ANALISIS PELAKSANAAN VAKSINASI MENINGITIS MENINGOKOKUS PADA JAMAAH UMROH DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I DUMAI TAHUN 2025

Authors

  • Muhammadrayhan Ismail Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Doni Jepisah Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Yenti Fitri BKK Kelas II Dumai

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.53557

Keywords:

meningitis meningokokus, vaksinasi Men ACWY, Umroh, pelayanan kesehatan, epidemiologi, BKK Dumai.

Abstract

Penyakit meningitis meningokokus masih menjadi ancaman kesehatan global. WHO melaporkan lebih dari 1,2 juta kasus meningitis dan sekitar 135.000 kematian setiap tahun secara global, dengan insiden tinggi pada negara dengan mobilitas tinggi. Kasus penyakit invasif meningokokus (IMD) memiliki tingkat fatalitas 10–15%, dan hingga 20% penyintas mengalami kecacatan. Mass gathering seperti Umroh dan Haji meningkatkan risiko penularan, sehingga vaksinasi MenACWY diwajibkan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksin ini bagi semua jamaah internasional. Di Indonesia, Kemenkes menetapkan bahwa vaksinasi meningitis bagi jamaah Umroh dilakukan pada fasilitas resmi seperti BKK. BKK Kelas I Dumai melayani puluhan hingga ratusan jamaah per minggu, sehingga peningkatan pasca pandemi memberi beban besar pada pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan vaksinasi meningitis meningokokus pada jamaah umroh di BKK Dumai. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan 3 orang informan pengambilan informan berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan vaksinasi meningitis dijalankan sesuai pedoman umum: registrasi, verifikasi berkas, skrining, injeksi, observasi, dan penerbitan sertifikat (ICV). Namun ditemukan beberapa kelemahan operasional: keterbatasan SDM dan sarana/prasarana, serta antrian Panjang - terutama pada masa puncak jamaah. Kesimulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan vaksinasi di BKK Dumai secara formal sudah memenuhi persyaratan pra-keberangkatan sesuai kebijakan global WHO dan persyaratan Umroh/Haji. Namun, hambatan operasional dapat mengurangi efektivitas layanan dan berisiko menurunkan kepatuhan jamaah terhadap vaksinasi tepat waktu.

References

Cahyono, A. (2010). Meningitis dan Pencegahannya. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI. FAQ Meningitis Meningokokus [Internet]. Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023. Available from: file:///C:/Users/LENOVO/Downloads/Frequently Asked Questions Meningitis Meningokokus.pdf

GASTAT. (2023). Total number of pilgrims for Hajj Season 1444 AH reached 1,845,045 male and female pilgrims. Saudi Press Agency.

Handayani, D., & Sari, R. (2022). Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Meningokokus bagi Jamaah Haji dan Umroh di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 245–253.

Indramayu. (2023). Laporan Kasus Meningitis Tahun 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelaksanaan Imunisasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Direktorat Surveilans dan Imunisasi, Ditjen P2P.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). KMK No. HK.01.07/MENKES/2149/2023 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Kekarantinaan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Milkhatun, M. (2020). Hubungan Pengetahuan Vaksinasi Meningitis dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Vaksinasi Meningitis Jamaah Umrah di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda. Borneo Studies and Research, 1(3), 1625–1640.

Nguyen N, Ashong D. Meningococcal Disease (Neisseria meningitidis Infection) [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK549849/

Profil BKK Kelas I Dumai. (2024). Laporan Tahunan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Dumai. Dumai: BKK Kemenkes RI.

Siswanto, L. (2017). Manajemen Program Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Universitas Indonesia.

Supriyanti, N., et al. (2024). Analisis Ketersediaan SDM Program Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Depok Berdasarkan Pedoman Permenkes. Jurnal Manajemen Kesehatan, 9(1), 33–40.

Wulandari, F., Nurhayati, A., & Putri, L. (2023). Pengaruh Pelatihan terhadap Kompetensi Petugas dalam Pelayanan Imunisasi di Puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 112–120.

WHO. (2022). Global Meningitis Update 2022. World Health Organization.

WHO. (2024). Travel-Associated Meningococcal Disease Health Alert. Health Alert Network (HAN), CDC.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Ismail, M., Jepisah, D., & Fitri, Y. (2025). ANALISIS PELAKSANAAN VAKSINASI MENINGITIS MENINGOKOKUS PADA JAMAAH UMROH DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I DUMAI TAHUN 2025. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10102–10108. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.53557