METODE MANGGA MUDA TERHADAP PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENULARAN  TBC PARU

Authors

  • Titin Yuliani Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Noor Huda Mustofa
  • M. Hasinuddin Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Universitas Noor Huda Mustofa
  • Novi Anggraeni Program Studi Magister Administrasi Kesehatan, Universitas Noor Huda Mustofa
  • Eddy Moeljono Magister Administrasi Kesehatan Universitas Noor Huda Mustofa

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.53561

Keywords:

perilaku, keluarga, pencegahan, penularan, TB paru

Abstract

Hampir  969.000 kasus TB paru di Indonesia, menempatkannya di posisi kedua secara global. Fungsi perilaku keluarga dalam mencegah penyebaran TB paru sangat penting dalam meminimalkan risiko penularan. Membandingkan perilaku keluarga dalam upaya pencegahan dan penularan TBC Paru  sebelum dan sesudah dilakukan metode Mangga Muda merupakan tujuan utama penelitian ini. Desain penelitian ini adalah kuasi-eksperimental dengan desain pre post one group. Sebanyak 52 keluarga pasien terdeteksi TBC paru dipilih untuk penelitian ini dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji-T berpasangan, yang membutuhkan nilai-p kurang dari 0,05 untuk memiliki signifikansi. Hasil statistik wilcoxon signed ranks test menunjukkan sig = 0,000, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai deteksi perilaku keluarga pasien yang didiagnosis dengan tuberkulosis paru berbeda secara signifikan sebelum dan sesudah metode Mangga Muda diterapkan.  Kata Kunci: perilaku, keluarga, pencegahan, penularan, TB paru

References

Ariani, F., Lapau, B., Zaman, K., Mitra, M., & Rustam, M. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 6(1), 33–38.

Bagcchi, S. (2023). WHO’s global tuberculosis report 2022. The Lancet Microbe, 4(1), e20.

Dewi Kristini, T., & Hamidah, R. (2020). Kesehatan Masyarakat F, Muhammadiyah Semarang U, Kesehatan Provinsi Jawa Tengah D. Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1).

Dr. Nursalam, M.Nurs., (Hons.). (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Kperawatan Pendekatan Praktis ((Hons.) Dr. Nursalam, M.Nurs. (ed.); 3rd ed.). Salemba Medika.

Irma, I., Sabilu, Y., Muchtar, F., & Zainuddin, A. (2021). Pengaruh Infeksi Penyakit Tropis terhadap Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kabupaten Buton Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 20(2), 83–88.

Izzudin, M. M. (2017). Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Pada Keluarga Penderita Tuberkulosis (Di Puskesmas Cukir Kabupaten Jombang). STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.

Kemenkes, R. I. (2019). Profil kesehatan Indonesia tahun 2019. Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia, 42(4), 1.

Kendari, D. K. (2018). Profil Kesehatan Kota Kendari. Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Matsubara, K., Higaki, T., Matsubara, Y., & Nawa, A. (2015). Nitric oxide and reactive oxygen species in the pathogenesis of preeclampsia. International Journal of Molecular Sciences, 16(3), 4600–4614. https://doi.org/10.3390/ijms16034600

Moa, T., & Zainuddin, A. N. (n.d.). Prilaku Masyarakat Terhadap Upaya Pencegahan Penularan Penyakit TB.

Muniroh, N., & Aisah, S. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan penyakit tuberculosis (TBC) paru di wilayah kerja puskesmas Mangkang Semarang Barat. Jurnal Keperawatan Komunitas, 1(1).

Nugrahaeni, D. K., & Rosmalaningrum, L. (2021). Risk factors in pulmonary tuberculosis treatment failure. The Indonesian Journal of Public Health, 16(1), 12.

Nurhayati, I., Kurniawan, T., & Mardiah, W. (2015). Perilaku pencegahan penularan dan faktor-faktor yang melatarbelakanginya pada pasien tuberculosis multidrugs resistance (TB MDR). Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 3(3).

Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor risiko kejadian tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1), 5.

Rahmawati, N., Yulanda, N. A., Ligita, T., Ghifari, M. I., & Puspita, A. M. (2023). Edukasi tentang pencegahan penularan TB pada anak dengan Si “Comel.” Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(3), 501–509.

Raji, M., & Rusdi, R. (2022). Peran Keluarga dalam Mendukung Keberhasilan Pengobatan pada Penderita Penyakit Tb Paru. Journal of Intan Nursing, 1(1), 28–39.

RI, K. (2015). Peraturan pemerintah no. 34 tahun 2015 tentang penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim. Jakarta: Kemenkes RI.

Rohmah, S., & Wicaksana, A. Y. (2015). Upaya keluarga untuk mencegah penularan dalam perawatan anggota keluarga dengan TB Paru. Jurnal Keperawatan, 6(2).

Sugion, S., Ningsih, F., & Ovany, R. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Upaya Pencegahan Penularan Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut: The Relationship of Family Knowledge with the Prevention of Tuberculosis Transmission Lungs in the Working Area of the Healt. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 228–234.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Yuliani, T., Hasinuddin, M., Anggraeni, N., & Moeljono, E. (2025). METODE MANGGA MUDA TERHADAP PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENULARAN  TBC PARU. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10131–10138. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.53561