LITERATURE REVIEW: PERAN KONTROL GLIKEMIK DALAM MENCEGAH PERBURUKAN RETINOPATI DIABETIK
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52990Keywords:
Diabetes mellitus tipe 2, kontrol glikemik, Komplikasi, HbA1c, retinopati diabetikAbstract
Retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis utama pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen. Kontrol glikemik yang optimal menjadi salah satu strategi penting dalam mencegah progresivitas komplikasi ini. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 11 artikel ilmiah yang membahas hubungan antara kontrol glikemik, khususnya kadar HbA1c, dengan kejadian dan keparahan retinopati diabetik. Dari hasil telaah, 6 artikel membahas kadar HbA1c, di mana 4 di antaranya menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingginya kadar HbA1c dengan peningkatan risiko dan tingkat keparahan retinopati, dan 1 artikel menyatakan bahwa kontrol HbA1c intensif tidak selalu efektif dalam jangka pendek. Selain itu, faktor usia, jenis kelamin, serta keberadaan komorbiditas seperti hipertensi dan dislipidemia juga memengaruhi kejadian retinopati. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa kontrol glikemik yang baik, khususnya dalam menjaga kadar HbA1c dalam batas normal, berperan penting dalam mencegah perburukan retinopati diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe 2.References
Alnahdi, A., Alghamdi, A., Alkandari, K., Alsamir, A., & Alsomali, A. (2022). Retinopathies: Types, etiologies, and outcome. [Jurnal tidak tersedia], 2(10), 286–291.
Alswaina, N. (2024). Association between HbA1c levels and the severity of diabetic retinopathy. Cureus, 16(12), 1–8. https://doi.org/10.7759/cureus.76395
Analis, A. K., & Ganesha, P. (2022]. Jurnal Sains Kesehatan, 28(2), 45–51.
As Zajadah, N. H. (2023). Hubungan kadar HbA1c dengan kejadian retinopati diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin periode 2021–2022.
Care, D., & Suppl, S. S. 2. (2022). Classification and diagnosis of diabetes: Standards of medical care in diabetes — 2022. Diabetes Care, 45(January), 17–38.
Farhani, F., Wahab, Z., & Tursinawati, Y. (2023). Hubungan antara kadar HbA1c dan derajat retinopati pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. , 12(1), 15–19.
Firouzabadi, F. D., Poopak, A., Moosaie, F., Rabizadeh, S., & Meysamie, A. (2024). Glycemic profile variability as an independent predictor of diabetic retinopathy in patients with type 2 diabetes: A prospective cohort study. Frontiers in Endocrinology, [November], 1–8. https://doi.org/10.3389/fendo.2024.1383345
Ii, B. A. B., Darah, A. G., & Darah, P. G. (2018)., 7–22.
Latorumo, S. N., Novriansyah, Z. K., Oddang, A., K, S. I., & Hidayat, M. F. (2024). Prevalensi dan faktor risiko retinopati diabetik pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar. 8, 13613–13620.
Natasis, S. A. E. M. D. (2022). Prevalensi dan karakteristik pasien retinopati diabetik pada pasien PROLANIS di RSI Gondanglegi tahun 202. ], 7(4).
Nidaul Hasanah, Z. I. (2021). Analisis korelasi gula darah puasa, HbA1c dan karakteristik partisipan. ], 11(4), 240–253.
Puteri, V., Lassie, N., & Nurhuda, M. (2020). Gambaran karakteristik pasien retinopati diabetik yang dilakukan pembedahan vitrektomi di RSKM Padang Eye Center Tahun 2019–2020. 177–191.
Putri, A. D. (2024). Hubungan kadar HbA1c terhadap derajat retinopati diabetik di RSUP Dr. M. Djamil Alifia1–6. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Sahela, A. A., Lutfiana, N. C., Dhany, R. K., & Ambar, N. S. (2021). Hubungan durasi diabetes melitus tipe 2 dan kadar HbA1c dengan tipe retinopati diabetik. 58–69.
Wu, X., Yan, Y., Li, Y., et al. (2025). Effect of intensive glycemic control on the changes of diabetic retinopathy in type 2 diabetes: A prospective observational cohort study. BMC Ophthalmology. https://doi.org/10.1186/s12886-025-04139-z
Yin, T. (2019). Strategies to tackle the global burden of diabetic retinopathy: From epidemiology to artificial intelligence.], 168751. https://doi.org/10.1159/000502387
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syech Muh. Al Qindy, Hanna Aulia Namirah, Imam Fatkhurrohman, Prema Hapsari Hidsayati, Sri Irmandha Kusumawardhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







