HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SUKASADA

Authors

  • Desak Radha Nityanandeshwari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Luh Kadek Alit Arsani Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52992

Keywords:

Aktivitas Fisik, Dismenore Primer, Remaja Putri

Abstract

Dismenore primer adalah masalah ginekologis yang banyak terjadi pada remaja putri serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian dismenore primer pada siswi kelas XI dan XII Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sukasada. Tingkat aktivitas fisik dinilai dengan kuesioner Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), sedangkan derajat dismenore dinilai dengan WALIDD Score. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki aktivitas fisik rendah hingga sedang, sedangkan derajat dismenore yang paling sering dialami berada pada kategori sedang. Analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan p = 0,221 (p > 0,05), yang artinya aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan dismenore primer. Tidak adanya hubungan ini kemungkinan dipengaruhi oleh tingkat aktivitas fisik responden yang belum mencapai ambang fisiologis untuk modulasi nyeri, serta perbedaan sensitivitas individu terhadap nyeri. Faktor lain, seperti stres, status gizi, pola makan, dan faktor genetik, juga berperan dalam intensitas nyeri menstruasi. Pendekatan non-farmakologis, termasuk olahraga teratur, terapi panas, relaksasi, pijat, akupresur, dan konsumsi nutrisi seimbang, dapat membantu mengurangi gejala dismenore secara aman dan mandiri. Temuan ini menekankan perlunya pengelolaan dismenore primer secara multidimensional dengan memadukan gaya hidup sehat, aktivitas fisik yang cukup, manajemen stres, dan nutrisi yang baik untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan remaja putri.

References

Arfania, M., Friyanto, D., Nurfarida Musfiroh, E., Ainun Sathi, F., Irawan, L., Dwi Yuliani, N., & Happy Herawati, S. (2023). Efek Samping Terhadap Pemakaian Analgetik Golongan Nsaid (Ibu Profen). Journal Of Social Science Research, 3(2), 8065–8075.

Astriyana, S., Ines Prabandari Program Studi D-IV Fisioterapi, F., Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, S., & Raya Solo-Baki, J. (2025). Stres, Aktifitas Fisik Dan Nyeri Haid Pada Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3). http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Eliska, S., Gurusinga, B., Bertilova Carmelita, A., Rahman Jabal, A., Mutiasari, D., & Frethernety, A. (2021). Literature Review : Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Dismenore Primer Pada Remaja. Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya, 9(1), 1265–1275. https://doi.org/https://doi.org/10.37304/jkupr.v9i1.2866

Guimarães, I., & Póvoa, A. M. (2020). Primary Dysmenorrhea: Assessment and Treatment. Revista Brasileira de Ginecologia e Obstetricia, 42(8), 501–507. https://doi.org/10.1055/s-0040-1712131

Irawan, R., Santosa, M., & Liezandi, E. (2022). Pengaruh Tingkat Aktivitas Fisik Terhadap Derajat Dismenorea Primer Pada Wanita Usia Dewasa Muda The Effect Of Physical Activity Level On Primary Dysmenorrhea In Young Adult Women. In Damianus Journal of Medicine (Vol. 21, Issue 2).

Itani, R., Soubra, L., Karout, S., Rahme, D., Karout, L., & Khojah, H. M. J. (2022). Primary Dysmenorrhea: Pathophysiology, Diagnosis, and Treatment Updates. In Korean Journal of Family Medicine (Vol. 43, Issue 2, pp. 101–108). Korean Journal of Family Medicine. https://doi.org/10.4082/kjfm.21.0103

Khasanah, N. (2021). Aktifitas Fisik, Peran Orang Tua, Sumber Informasi terhadap Personal Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(1), 23–34. https://doi.org/10.53801/sjki.v1i1.3

Mariana, S., & Dari, R. U. (2023). Hubungan Stress dan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Dismenorea di SMKS Keluarga Bunda Jambi Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 2107. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3347

Mivanda, D., Follona, W., & Aticeh, A. (2023). Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 4(1), 34. https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.34-46

Mutia, R., Silaen, A., Ani, L. S., Citra, W., & Putri, W. S. (2019). Prevalensi Dysmenorrhea Dan Karakteristiknya Pada Remaja Putri Di Denpasar. In Medika Udayana (Vol. 8, Issue 11). https://ojs.unud.ac.id

Putri, R. O. M., & Riyadi, H. (2023). Hubungan Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik, dan Kebiasaan Olahraga dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di Kota Pariaman. Jurnal Ilmu Gizi Dan Dietetik, 2(4), 237–244. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.4.237-244

Rafiqa Aprilia, A., Kusmawati, I. I., Putri, N. R., Nurhidayati, S., & Nurinasari, H. (2024). The Relationship Between A Sedentary Lifestyle And Dysmenorrhea Intensity. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 12(2), 2024.

Rika Haryono, I., Sudarman, J. P., Prastowo, N. A., & Lilis, L. (2023). The effect of Hatha Yoga on pain intensity in severe primary dysmenorrhea among students: A randomized controlled trials. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 11(1). http:ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI

Rusydi, R., Tamtomo, D. G., & Kartikasari, L. R. (2022). Relationship Between Age Of Menarche With Primary Dismenorea In Adolescents. International Journal of Human and Health Sciences (IJHHS), 6(1), 123. https://doi.org/10.31344/ijhhs.v6i1.387

Sari, M. D., Rusnoto, & Mardiana, S. S. (2025). Hubungan pola makan, pola tidur, dan aktivitas fisik terhadap nyeri haid pada siswi di Mlonggo Jepara. JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA, 8(1), 79–85. https://doi.org/10.47539/jktp.v8i1.432

Syamsudi, N. A., Mayasari, N. R., & Solihah, L. A. (2024). Stress, Physical Activity, And Dietary Intake Are Associated With Dysmenorrhea Among Female Students. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 8(3), 289–299. https://doi.org/10.20473/imhsj.v8i3.2024.289-299

Tyas, E. S., Hartono, S., Wahyuni, E. S., Muhammad, H. N., Prasetya, F. I., & Sasmito, P. (2023). The Effect of Abdominal Stretching, Yoga, and Dysmenorrhea Exercises on Prostaglandin Levels and Pain. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 3(1), 442–449. https://doi.org/10.55299/ijphe.v3i1.734

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Nityanandeshwari, D. R., Arsani, N. L. K. A., & Wahyuni, N. P. D. S. (2025). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SUKASADA. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9303–9309. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52992