MASTEKTOMI SUBKUTAN PADA GINEKOMASTIA BILATERAL : LAPORAN KASUS
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54060Keywords:
Ginekomastia, laporan kasus, mastektomi subkutan, pembesaran payudara priaAbstract
Ginekomastia merupakan suatu kondisi di mana terdapat pembesaran payudara pada pria. Mastektomi subkutan pada pasien dengan ginekomastia sangat jarang dilakukan dan jarang dipublikasikan hingga saat ini. Pada laporan kasus ini didapatkan seorang pria berusia 18 tahun datang ke poli bedah dengan keluhan adanya pembesaran jaringan payudara pada kedua payudara disertai nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS) 3. Pembesaran jaringan payudara dirasakan sejak pasien berusia 14 tahun. Keluhan serupa sebelumnya disangkal. Hasil pemeriksaan fisik thorax ditemukan adanya pembesaran jaringan payudara pada kedua payudara dengan ukuran 5x6x3 cm pada payudara kanan dan 5x5x3 cm pada payudara kiri yang berbatas tidak tegas dan terdapat nyeri tekan. Pemeriksaan rontgen thorax dengan proyeksi AP/PA dan pemeriksaan laboratorium darah rutin dalam batas normal. Tatalaksana pasien ini berupa mastektomi subkutan. Mastektomi subkutan merupakan suatu prosedur operasi yang dilakukan pada ginekomastia, di mana jaringan payudara diambil tanpa menghilangkan puting dan areola. Hasil dari pemeriksaan Patologi Anatomi didapatkan adanya kesan ginekomastia. Setelah dilakukan prosedur mastektomi subkutan, payudara pasien tersebut menjadi seperti payudara pria pada umumnya. Dari teori yang didapatkan, ginekomastia merupakan suatu kelainan berupa pembesaran payudara pada pria yang dapat terjadi akibat adanya kelebihan kadar estrogen yang bersirkulasi jika dibandingkan dengan kadar testosteron. Jadi, sebagai kesimpulan, ginekomastia bilateral pada pria remaja merupakan kasus yang jarang terjadi, dan operasi mastektomi subkutan merupakan operasi yang jarang dilakukan.References
American Cancer Society. (2025, March 31). Mastectomy. Https://Www.Cancer.Org/Cancer/Types/Breast-Cancer/Treatment/Surgery-for-Breast-Cancer/Mastectomy.Html.
Andersen, D. K., Billiar, T. R., Dunn, D. L., Hunter, J. G., Kao, L. S., Matthews, J. B., & Pollock, R. E. (2019). Schwartz’s Principles of Surgery (11th ed., Vol. 1). McGraw Hill.
Candra, A. (2020). Patofisiologi stunting. Journal of Nutrition and Health, 8.
Giuseppe, R., Lombardi, F., & Ferrara, L. (2023). Management of hypertensive urgency: Evidence-based recommendations. Journal of Clinical Hypertension, 25(1), 34–42.
Hardani, M., & Zuraida, R. (2019). Penatalaksanaan gizi buruk dan stunting pada balita usia 14 bulan dengan pendekatan kedokteran keluarga. Medula, 9.
Henny, M. (2021). Gambaran praktik ibu dalam pemberian makan pada balita dengan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Kakap. Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2017). Buku saku desa dalam penanganan stunting (hlm. 9–12). Jakarta.
Lemaine, V., Cayci, C., Simmons, P. S., & Petty, P. (2013). Gynecomastia in adolescent males. Seminars in Plastic Surgery, 27(1), 56–61. https://doi.org/10.1055/s-0033-1347166
Swerdloff, R. S., & Ng, J. C. M. (2023). Gynecomastia: Etiology, Diagnosis, and Treatment. Endotext.
Vidiningsih, E., Kurniawan, F., & Purnama, R. (2022). Komplikasi kardiovaskular akibat hipertensi pada anak dan dewasa muda: Tinjauan literatur. Jurnal Kedokteran Indonesia, 15(2), 78–86.
World Health Organization. (2025a). Global report on hypertension: Prevention and control. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2025b). Guidelines for the management of high blood pressure. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elisabeth Heidi Winata, Adi Purnomo, Yonathan Adi Purnomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







