MASTEKTOMI SUBKUTAN PADA GINEKOMASTIA BILATERAL : LAPORAN KASUS

Authors

  • Elisabeth Heidi Winata Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Adi Purnomo Bagian Bedah, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Semarang
  • Yonathan Adi Purnomo Bagian Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54060

Keywords:

Ginekomastia, laporan kasus, mastektomi subkutan, pembesaran payudara pria

Abstract

Ginekomastia merupakan suatu kondisi di mana terdapat pembesaran payudara pada pria. Mastektomi subkutan pada pasien dengan ginekomastia sangat jarang dilakukan dan jarang dipublikasikan hingga saat ini. Pada laporan kasus ini didapatkan seorang pria berusia 18 tahun datang ke poli bedah dengan keluhan adanya pembesaran jaringan payudara pada kedua payudara disertai nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS) 3. Pembesaran jaringan payudara dirasakan sejak pasien berusia 14 tahun. Keluhan serupa sebelumnya disangkal. Hasil pemeriksaan fisik thorax ditemukan adanya pembesaran jaringan payudara pada kedua payudara dengan ukuran 5x6x3 cm pada payudara kanan dan 5x5x3 cm pada payudara kiri yang berbatas tidak tegas dan terdapat nyeri tekan. Pemeriksaan rontgen thorax dengan proyeksi AP/PA dan pemeriksaan laboratorium darah rutin dalam batas normal. Tatalaksana pasien ini berupa mastektomi subkutan. Mastektomi subkutan merupakan suatu prosedur operasi yang dilakukan pada ginekomastia, di mana jaringan payudara diambil tanpa menghilangkan puting dan areola. Hasil dari pemeriksaan Patologi Anatomi didapatkan adanya kesan ginekomastia. Setelah dilakukan prosedur mastektomi subkutan, payudara pasien tersebut menjadi seperti payudara pria pada umumnya. Dari teori yang didapatkan, ginekomastia merupakan suatu kelainan berupa pembesaran payudara pada pria yang dapat terjadi akibat adanya kelebihan kadar estrogen yang bersirkulasi jika dibandingkan dengan kadar testosteron. Jadi, sebagai kesimpulan, ginekomastia bilateral pada pria remaja merupakan kasus yang jarang terjadi, dan operasi mastektomi subkutan merupakan operasi yang jarang dilakukan.

References

American Cancer Society. (2025, March 31). Mastectomy. Https://Www.Cancer.Org/Cancer/Types/Breast-Cancer/Treatment/Surgery-for-Breast-Cancer/Mastectomy.Html.

Andersen, D. K., Billiar, T. R., Dunn, D. L., Hunter, J. G., Kao, L. S., Matthews, J. B., & Pollock, R. E. (2019). Schwartz’s Principles of Surgery (11th ed., Vol. 1). McGraw Hill.

Candra, A. (2020). Patofisiologi stunting. Journal of Nutrition and Health, 8.

Giuseppe, R., Lombardi, F., & Ferrara, L. (2023). Management of hypertensive urgency: Evidence-based recommendations. Journal of Clinical Hypertension, 25(1), 34–42.

Hardani, M., & Zuraida, R. (2019). Penatalaksanaan gizi buruk dan stunting pada balita usia 14 bulan dengan pendekatan kedokteran keluarga. Medula, 9.

Henny, M. (2021). Gambaran praktik ibu dalam pemberian makan pada balita dengan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Kakap. Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2017). Buku saku desa dalam penanganan stunting (hlm. 9–12). Jakarta.

Lemaine, V., Cayci, C., Simmons, P. S., & Petty, P. (2013). Gynecomastia in adolescent males. Seminars in Plastic Surgery, 27(1), 56–61. https://doi.org/10.1055/s-0033-1347166

Swerdloff, R. S., & Ng, J. C. M. (2023). Gynecomastia: Etiology, Diagnosis, and Treatment. Endotext.

Vidiningsih, E., Kurniawan, F., & Purnama, R. (2022). Komplikasi kardiovaskular akibat hipertensi pada anak dan dewasa muda: Tinjauan literatur. Jurnal Kedokteran Indonesia, 15(2), 78–86.

World Health Organization. (2025a). Global report on hypertension: Prevention and control. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2025b). Guidelines for the management of high blood pressure. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-03-06

How to Cite

Winata, E. H., Purnomo, A., & Purnomo, Y. A. (2026). MASTEKTOMI SUBKUTAN PADA GINEKOMASTIA BILATERAL : LAPORAN KASUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 10(1), 621–625. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54060

Issue

Section

Articles