstract
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan dengan rendahnya penemuan kasus di wilayah Puskesmas Banyuates Sampang. Inovasi KAPAK TBC (Kenali, Periksa, Kunjungi) dikembangkan untuk meningkatkan deteksi dini melalui pemberdayaan kader. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas KAPAK TBC dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan cakupan penemuan kasus. Desain penelitian adalah quasi-eksperimen pretest–posttest pada 32 keluarga kontak. Intervensi meliputi, skrining aktif, pendampingan pemeriksaan dahak/TCM, dan kunjungan rumah. Analisis menggunakan Paired t-test dan Wilcoxon. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat (p = 0,000). Tanda gejala TB dan hasil pemeriksaan dahak juga meningkat signifikan (p = 0,005). Metode KAPAK TBC terbukti efektif memperkuat kapasitas kader dan meningkatkan penemuan kasus berbasis komunitas.References
Amalia, Y., Setiawan, S., & Witdiawati, W. (2024). Health education to reduce negative stigma and increase willingness to screen for tuberculosis. HealthCare Nursing Journal, 6(1), 39–44.
Ardenny. (2022). Pelatihan dan pendampingan kader dalam meningkatkan fungsi keluarga dengan masalah TBC. Jurnal SOLMA, 11(1), 202–208. https://doi.org/10.22236/solma.v11i1.7884
Boy, E. (2023). Efektivitas pelatihan kader kesehatan dalam penanganan tuberkulosis di wilayah binaan. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia. https://doi.org/10.22146/jpki.25274
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan program penanggulangan tuberkulosis tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Strategi nasional pengendalian TBC 2020–2024. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI.
Marhamah, Zakiyuddin, Maisyaroh, S. F., & Yarmaliza. (2022). Evaluasi pelaksanaan program penganggulangan tuberculosis paru (P2TB) di Puskesmas Ie Mirah Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2020. JURMAKEMAS (Jurnal Mahasiswa Kesehatan).
Napirah, M. I., et al. (2024). Peran kader dalam skrining TBC melalui kunjungan rumah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(1), 22–30.
Nur Triningtias, P. (2023). Pemberdayaan kader kesehatan untuk deteksi dini tuberkulosis paru: Menjaga kesehatan masyarakat melalui aksi preventif. Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 160–168. https://doi.org/10.61132/bumi.v2i1.63
Purwanti, E., Widjanarko, B., & Raharjo, B. (2023). Community-based active case finding and TB detection improvement in rural areas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–154.
Puspasari, R. (2019). Tuberkulosis: Konsep, penatalaksanaan dan upaya pencegahan. Yogyakarta: Deepublish.
Sari, N. P., Hutagalung, R., & Lase, M. (2022). Evaluation of community-based active case finding in North Sumatra and Nias. Tropical Medicine and Infectious Disease, 5(4), 163. https://doi.org/10.3390/tropicalmed5040163
Sistyaningsih, M., Hendrati, L. Y., Hadi, S. S., & Farakhin, N. (2023). Analisis penemuan suspek TB di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur tahun 2021. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 7(1), 325–332. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13418
Trisno, Z. (2023). Pengaruh metode pelatihan simulasi terhadap pengetahuan dan kinerja kader TBC YABHYSA di Kabupaten Sumenep tahun 2022. Jurnal Ventilator, 1(2), 176–189. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i2.319
Umniyati, H., Syarip, A., & Subandiyah, I. D. (2023). Pelatihan kader komunitas dalam penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Jakarta Selatan. Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.70427/smartdedication.v2i1.163
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153. Jakarta: Sekretariat Negara.
Wirakhmi, I. N., Purnawan, I., & Sumantri, R. B. (2024). Upaya edukasi melalui pelatihan kader dalam mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman tuberculosis (TB) di masyarakat. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(4), 2095–2102. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i4.5345
Yuliawati, R., & Purnamawati, D. (2023). Investigasi kontak sebagai strategi penemuan kasus tuberkulosis: Literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1203–1212.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Endang Murdaningrum, Zakkiyatus Zainiyah, Eny Susanti, M. Hasinuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







